TWO TWIN GIRLS

TWO TWIN GIRLS
Bab 4


__ADS_3

Saat ingin masuk


"Berhenti!


Putri Zuna pun menghentikan langkahnya dan berdiri didepan pintu.


laku Sang Raja menghadap kearah Putri Zuna dan berjalan menuju kearahnya.


" Mengapa kau datang kesini? "tanya Sang Raja.


" Aku ingin menemui saudariku jadi biarkan aku masuk" Jawab putri Zuna


"Apa hak mu masuk kesini? " tanya Sang Raja.


"Hak ku tentu ada, ini adalah istana kediaman yang diberikan oleh ayahanda kami, lihatlah tempat ini tidak melainkan dari penjara bawah tanah"Putri Zuna berkata


" Apa yang kau katakan, apa kau ingin aku menghukummu dengan berat"ucap raja dengan nada penuh amarah.


"Cih hukum saja aku juga tak peduli, Never Don't Care, minggir" ucap Putri Zuna, sambil berjalan masuk.


Namun Langkah putri Zuna dihentikan, dengan raja yang menahan pergelangan tangan, lalu tiba-tiba.


"Plakkkk


Suara tanparan yang cukup keras


Ternyata Sang Raja menampar putri Zuna sehingga membuat putri Zuna jatuh tersungkur.


Lanjut. πŸƒπŸ‚πŸƒπŸ‚πŸƒπŸ‚πŸƒπŸ‚πŸƒπŸ‚πŸπŸ‚


Lalu raja mendekati Putri Zuna , dan menyamakan tingginya dengan putri nya, kemudian menarik dagu Putri Zuna, terlihat jelas kini sudut bibir putri Zuna berdarah akibat tamparan yang diberikan oleh raja.


Mata mereka berdua saling bertemu, sang raja menatap wajah putrinya dengan begitu cermat seperti sedang mencari sesuatu.


"Apakah kau benar putriku, Putri Zuna yang sangat kukenal sifatnya yang selalu patuh dan penakut, kau terlihat seperti orang asing bagiku".


"............. " Putri Zuna hanya diam tak merespon ia terus menatap wajah sang raja yang kini telah menjadi ayahnya.


"Mengapa kau hanya diam , jawab pertanyaan ku, jika kau ingin menemui saudarimu maka kau harus menjawab pertanyaanku".

__ADS_1


" Apa yang akan aku jawab, kau tak bisa melihat wajahku ini, wajah Putri Zuna, dan kau bilang, kau mengenal betul diriku bagaimana bisa kau begitu mengenalku, kau tak pernah memperdulikan ku dan saudariku, tak pernah sekalipun kau memberi perhatian mu kepada kami, apa mungkin kami bukan putri kandung mu jika benar mengapa kau tidak membunuh kami saja waktu bayi sehingga hidup mu bisa tenang ha!, lalu kenapa kau ingin hidup kami menderita apa kesalahan kami sehingga kau membenciku dan saudariku! ",ucap Putri Zuna dengan amarah yang membara dimatanya.


"............... " Raja hanya diam dan tak merespon ucapan putri Zuna.


"Mengapa kau hanya diam, ha sungguh kau tak pantas dipanggil sebagai seorang ayah, asal kau tahu cinta pertamanya seorang anak perempuan adalah ayahnya, yang selalu memberikan segala cintanya untuk putri dan selalu melindunginya, tapi! Kau malah sebaliknya malah menjadi seorang monster bagi putrimu, cihh! Kau tak pantas menjadi ayah kami. "


Pov Raja


Apa yang ia katakan membuat hatiku terasa sakit, dan aku menatap matanya dan mencari sesuatu tapi yang hanya kutemukan matanya dipenuhi dengan amarah dan kebencian yang membara bagaikan kobaran api.


Wajahnya terlihat begitu dingin dan tak bersahabat, dulu saat aku selalu memarahinya ia selalu menangis dan menatapku dengan sedih, seketika kehidupannya kembali ini ia menjadi orang asing dalam sekejap.


Pov Cerita


Raja yang kini sedang melamun memikirkan kaya putrinya, dan Putri Zuna kemudian berdiri dan mendekat kearah ranjang yang kini kakaknya berada disana dalam keadaan tak sadarkan diri.


"Kakak kau sadarlah, hanya kau keluarga yang kumiliki disini, semua orang yang disini adalah monster yang selalu ingin menyiksa kita, jika kau sudah sadar lebih baik kita pergi meninggalkan kerajaan tak ada gunanya kita disini, ternyata ibu kita sia sia melahirkan kita, anaknya hanya selalu disiksa", ucap Putri Zuna sambil mengelus kepala kakaknya.


Raja yang mendengar ucapan putrinya pun merasa terpuruk dalam dirinya tapi hanya kemarahan yang ia keluarkan karna, Putri Zuna menyebut istrinya dan membuat ia mengingat kembali istrinya, karna ia berusaha melupakan istrinya dan ingin membuka hati kembali karna perintah dari rakyat bahwa raja harus menikah lagi agar negeri ini memiliki ratu kembali.


Lalu raja berdiri dan menghampiri putrinya, " Kalian tak boleh pergi! "Ucap sang raja dengan nada dingin.


