
Lanjut.....
Setelah mendengar dan mengetahui dua orang putri kembar yang dikenal tak berguna itu , akhirnya seluruh anggota keluarga kerajaan tau, bahkan para pekerja disana juga mengetahuinya, ada yang merasa senang karna kedua putri yang dikenal ramah dan lemah lembut itu hidup kembali, dan ada sebagian yang mengucapkan ujaran kebencian mengenai dua putri kembar itu.
Sementara Putri Zuna terus berlari mengejar Pangeran Carlot , yang saat ini berjalan dibelakang Raja , namun tak lama mereka tiba di istana Colnight tempat Putri Zana dan Putri Zuna tinggal selama ini.
Kedatangan Raja dan Pangeran Carlot disambut dengan ramah oleh beberapa pelayan yang jumlahnya bisa dihitung dengan jari,dan beberapa pekerja tambahan disekitar istana, tersebut.
"Hormat kepada sang mentari Orvoland Vil" ucap seluruh orang yang berada disana.
Sang Raja hanya bersikap dingin dan berlalu pergi memasuki istana, sama hal nya dengan Pangeran Carlot.
Lalu dari kejauhan tampaklah Putri Zuna yang sedang berlari menuju ke istana Colnight, lalu tak lama sampailah ia dii istana dan berhenti sambil mengatur nafasnya.
"Ha hah hah hah, haaahh dimana mereka membawa kakakku? " tanya Putri dengan napas tersenggal-senggal.
Lalu salah seorang dari pelayan menjawab "Cih tak menyangka sampah kerajaan ini hidup kembali, apakah ini anugrah atau mala petaka, dan lihatlah penampilan mu yang tak cocok menyandang gelar sebagai seorang putri, sedangkan masyarakat biasanya saja yang memiliki kekuatan sihir lebih lemah dari para bangsawan saja bisa mengalahkan kalian, cih sungguh sampah".
".............. " Tak ada respon dari Putri Zuna.
Sambil menahan amarah dan mengepalkan tangannya seperti bersiap ingin memukul.
"cih ternyata benar , semua yang kukatan adalah kebenarannya, tah mengapa kalian hidup kembali, sama saja kalian menginginkan hidup kalian penuh penyiksaan "
Tiba-tiba
"Bughhh
satu pukulan yang dilayangkan putri Zuna sukses membuat, pelayan itu terjatuh tersungkur, dan orang orang yang berada disana begitu terkejut.
" Cih! kau berani sekali berbicara hal tak sopan mengenai diriku dan saidariku, kau pikir kau seorang ratu atau dewa yang bisa membuatku takut padamu, cihh! berkaca lah dikediaman mu ,kau lihat dirimu ini kau hanya seorang pelayan disini jadi jangan coba berani bertindak tak sopan padaku, dan.... "
Lalu Putri Zuna berjalan mendekati pelayan tersebut yang kini sedang terduduk akibat terjatuh, lalu meraih tengkuk pelayan tersebut dan mendekatkannya ke wajah nya, kini mata mereka saling bertatapan.
"Kau tatap mataku ini, dimataku ini hanya ada setiap kebencian dan bukan rasa iba lagi dan dengarkan aku baik baik , aku bukan Putri yang kalian kenal seperti dulu, yang terkenal lemah dan tak berguna" ucap putri Zuna dengan tatapan tajam.
Pov Si pelayan tersebut.
Aku bisa melihat jelas matanya, mata tersebut mata yang dipenuhi amarah dan kebencian, mata itu terlihat begitu asing bagiku, tidak seperti mata yang dulu yang selalu dipenuhi kesedihan dan keterpurukan.Apakah ini benar putri yang dikenal tak berguna, yang selalu bersikap baik pengecut, bagaimana mungkin setelah kematian mereka dan kehidupan kedua kalinya mereka bagaikan orang asing.
Pov Cerita
Pelayan tersebut yang tengah sedang melamun akhirnya tersedar karna, sang putri melepaskan nya dengan begitu kasar.
"kau dengar baik baik jika kau berani menghinaku dan saudara kembar ku maka bersiaplah kau akan kehilangan lidahmu" ucap putri Zuna dan berlalu pergi memasuki istana Colnight.
__ADS_1
Lalu tinggalah si pelayan tersebut yang kini sedang mencoba mencerna apa yang sedang ia alami sekarang, lalu ia perlahan berdiri, melihat ia menjadi tatapan para pekerja istana ini pun membuat amarah nya meledak. "apa yang kalian lihat cepat kembali bekerja"Teriak si pelayan.
Flashback Putri Zuna
Saat memasuki istana Colnight, dapat lah kita rasakan hawanya yang begitu mencekam dan dingin, tempat ini pun terlihat cukup gelap.
Putri Zuna menatap sekeliling ruangan, ia tampak begitu bingung.
