TWIN BROTHER LOVE

TWIN BROTHER LOVE
BAB 2


__ADS_3

Mengapa harus aku yang mengalami semua ini Tuhan???


Flashback on


“Apa maksud daddy???”tanya jessi


“Bukan kah sudah begitu jelas daddy ingin kamu menikah dengan Damian “kata Dom tegas


.Hal itu menjadi pukulan keras bagi Elvis tanp basa basi dia pergi dari rumah Jessi.Harga dirinya bagi di injak injak di sana,dia sudah tak dianggap bahkan tak di terima di keluarga Dom.


Jessi yang melihat sang kekasih pergi tanpa pamit langsung menyusul Elvis keluar namun sayaang seribu sayank Elvis sudah masuk mobil dan langsung melajukan mobilnya keluar dari pekaraang rumah Jessi.


Ellie langsung ikut menyusul sang putri dia sangat menyayangkan tindakan gegabah dari sang Anak.Saat Elli sampai diambang pintu rumahnya tampak sekali sang putri menatap nanar kearah mobil hitam yang baru saja pergi meninggalkan pekarang rumah.


“Jessie ayo masuk” ujar Ellie sambil menarik lengan Jessi


Namun tanpa Ellie duga Jessi malah menghempaskan tangannya sambil menatap tajam kearah nya


“apa yang kau lakukan Jess???” tanya Ellie sambil menatap lekat kearah sang putri


“Seharusnya Jessi yng bertanya mom apa yang telah kalian lakukan pada Jessi???”ujar jessi dengan nada sedikit meninggi


“apa yang kami lakukan semata mata untuk kebaikan mu Jessi !!!” ujar Elli


“kebaik kan yang seperti apa maksud mama hah???? Apa dengan menikahkanku dengan lelaki yang tidak ku cintai begitu???” ujar jessi dengan sorot mata merah akibat menangis


“Jessi !!! yang sopan kamu kepada mama!!! Kami tidak pernah mendidikmu menjadi kurang ajar seperti ini !!!! “ ujar Elli sedikit geram akan perkata sang putri yang di nilai kurang sopan


Mendapat bentakan dari sang mama membuat jessi bergegas pergi dia meninggalkan sang mama yang meneriaki dirinya namun tidak jessi hiraukan.Jessi malah masuk kedalam mobil dan melenggang pergi.


“Jessi !!!!! Jessi !!!! kembali kamu !!!!!” teriak Elli


Mendengar teriakan sang istri membuat Dom keluar untuk melihat situasi dan kondisi. Mata tajam Dom berkilat marah tak kala melihat mobil sang putri sudah melenggang pergi meninggalkan pekarangan rumah,Hal iyu pula tak lepas dari pandangan mata Gabrielle.


“Anak tidak tau di untung !!!! kurang ajar !!!!” desis Dom marah


Mendengar sang sahabat yang tengah di liputi amarah Gabrielle mencoba menenangkannya...


“Sudahlah sob biarkan saja Jessie masih muda,mungin sekarang dia massih belum bisa berfikir dengan rasional,Biarkan dia tenang dulu baru kau bisa mengambil tindakan” ujar Gabrielle


“Maafkan atas ketidak sopanan Jessi,Aku tidak menyangka dia akan menjadi seperti ini” ujar Dom yang merasa tidak enak pada sang sahabat yang harus melihat kejadian seperti ini.

__ADS_1


“Tidak masalah santai saja” ujar Gabrielle


“Apa perlu saya kejar Jessi om agar anda bisa tenang???” tanya Damian


“Tidak perlu nak, biarkan dia menenangkan diri dulu,kita sebaiknya makan malam saja” ujar Dom sambil menepuk pundak Damian


Mereka semua akhirnya masuk kedalam kecuali Damian yang masih menatap gerbang rumah Dom...


“Lihat saja kau Jessi cepat atau lambat aku akan membuatmu bertekuk lutut di hadapanku !!!! Selama ini tidak ada yang berani menolak Damian !!!! Bahkan wanita hanya sebuah mainan bagiku !!! tapi kau dengan sombong menolak untuk di jodohkan denganku !!!! Kita lihat seberpa tangguh dirimu!!!!!” desis Damian sambil tersenyum smirk lalu dia melangkah masuk kedalam rumah


Acara makan malam terus berlangsung tanpa hadirnya Jessi...


Dilain tempat Jessi memacu mobilnya menuju Apartemen sang kekasih,dan sesampainya di sana dia langsung mengambil langkah cepat menuju lantai apartemen Elvis,Namun sayang ternyataa Elvis tidak ada di sana,dengan hati yang kacau dan risau dia mencoba menghubungi elvis namun nihil Elvis tak mau menjawab panggilan telephonnya.


