
Flashback Putri Zana
Di bawah meja yang begitu cukup luas dan besar, terdapat seorang gadis cantik, dan imut, yang kini sedang tertidur cukup pulas, tanpa ia sadari ada seseorang yang mendekatinya, orang tersebut berbaju serba hitam.
"Kau akan ku ubah wajah mu smaa dengan Putri Zana, jadi kau harus menyamar dan bersikap seperti Putri Zana, dan rencana kita ini tak boleh terbongkar dan kau jaga dirimu", ucap laki-laki misterius itu.
" Baik ayahanda aku akan menjaga dengan baik rencana kita ini dan kau harus berhasil membalaskan dendam kita", ucap gadis kecil yang seumuran dengan Putri Zana.
"Tenang nak kau bisa mengandalkan ayahmu ini dan kau harus mencari informasi dan semua hal yang bisa kau dapatkan, dan kau berikan kepada ayah, ingat kau harus bisa menjaga dirimu", ucap laki-laki misterius itu.
" Baik ayahanda, aku berjanji cepat atau lambat balas dendam kita kana terlaksana, dan raja brengse* itu akan jatuh dan tunduk kepada kita, lalu ayah akan apakan Putri Zana", ucap gadis kecil itu.
"Ayah akan membuangnya, dan membuat orang menjadi percaya bahwa kau Putri Zana, dan cepat pakai kalung delima ini, ini akan mengubah wajahmu menjadi seperti Putri Zana, dan bayangkan wajah Putri Zana, kalung ini hanya bisa merekam satu wajsh saja, jadi kau harus serius dan konsentrasi membayangkannya", ucap laki-laki misterius itu.
Lalu gadis kecil itu dengan serius dan penuh konsentrasi membayangkan wajah Putri Zana dan menghilang kan setiap ganguan yang bisa merusak konsentrasi nya.
Pov gadis kecil misterius
Aku terus membayangkan wajah Putri Zana dan menghilangkan setiap gangguan ku, dengan peluh dan keringat ya membasagi tubuh ku, ternyata kalung ini juga menyerap setiap energi sihir yang aku miliki, tapi jika aku berhenti dan berkonsentrasi makan semua kesempatan akan hilang begitu saja, pokoknya aku harus bisa.
Pov cerita
Lalu tiba-tiba
" triinggg
Cahaya dari kalung itu memancar dengan sangat terang dan membuat orang yang melihat dapur kerajaan ada cahaya yang begitu terang membuat mereka menjadi penasaran.
__ADS_1
Dan kini wajah gadis kecil itu berubah menjadi seperti wajah Putri Zana, dan membuatnya cukup senang.
"Wah berhasil!, First the game! ", ucap gadis kecil itu dengan tatapan tajam.
Tiba-tiba
" Tapi tap tap
Suara langkah kaki yang begitu bisa didengar, yang kira kira lebih dari satu orang, hal itu membuat mereka begitu khawatir.
"Gawat ayahanda lebih baik kau segera pergi karna akun akan tetap berada disini dan menutupi semua kejadian tadi, kemungkinan mereka datang kesini karna cahaya dari kalung ini yang mengundang kedatangan mereka kesini", ucap gadis kecil itu.
Lalu laki-laki misterius itu segera membawa Putri Zana, keluar dari Kerajaan Ovorland Vil, lalu para penjaga masuk kedalam dapur kerajaan dengan diikuti oleh beberapa pelayan.
Sampai tiba disana terlihat lah oleh mereka, Putri Zana yang sedang pingsan, dan membuat mereka segera terburu-buru membawa putri Zana untuk segera diperiksa.
" Apakah aku akan meninggalkanmu disini, hmm tapi jika kau dimakan binatang buas bagaimana, ahh sudahlah demi keberhasilan misi ku, aku tak peduli seberapa nyawa yang hilang demi membalaskan dendamku, dan asala kau tahu ayahmu itu juga tak peduli padamu jadi percuma jika kau hidup keduan kalinya", ucap laki-laki misterius itu, lalu meletakkan Putri Zana dan pergi meninggalkannya.
