
"Hah apakah kau merasa tersinggung, jika benar maka aku akan memanggilmu dengan sebutan kakak, jika kau mengalahkan ku dalam pertarungan berpedang bagaimana", ucap Putri Zana.
" Bagaimana mungkin aku bertarung dengan mu, jika kau terluka bagaimana", ucap Pangeran Carlot.
"Cih! kau terlalu meremehkanku, mari kita lihat siap yang lebih kuat", ucap Putri Zana, sambil berjalan mengambil pedangnya di tempat senjata.
" Aku tak bisa melakukannya Zana! ", ucap Pangeran Carlot.
" Apa maksudmu tidak bisa ", tanya Putri Zana.
" Ya aku takut kau terluka Zana, aku tak bisa melakukannya, jadi lebih kau pergi", ucap Pangeran Carlot.
"Cih! kau terlalu meremehkanku, masa bodo aku terluka atau tidak yang penting kau Terima tantangan ku", ucap Putri Zana dengan semangat yang berkobar dalam hatinya.
Namun Pangeran Carlot mengacuhkan perkataan Putri Zana, dan meletakkan senjata nya lalu pergi meninggalkan Putri Zana, tapi tangan Pangeran Carlot ditahan oleh Putri Zana.
" Kau mencoba mengacuhkan, selama hidupku aku tak pernah diacuhkan seperti ini, kau Terima tantangan atau tidak ha", ucap Putri Zana.
Pov Pangeran Carlot
Saat aku menatap lekat matanya, terlihat jelas berapa besar kebenciannya padaku, amarah yang membara bagai kobaran api, dan kegigihannya untuk menantang ku, aku merasa bingung setahuku selama hidupnya ia selalu diacuhkan, tapi mengapa ia mengatakan dirinya selama hidupnya tak pernah diacuhkan.
Dan inikah Zana adik perempuan ku yang tak pernah ku perdulikan, yang selalu menatapku dengan penuh kasih dan harapan, tapi tak menyangka seketika ia berubah menjadi orang asing bagiku.
Memang aku sangat membenci Zana dan Zuna karna mereka berdua, aku kehilangan seorang ibu diusia 5 tahun, hatiku merasa hancur, dan karena mereka juga kerajaan ku pernah dipermalukan karna memiliki Putri Mahkota yang memiliki tubuh fisik yang lemah dan sihir yang lemah, aku tak tahu harus bersikap seperti apa kepada kalian, disatu sisi aku juga menyanyangi kalian sebagai saudariku, disisi lain aku juga membenci kalian.
Pov Cerita
Pangeran Carlot, sedari tadi melamun membuat Putri Zana merasa marah, "kau mengacuhkan ku lagi huh! ", ucap Putri Zana
Pangeran Carlot hanya membalasnya dengan deheman, kemudian Putri Zana melepaskan tangan Pangeran Carlot.
" Humm baiklah jika kau tak mau menerimanya tak papa, belum waktunya aku menunjukkan kemampuan yang aku miliki, dan lupakan saja semua perkataanku tadi, dan aku akan pergi selamat tinggal", ucap Putri Zana, lalu melempar pedang nya ke sembarangan arah, "tuk krangg", suara pedang jatuh yang dapat didengarnya, kemudian Putri Zana berlalu pergi.
__ADS_1
Pov Putri Zana
Aku tahu saat ini Pangeran Carlot sedang bingung dengan sikap yang tidak sesuai dengan sikap Putri Zana dulu, belum waktunya aku menunjukkan kemampuan yang aku miliki kepada orang-orang bodoh ini.
Sebaiknya untuk sementara waktu aku menyembunyikan kemampuan yang aku miliki selama berlatih sebagai mafia pembunuh.
Pov Cerita.
Kemudian Putri Zana pergi berjalan menuju dapur kerajaan dimana semua pelayan memasak untuk keluarga kerajaan.
"Wah rame sekali ya hmm, seperti nya ini dapur kerajaan, terlihat jelas banyak sekali pelayan dan ada asap disekitarnya, sungguh pencemaran udara, hah coba ku cek ah mana tau ada makanan yang enak dari tadi aku belum makan, cacing dalam perutku sudah memberontak", ucap Putri Zana sambil mengelus perutnya karna lapar.
Setelah itu Putri Zana, pergi berjalan menuju dapur kerajaan, kemudian memasuki kerumunan pelayan kerajaan, tanpa disadari oleh pelayan disana karna ukuran Putri Zana yang sangat kecil serta mereka sedang buru-buru memasak makanan untuk makan malam kerajaan.