Lalu raja menggunakan kekuatan dari gelang teleportasi nya, dan teleport kebelakang Putri Zuna, kemudian memukul pundak Putri Zuna, sehingga Putri Zuna tak sadarkan diri.


Dan sang raja menggendong Putri Zuna, meletakkannya diranjang yang sama dengan Putri Zana.


"Aku tak bisa membiarkan kalian pergi walau aku sangat membenci kalian tapi kalian adalah Putri ku, darah kandungku sendiri dan wajah kalian begitu mirip dengan ibu kalian , sehingga aku tak merasa kehilangan Merisa"


Catatan


Merisa adalah ibu kandung dari Pangeran Carlot, berserta Putri Zana dan Putri Zuna, jadi Merisa adalah Ratu Ovorland Vil semasa hidupnya.


Pov Raja


Lalu sang raja pergi keluar da ri kamar dan kemudian menguncinya, lalu memanggil pelayan.


"Pelayan! " teriak raja.


"Ada apa yang mulia " Ucap pelayan sambil menunduk.

__ADS_1


"Kau jaga Putri Zana dan Putri Zana jangan sampai mereka kabur dan melarikan diri, jangan biarkan mereka keluar istana Colnight" ,ucap sang raja.


"Baik yang mulia", ucap si pelayan sambil menunduk.


Lalu sang raja pergi keluar, dan meninggalkan istana Colnight.


Flashback Pangeran Carlot.


Dimana Pangeran Carlot dengan laki laki itu pergi ke belakang taman istana Colnight, kemudian duduk ditempat yang telah disediakan disana.


" Jadi apa yang ingin kau bicarakan denganku padahal aku ingin bersenang-senang dengan rubah kecil ku"ucap laki-laki itu.


"Maksudmu Zuna, bagaimana kau bisa mengenali adikku, dan bagaimana cara kau membedakan Putri Zana dan Putri Zuna padahal wajah mereka sangat mirip", ucap Pangeran Carlot.


" Ah mudah saja, aku sudah mengenali rubah kecil ku itu sejak ia berumur 3 tahun, aku bertemu dengannya waktu acara ulang tahunmu ke 10 tahun, dan tentang mengenal nya itu mudah, aku pangeran Albert dari Kerajaan Avail Land, tahu segalanya ", ucap laki-laki itu dengan sombong,yang ternyata adalah seorang pangeran,.


" Cihh! kau terlalu sombong,sudahlah lupakan itu dulu aku ingin membicarakan hal penting dengan mu mengenai legenda cincin dimensi alam semesta, kudengar cincin itu terletak di Gunung Beastdead", ucap Pangeran Carlot.


"Apa! , kau katakan bahwa cincin dimensi alam semesta itu ada di gunung Beastdead, apa kau gila jika kita kesana maka kita akan mati, kita belum memiliki kekuatan sihir yang kuat bagaimana bisa kita akan pergi ke sana, kau tahukan disana banyak binatang buas yang memiliki kekuatan sihir disana, dan jika kau ingin pergi dan mati aku tak mau ikut lebih baik aku tak usah mendapatkan cincin dimensi alam semesta itu, dari pada nyawa taruhannya", ucap sang Pengeran Albert.


" Kau memang benar, tapi cincin itu hanya satu yang ada didunia "ucap Pangeran Carlot.


" Sudahlah Carlot kau tingkatkan dulu sihir mu itu baru kau pergi kesana, oh ya aku dengar kedua saudarimu itu meninggal tapi yang kulihat mereka masih hidup", ucap Pangeran Albert.


"Hmm aku juga tidak tahu saat aku pulang, aku melihat Zana memegang pedangnya, itu pertama kalinya aku melihat Zana memegang pedang, aku singgung tak menyangka itu ", ucap Pangeran Carlot.


" Hmm kau benar juga, waktu aku menahan Putri Zuna dia seperti memiliki ilmu bela diri, yang aku tahu betul Putri Zuna itu lemah dan tidak memiliki ilmu bela diri, tapi yang kulihat dari tatapannya penuh dengan amarah dan kebencian", ucap Pangeran Albert.


"Hmm kau benar Albert, aku juga melihat mata Zana saat itu sama hal seperti yang kau katakan, dan apakah kau sudah lulus seleksi akademi" ucap Pangeran Carlot.


"Hahaha Carlot kau meremehkan ku, tentu Albert akan lulus, siapa aku aku Albert sang pangeran yang tampan ", ucap Pangeran Albert dengan nada sombong.


" Hmm kau selalu bersikap dingin pada wanita bangsawan kerajaan bagaimana kau bisa dikatakan ganteng", ucap Pangeran Carlot dengan nada merendahkan.


"Hah kau Carlot, aku sungguh membenci para wanita bangsawan lain selalu bersikap alay dan lebay, aku tak menyukai wanita yang manja", ucap Pangeran Albert.


" Hah terserah kau lah aku ingin berlatih", ucap Pangeran Carlot sambil pergi meninggalkan Pangeran Albert sendirian.


Bersambung

__ADS_1


Jangan Lupa like koment vote and rate 5 ya readersπŸ’–πŸ˜†πŸ˜†


__ADS_2