" Hadeh ruangan sebesar ini bagaimana bisa aku menemukan kakak secepatnya, huh merepotkan"
Lalu Putri Zuna mencoba melangkahkan kakinya perlahan dan waspada, dengan menatap sekeliling ruangan, lalu ia melihat sebuah pintu yang tertutup, namun dapat tempat jelas bahwa dibalik pintu tersebut, ada cahaya yang begitu terang, lalu ia melangkahkan kakinya mendekati Pintu tersebut.
Namun saat tangannya Putri Zuna hampir menyentuh gagang pintu, namun ditahan oleh tangan seseorang, melihat hal itu Putri Zuna segera menangkap tangan orang tersebut dan memutarnya kebelakang tubuh , dan membuat orang tersebut terkunci dan tak bisa bergerak.
"Ughh" suara raungan kesakitan.
"Siapa kau cepat katakan, atau ku patahkan tanganmu ini, cepat beritahu aku siapa kau"
"Ugh kau bisa bela diri Putri Zuna, yang kutahu kau dan saudara kembarku itu tak berguna, tapi ternyata itu hanya sebuah rumor
ughh" ucap orang tersebut.
Putri Zuna menambahkan kekuatannya dan membuat orang tersebut merasakan sakit .
"Apa maksudmu bagaimana kau bisa mengenaliku, dan apakah kau penyusup"Ucap putri Zuna yang tak mau kalah.
"Cih buaya darat, godaan itu takkan mempan bagiku dan beritahu aku apa tujuanmu kesini" ucap putri Zuna sambil menambah kekuatan nya.
"ughh kau sebagai wanita begitu kasar ya, baiklah bagaimana kalau kita bermain dulu"
Lalu orang tersebut menggunakan kekuatan sihirnya dan menyerang putri Zuna tan pa sepengetahuannya, ia mengeluarkan sihir kecilnya, dan lalu keluarlah sengatan listrik kecil yang membuat Putri Zuna terkejut dan refleks melepaskan orang tersebut.
Kemudian orang tersebut tersebut berbalik malah menahan putri Zuna dengan posisi yang sama.
Pov Putri Zuna
Apa paan ini aku telah dikalahkan oleh seorang bocah, jika aku bisa menebak ia seorang laki laki dan berumur 8 atu 9 tahunan, huh mengapa aku bisa dikalahkan oleh seorang bocah, jika kakak melihat hal I I dia pasti akan lebih menjelekkan ku, bisa bisa ia memanggilku adik bodoh kuadrat, aishh bagaimana cara aku bisa lolos dari bocah tengik ini.
Pov Cerita
Lalu tiba tiba
"Krekkkk
Sebuah pintu terbuka dan terlihat jelaslah pangeran Carlot yang sedang keluar ruangan.
__ADS_1
" kau sudah datang!? "
"Tentu aku sudah datang, tapi tak menyangka akan bertemu dengan rubah kecil ini" ucap orang tersebut dengan tersenyum
"hmm kau lepaskan dia dan, ada hal yang ingin aku bicarakan denganmu" Ucap pangeran Carlot
"Oh sungguh menyayangkan, aku harus melepaskan rubah kecil ini, hmm baiklah kau bisa lepas" ucap karang tersebut sambil melepas Putri Zuna.
Lalu orang tersebut pergi mendekati Pangeran Carlot dan kini terlihat jelaslah seorang blaki laki yang terlihat begitu tampan, hal itu membuat Putri Zuna sukses melamun.
"Hai rubah kecilku, kita pasti akan kembali" ucapnya sambil mengedipkan mata.
Lalu orang tersebut dan Pangeran Carlot pergi keluar istana Colnight.
Lalu setelah sadar akan lamunannya Putri Zuna segera melangkah keruangan tempat Pangeran Carlot keluar tadi.
saat tiba dideop pintu, ia perlahan melangkahkan kaki dan melihat skeliking ruangan, dan ia melihat Raja yang sedang bediri menatap kearah luar jendela.
Saat ingin masuk
"Berhenti!
Putri Zuna pun menghentikan langkahnya dan berdiri didepan pintu.
laku Sang Raja menghadap kearah Putri Zuna dan berjalan menuju kearahnya.
" Mengapa kau datang kesini? "tanya Sang Raja.
" Aku ingin menemui saudariku jadi biarkan aku masuk" Jawab putri Zuna
"Apa hak mu masuk kesini? " tanya Sang Raja.
"Hak ku tentu ada, ini adalah istana kediaman yang diberikan oleh ayahanda kami, lihatlah tempat ini tidak melainkan dari penjara bawah tanah"Putri Zuna berkata
" Apa yang kau katakan, apa kau ingin aku menghukummu dengan berat"ucap raja dengan nada penuh amarah.
"Cih hukum saja aku juga tak peduli, Never Don't Care, minggir" ucap Putri Zuna, sambil berjalan masuk.
Namun Langkah putri Zuna dihentikan, dengan raja yang menahan pergelangan tangan, lalu tiba-tiba.
"Plakkkk
Suara tanparan yang cukup keras
Ternyata Sang Raja menampar putri Zuna sehingga membuat putri Zuna jatuh tersungkur.
__ADS_1
BERSAMBUNG
Jangan lupa like koment vote and rate 5πππππππππReadets tercinta.