" Wah begitu banyak makanan enak, lebih baik aku bersembunyi dibawah meja ini dulu sambil memakan makanan ini hahaha tak sabar aku ingin menghabiskan semuanya",gumam Putri Zana, sambil membawa makanannya dibawah meja dan kemudian memakannya secara diam-diam.
"Semuanya cepat kalian selesaikan tugas kalian masing-masing, sebentar lagi makan malam akan segera dimulai, jika terlambat saja maka raja akan marah pada kita, ayo semuanya cepat-cepat", teriak seorang juru masak kerajaan.
Flashback Putri Zuna
Putri Zuna terus menyusuri setia jalan untuk menemukan kakaknya, sekali- kali dalam perjalanan ia mengumpat kakak nya karna sangat kesal, kakaknya meninggalkannya dengan orang seperti pangeran Albert.
" Ah dimana sih kakak, astagah macam kucing liar aja kakak, ntah dimana aku akan menemukanmu", ucap Putri Zuna
Karna mata Putri Zuna matanya melirik kesegala arah, tanpa ia sadari bahwa sang raja berjalan menuju kearahnya.
Lalu tiba-tiba
"Bughh
Suara tabrakan antara Putri Zuna dan sang raja.
" Augh agh sakit, aduh aduh sepertinya aku menabrak tiang listrik dech", ucap Putri Zuna meraung kesakitan.
__ADS_1
Kemudian Putri Zuna menatap kearah depan, dan betapa terkejut nya ia melihat sang raja berada di hadapannya, ia melihat sang raja dengan mata yang begitu lebar.
"Bagaimana kau bisa keluar Zuna, dan dimana Zana ", ucap sang raja.
" Ahh itu mudah saja dan aku tak tau dimana saudariku, jadi saat ini baku sedang mencarinya, dan bisakah yang mulia raja minggir dari jalanku", ucap Putri Zuna dengan ketus.
"Hmm, kalau begitu kau ikut denganku, hari juga sudah sore dan makan malam akan tiba", ucap sang raja sambil meraih tangan putrinya dan membawanya pergi.
" Aghh lepaskan aku, aku tak mau makan aku mau mencari kak Zana, lepaskan ", ucap Putri Zuna sambil memberontak.
Tapi sang raja tak menghiraukan, Putri Zuna ia terus menarik Putri Zuna menuju ke aula makan.
Flashback Putri Zana
" aahgg, akhirnya dah kenyang, huhu udah berapa porsi aku menghabiskan makanannya, karna saking enaknya , hampir sebagian makanan aku habiskan, aghh tak bisa bergerak lagi huh bagaimana ini", gumam Putri Zana.
Lalu saat sudah hampir masuk waktu makan malam para pelayan memasuki dapur bdan bersiap untuk membawa hidangan ke aula makan. Tapi berapa terkejutnya mereka karna sebagian hidangan makanan yang telah mereka masak sudah hilang.
"Ada apa ini dimana sebagian makanan perginya, apa yang terjadi siap yang mencuri makanan ini, gawat cepat salah satu dari kalian melaporkan, kejadian ini kepada raja agar hal ini bisa diselesaikan " , ucap salah satu pelayan.
kemudian salah satu pelayan melaporkan kejadian hal ini kepada raja, ia pergi dengan terburu-buru menuju ke aula makan, saat tiba disana ia melihat sang raja telah duduk disana, dan disana juga terdapat pangeran Carlot dan Putri Zuna.
"Panjang umur Mentari Ovorland Vil ,Ampun yang mulia, hamba ingin melaporkan bahwa sebagian makanan yang sudah disiapkan menghilang yang mulia", ucap pelayan itu.
" Bagaimana bisa hal itu terjadi, kalau begitu kita akan mengeceknya", ucap sang raja, kemudian sang raja berdiri dan menyuruh pelayan tersebut untuk berjalan dibelakangnya.
Pov Putri Zuna
Ha sebagian makanan gabisa, apa ini kerjaan kak Zana ya, dulu diwaktu kecil ia memiliki kemampuan makan yang sangat kuat jika terlalu lapar, jika memang benar wah gawat aku harus juga melihatnya
Lalu Putri Zuna pun pergi menyusul, diikuti juga oleh Pangeran Carlot, karna penasarannya.
Bersambung jangan lupa like koment vote and rate 5 readers tercinta. 💖💖💖
__ADS_1