TWIN BROTHER LOVE

TWIN BROTHER LOVE
BAB 3


__ADS_3

Menapa kau tak membawaku pergi sekalian sayank ???? Sungguh aku sangat tersiksa tanpamu....aku ingin ikut bersamamu cintaku....


Flashback on


“Daddy kumohon lepaskan aku,aku ingin melihat Elvis daddy...kumohon lepaskan aku !!! huhuhu” rengek Jessi dengan memohon pada Dom yang tak menghiraukan dirinya


“Meski kau menangis darah Daddy tetap tak akan melepaskanmu !!! Masih untung aku tak membunuhnya !!!’ ujar dom


“tapi Daddy aku sangat mengkhawatirkan dirinya daddy kumohon!!!” ujar jessi masih tetap keras kepala


“DIAM !!!! JIKA KAU TERUS MERENGEK DAN KERAS KEPELA AKU AKAN MENYURUH ANAK BUAHKU MEMBUNUHNYA !!!” ujar dom seraya berteriak padaa jessi hal itu membuat jessi langsung terdiam dan menahan tangisannya.


Dom melajukan mobilnya menuju Rumahnya. sesampainya di rumah Dom menarik tangan Jessi dan langsung menggeretnya masuk Jessi berusaha meronta,namun kekuatan sang ayah sangat besar dan membuat lengannya sakit.


Dom yang masih di liputi marah langsung membawa Jessi kekamarnya lalu menghempaskan jessi hingga tersungkur di lantai,Dengan tanpa perasaan Dom mengunci Jessi di kamarnya.


“RENUNGKAN KESALAHANMU!!!!” ujar Dom dan langsung mengunci pintu nya


“TIDAK DADDY !!! JANGAN MENGURUNGKU DISINI DAD !!! KU MOHON AKU TAK SALAH !!!! AKU MENCINTAINYA DADDY !!! KUMOHON RESTUI KAMI!!! Teriak jessi dari dalam kamarnya


Mendengar teriakan sang anak membuat Dom menutup matanya dia masih begitu geram pada sang putri kebanggaannya itu,sedangkan Elli hanya bisa menatapnya dari jauh dia tak berani bersuara meski hatinya sedih melihat putrinya menangis.Dom langsung berjalan kearah sang istri yang menatapnya tanpa berani bersuara


“JANGAN PERNAH KAU BUKA PINTU ITU TANPA IZIN DARI KU !!!!” desis Dom memperingatkan sang istri,Elli hanya bisa diam tanpa menjawab ucapan sang suami.


...************


...


Sudah dua hari lamanya sejak kejadian yang menimpa Jessi dan Elvis kisah cinta mereka harus terhalang restu orang tua,Saat elvis sadar dari pingsan hal pertama yang di katakan adalah..


“Jessi....” lirihnya


Hal itu membuat Zia yang menolong Elvis segera menghubungi pihak dokter penjaga


“kondisinya mulai membaik hanya saja dia masih harus di rawat agar bisa sembuh total” ujar sang dokter


“terimakasih dok” ujar Zia


“apa yang sebenarnya terjadi el???”tanya Zia


“Zia aku harus bertemu dengan jessi” ujar Elvis


“tapi el kau belum sembuh total, jika kau ingin bertemu dengannya kau harus sembuh dulu agar kau bisa berjuang kembali” ujar zia memberi saran,Elvis pun mengangguk dan mendengarkan saran sang sahabat...


“sampai kapan kau akan berjuang El... keluarga jessi tidak akan menerima perjuanganmu... mereka hanya ingin menantu yang sederajad dengan mereka... Tidak bisakah kau melihat cinta dariku ????” gumam Zia dalam hatinya


Satu minggu berlalu Elvis sudah sembh dari sakitnya dengan hati yang sudah mantab Elvis memberanikan diri untuk datang ke rumah jessi.Sesampainya di rumah tersebut Elvis langsung di usir dari sana dia tak dapat izin untuk masuk kedalam

__ADS_1


“Jika memang dengan cara baik baik aku tak bisa di terima ,Maka jangan salahkan aku menggunakan cara kotor untuk mendapatkannya!!!!” desis Elvis


Dengan persiapan yang sudah matang elvis melancarkan aksinya untuk mendapatkan Jessi.Dia menyamar menjadi kurir untuk mengantarkan paket pada jessi dan ternyata cara itu efektif untuk menyampaikan maksud hatinya.paket itu sampai ke jessi


“ponsel????” gumam jessi saat membuka paket tersebut tak lama ponsel itu berdering,dengan ragu jessi mengangkatnya


“hello???”


“sayank akhirnya kamu menerima paket dari ku” ujar Elvis


“Elvis???”tanya jessi dengan air mata di pelupuk matanya


“iya sayank ini aku” ujar elvis


“apa kamu baik baik saja???” tanya jessi


“tentu sayank aku baik, tpi bukan itu masalahnya apa kau masih ingin bersamaku setelah apa yang terjadi???” tanya Elvis to the point


“ tentu aku sangat mencintaimu” ujar jessi


“ baiklah dengarkan penjelasanku dan strategi dariku” ujar el


“baiklah” ujar jessi mendengarkan setiap kata dari sang kekasih,dan setelah itu jessi mulai melancarkan aksinya.