Flashback Pangeran Carlot
Masih begitu rame karna dan ya kehebohan dari beberapa pelayan mengenai hantu di dapur kerajaan, yang membuat Pangeran Carlot, meras bingung tapi disela sel keributan itu datang seseorang dari atas langit yang kini terbang menggunakan pedangnya, dan berhenti.
"Ada apa ini mengapa begitu ada kehebohan disini, baru beberapa hari aku meninggalkan kerajaan ini mengapa sudah kacau seperti ini, cup cup cup memang kakak ipar ku ini tak becus dalam bekerja", ucap pria itu sambil menggekengkan kepala.
" Eh paman, begitu cepat kau pulang, dan bagaimana kau sudah menemukan senjata yang kau cari itu", ucap Pangeran Carlot
"Tampaknya kau tak begitu senang aku datang ha!, dan aku dengar kedua keponakan ku meninggal bagaimana bisa ha!, kalian begitu tak becus melindungi mereka, padahal Merisa sudah meamanahkan anaknya kepada kalian, jika hal ini terjadi Putri Zana, dan Zuna akan ikut denganku, biarkan dia hidup seperti rakyat biasa daripada hidup dengan kekayaan tapi tersiksa ", ucap sang pria tersebut dengan nada begitu marah.
__ADS_1
" Tidak!, bagaimana bisa paman memisahkan ku dengan saudari kandung ku, walau aku membenci mereka itu tak mengubris jika diriku juga menyayangi mereka, "ucap Pangeran Carlot
" Yaya jika kau begitu menyayanginya Carlot tapi kenapa kau tak bisa melindungi mereka sampai sampai mereka harus mengalami kematian, untung saja jika mereka bisa hidup kembali, ibumu pasti akan kecewa dan sedih melihat nya, baiklah aku hanya mampir disini dan hari juga sudah larut aku akan menjenguk Zana dan Zuma besok", ucap pria tersebut.
Lalu pria tersebut berlalu pergi dengan wajah yang begitu kesal, dan penuh amarah dalam dirinya.
Pov Pangeran Carlot
Aku mulai memikirkan apa yang dikatakan oleh paman Damar, bahwa sikap kebencian ku pada kedua saudariku itu terlalu berlebihan, seharusnya aku bisa melindungi mereka berdua agar ibunda tak merasa kecewa, disisi lain melihat mereka aku selalu teringat musibah saat ibunda pergi meninggalkan ku, aku meras begitu bingung.
Flashback Istana Golnight
Dimana saat ini raja dan Putri Zuna berada diistana Golnight, saat setelah memasuki sebuah ruang baca diistana tersebut raja pun menghentikan langkahnya.
"Kau duduk dulu, akun akan mengambil sesuatu", ucap raja sambil mencari sesuatu
" hhmm", deheman Putri Zuna.
Lalu Putri Zuna duduk ditempat yang telah disediakan disana, ia bisa melihat begitu banyak buku-buku disana, kira kira bisa mencapai ribuan buku, ia menatap sekeliling, namun terakhir matanya tertuju di sebuah lukisan yang dimana ada 3 orang, yaitu raja, ratu dan Pangeran Carlot diwaktu yang saat itu berusia 5 tahun.
Pov Putri Zuna
Melihat lukisan ini membuat dadaku terasa sesak, apa ini reaksi dari pemilik tubuh asli ini, memang jika dipikir kelihatan sedih lukisan ini ini terlihat seperti keluarga bahagia, namun seketika hancur karna lahirnya kehidupan baru, dan membuat semua seketika hancur dalam sekejap, tapi mengapa mereka sebegitu membenci Putri Zana dan Putri Zuna, padahal mereka tak tau apa apa mengenai hal ini.
Tanpa disadari air mata mulia membasahi pipi Putri Zuna.
Bersambung
__ADS_1
Jangan lupa like koment vote and rate 5 say🤧😉