Dengan berat hati Jessi pergi meninggalkan Apartemen sang kekasih,saat menunggu lift tiba tiba dia di kejutkan oleh tangan yang melingkar di perutnya...


“Elvis...” gumam Jessi


“Kita akhiri sampai di sini saja sayank, tak ada tempat bagiku di keluargamu...Lebih baik jika kau terima semua keputusan dari orang tuamu....aku tak pantas bersanding denganmu....” kata Elvis yang membuat jessi menegang di tempat dengan derai air mata jessi membalikkan badannya menghadap Elvis


“Apa hanya segini rasa cintamu padaku El???? apa kau tak ingin berjuang bersamaku dalam mendapatkan restu dari orang tuaku???apa kau akan menyerah sampai disini???”tanya jessi dengan derai air mata


“bukannya aku menyerah ataupun tak mencintaimu Jess, tapi aku tak ingin melihat hubunganmu renggang dengan kedua orang tuamu !!! aku tak ingin menjadi orang ketiga dalam hubunganmu dan keluargamu!!! Sebelum kau bertemu denganku keluargamu lah yang memberikan cinta padamu !!!” ujar Elvis


Melihat hal itu Elvis merasa tak tega dan membawa Jessi kedalam pelukannya.Elvis begitu mencintai Jessi dia juga tak sanggup jika harus berpisah dari jessi.Mereka pun akhirnya masuk kedalam apartemen Elvis di sana jessimasih menangis tergugu


“maafkan aku sayank aku tidak akan pernah meninggalkanmu, aku janji kan selalu bersamamu kita akan berjuang meminta restu dari keluargamu” ujar elvis sambil membelai pipi sag kekasih


“ aku mencintaimu El” kata Jessi


“Aku juga mencintaimu jessi” ucap Elvis


...*********


...


Malam semakin larut namun tak adaa tanda tanda jessi akan pulang hal itu membuat Dom semakin marah besar dia mencoba menghubungi anak buahnya guna melacak keberadaan sang putri.


“cari keberadaan putriku sekarang, ingat jangan sampai hal ini bocor ke publik !!!!” ujar Dom


“...........”

__ADS_1


“Akan ku buat kau hancur jika sampai kau menodai putriku !!!!!!” desis Dom


Tak berselang lama sang bawahan memberikan informasi keberadaan Jessi,Tanpa pikir panjang Dom langsung bergegas menyusul sang putri yang ternyata berada di apartemen Elvis.


Tak butuh waktu lama bagi Dom untuk sampai di apartemen itu. Tanpa babibu lagi para anak buah dom menghancurkan pintu apartemen milik Elvis.Hal itu membuat Elvis dan jessi yang tertidur di sofa langsung terjingkat kaget.


Dom masuk dan melihat sang putri tengah berada dalam dekapan Elvis hal itu membuat Dom semakin marah sampai giginya bergemeletuk ...


“Berani sekali kau menyentuh putriku kep*rat !!!!!!” desis Dom


“D-Daddy ????” ujar Jessi terbata akibat takut melihat sorot mata yang begitu mengerikan dari sang ayah


“Kau masih punya muka untuk memanggilku Daddy heh????” ujar Dom denga kilat marahnya


“Seret dia kemari!!!!” perintah dom pada anak buahnya


Jessi segera bersembunyi di balik badan elvis namun sayank elvis begitu mudah di kalahkan oleh anak buah Dom


PLAAAKKKKK


Satu tamparan berhasil mendarat di pipi halus milik Jessi


“ APA LELAKI LEMAH INI YANG KU PILIH SEBAGAI SUAMIMU HEH!!!! LIHAT DIA BAHKAN TIDAK BISA MELINDUNGIMU !!!!” ujar Dom marah


“HABISI DIA !!!” perintah Dom pada anak buahnya


“JANGAN DADDY KUMOHON JANGAN HABISI ELVIS AKU MOHON MAAFKANLAH AKU DADDY!!!!!” ujar Jessi dengan berderai airmata bahkan dia sudah bersimpuh di depan sang ayah


Melihat hal itu membuat Dom semakin marah dan dengan kasar menarik lengan Jessi dan membawanya keluar dari apartemen itu


“ELVVVVIIIIIISSSSS” teriak jessi


BRUUUKKKK...


BUGH...BUGH...BUGH....


AKKHH.....


UGH....


Suara pukulan dan erang kesakitan dari Elvis menggema di seluruh apartemennya....

__ADS_1


“J--Jess—ssyy....” gumamnya terbata sebelum dia menutup mata


__ADS_2