Sehari setelah mendapat aba aba dari Elvis Jessi memberanikan diri untuk bertemu dengan Dom sang ayah


“nona muda silahkan makan” ujar maid yang selalu mengantarkan makanan padanya


“baik nona” ujar maid tersebut


Malam pun Tiba saat Dom baru sampai di rumah maid yang mendapat perintah untuk menyampaikan maksud hati jessi pun berkata pada Dom


“maaf tuan mengganggu, nona muda tadi berpesan ingin bertemu dengan anda secara langsung” ujar sang maid


“baiklah” sahut dom singkat


Dom langsung berjalan kekamar sang putri. tanpa mengetuk pintu Dom masuk. Tampak sang putri tengah menulis sesuatu di buku diarynya


“Daddy” lirih Jessi


“apa yang ingin kau katakan padaku” ujar Dom to the point


“Dad kemarilah kita bicara dari hati ke hati” ujar jessi.Mendengar perkataan lembut sang putri membuat dom merasa luluh


“Daddy jessi minta maaf sudah membuat daddy malu dan sakit hati, Jessi tau jessi salah sekarang jessi akan mengikuti segalakeputusan daddy dan mom” ujar Jessi


“ apa kau serius “ ujar Dom merasa berbinar

__ADS_1


“ tentu Dad” ujar jessi meyakinkan


“Jika daddy menyuruhmu menikah dengan Damian apa kau akan setuju” tanya Dom


“jika itu keputusan daddy jessi akan menerimanya,tapi jessi minta lepaskan lah Elvis dad” ujar jessi


“baiklah Daddy akan melepaskan si berandal itu” ujar Dom


“Dad jika jessi minta satu hal pada daddy apa daddy akan mengabulkannya??’ tanya jessi


“apapun yang kau minta daddy pasti akan mengabulkannya” ujar Dom


“izinkan Jessi bertemu dengan Elvis satu kali saja,Jessi ingin mengucapkan selamat tinggal padanya” ujar jessi membuat dom berfikir


“ jika itu bisa membuatmu berpisah dari berandal tersebut daddy izinkan dengan syarat kau akan pergi dengan pengawal” ujar dom


“Terimakasih Daddy” ujar jessi sambil memeluk sang ayah Dom juga membalas pelukan sang putri yang amat dia cintai tersebut


Keesokan paginya jessi sudah rapi dan bersiap untuk bertemu dengan Elvis, dia sudah mengantongi izin dari sang ayah dengan syarat membawa pengawal.


“daddy Jessi berangkat” ujar jessi


“baiklah hati hati” ujar Dom


Saat menatap punggung sang putri yang sudah berjalan keluar hati Dom sangat berkecamuk dia segera menelfon sang anak buah lainnya


“awasi putriku jika berandal itu membawa putriku lari jangan ampuni dirinya” ujar Dom sambil menutup telephonnya


“daddy tau kau hanya bersandiwara jessi !!! ini adalah akhir yang tepat untukmu jika kau ingkar janji pada daddymu!!!!!” ujar Dom


Dengan perasaan yang menggebu jessi pergi menemui Elvis di taman yang sudah di janjikan dia sudah tak sabar ingin memeluk sang kekasih tercinta.Tidak lama jessi sampai di sana dia di ikuti dua pengawal di sampingnya, saat melihat sosok yang sangat di rindukan berada di depan mata jessi langsung berlari dan memeluk erat tubuh Elvis


“aku rindu “ ujar jessi


“nanti saja rindumu sayank kita harus menjalankan rencana B” ujar elvis


Dan benar saja......


BRUUUAAAAKKKK


BUGH.... BUGH.....


Pengawal yang mengikuti jessi di pukul dengan balok kayu oleh orang suruhan Elvis>Elvis dan jessi tidak menyia nyiakan waktunya mereka berlari kerah mobil elvis dan langsung menancap gas untuk pergi...


Namun sayang Nasib apes harus dialami oleh meraka berdua,mobil yang mereak tumpangi harus di tabrak oleh orang suruhan Dominic,Kecelakan pun tak dapat di hindarkan mobil yang mereka tumpangi harus terbalik dan terseret beberapa ratus meter...


Saat jessi berusaha merangkak kearah Elvis yang terlempar keluar mobil jessi di kejutkan dengan langkah seorang pria yang amat diakenali dia adalah.....

__ADS_1


“D—dad--dyy...” lirih jessi dengan luka di sekujur tubuhnya


“itulah akibat jika kau mengingkari janjimu pada ku jessi” ujar Dom sambil berlutut menghadap kearah jessi yang penuh dengan luka...


__ADS_2