Ultimate Demon System

Ultimate Demon System
Chapter 29 : Apa itu balas dendam?


__ADS_3

Dimatanya, tidak ada ketakutan melawan musuh kuat di kekaisaran ini, karena ia seorang Formasi Jiwa (6) yang mempunyai kekuatan setara langit. Mungkin itulah yang menyebabkan dirinya percaya akan kekuatannya.


Namun pada saat mimpi itu muncul, ia meragukan kekuatannya apa sudah kuat? Karena didalam mimpinya, ia melihat sosok itu menghancurkan gunung dan sungai, daratan dan langit dengan lambaian tangannya.


Bahkan seluruh kekaisaran hancur, dan orang-orang tenggelam kedalam keputusasaan abadi menghadapi Demon Tyrant! Yang tidak mempunyai hati dan perasaan sedikitpun membunuh!


"Jadi, kepala keluarga Ao ... " Ia tiba-tiba berpindah kebelakangnya, menyentuh dagunya dan kepalanya dengan hawa membunuh yang sangat kuat.


Bayangan wujudnya seperti monster, ia bahkan tidak sanggup untuk bernafas dihadapannya langsung. Seolah-olah ruang disekitarnya mengecil dan udara menghilang dari sekitarnya.


Semuanya hanya ada kehampaan!


"Jangan mengambil tindakan yang akan merugikan diri sendiri, atau aku secara pribadi menarik kepala ini lepas dari tubuhnya selama seratus kali dibangkitkan dan merasakan kematian secara bersamaan!"


Ia mengancamnya secara langsung tanpa mempedulikan status apa yang dimilikinya, karena tidak ada artinya bagi Qin Chen. Mau ia adalah anak dewa, atau orang suci sekalipun itu tidak akan membuatnya menutup matanya.


Setelah memberikan ancaman yang nyata, ia melepaskannya dan kembali duduk menikmati secangkir minuman yang sudah disiapkan untuknya. Tidak baik menolaknya, karena sangat jarang bagi Demon hidup seperti manusia.


"Terlepas dari kekacauan dunia, satu kehidupan tidak ada artinya. Mengorbankan mereka semua sebagai bentuk kepedulian terhadap kehidupan yang suram ini, dibawah ketidakadilan hanya ada kematian yang adil bagi mereka."


Ia tidak mempunyai penjelasan lain, hanya apa yang ada di benaknya ia lepaskan keluar dan berbicara tanpa ada satupun balasnya. Hanya kesunyian absolute yang berani bersanding dengannya, terlepas dari balas dendam, hanya kegelapan yang memahaminya!


Bahkan kehidupan di dunia tidak akan mengerti perasaannya yang tercampur aduk dalam satu tempat yang kecil. Tempat itu mungkin akan hancur suatu hari nanti, namun tidak tahu kapan itu terjadi.


Namun yang pasti, pada saat tempat itu hancur, maka sudah dipastikan antara langit atau dunia yang akan hancur!


"Ke- Kenapa anda melakukan hal ini? Tidak mungkin semua ini hanya untuk kesenangan semata, membunuh ataupun membantai seluruh kehidupan di kekaisaran ini, apa anda paham apa konsekuensi yang akan dihadapi kedepannya!"

__ADS_1


Ia bertanya menguatkan dirinya dan mencoba memahami tentang kenapa ia melakukan semuanya. Bagaimanapun, tidak mungkin baginya melakukan ini tanpa tujuan yang besar dan pasti dimasa depan, membantai orang-orang yang tidak bersalah hanya untuk kesenangan, semata? Tentu saja tidak mungkin!


Qin Chen berdiri didepan jendela yang terbuka melihat dedaunan yang beterbangan ke langit terhembus angin. Ia menyentuh bunga yang bermekaran di dalam ruangan tersebut, dan mengatakan sesuatu. "Balas dendam!"


Hanya satu kalimat yang membuat kepala keluarga terdiam membisu, balas dendam adalah hal yang tidak dapat disembunyikan oleh siapapun yang merasakannya, karena semua benar-benar tidak adil!


Mengetahui kenapa ia melakukan semua ini, ia menyerah karena tidak tahu dendam apa yang membuatnya mengacaukan kekaisaran hingga seperti didalam mimpinya.


Jika seseorang menanyakan tentang hati, satu hal yang mereka tanyakan adalah kebodohan!


Qin Chen memiliki hati, namun perasaannya sudah menghilang di kegelapan.


"Kehidupan yang dia ciptakan tidak ada bedanya dengan musuhku, dan musuhku akan aku hancurkan meski seluruh Dao mengutukku!"


Ia melangkah mendekatinya, dan menyentuh keningnya.


Secara mengejutkan seluruh perang besar yang ia alami dulu masuk kedalam pengelihatannya sekarang. Bagaimana kematian, amarah, kebencian, kesedihan, perpisahan membuatnya seperti sekarang ini.


Tubuhnya ketakutan, kesedihan dalam dirinya ia rasakan meski hanya melihatnya saja, tidak ada yang sanggup menahan semua ini meski seorang dirinya adalah Dewa!


"Dengan apa yang kau lihat sekarang, bagaimana tanggapanmu tentangku sekarang? Itu adalah sebuah kisah nyata sepuluh ribu tahun yang lalu saat perang besar antara Dewa dan Iblis di tanah kekacauan Divine Domain!"


"Legenda itu seharusnya masih menggema di langit maupun bumi, diceritakan dari nenek moyang hingga sekarang. Tidak mungkin bagi manusia maupun iblis tidak mengetahui legenda abadi tentang perang suci yang dilakukan Dewi dan Iblis menentang surga dan aturannya!"


"Sekarang, kepala keluarga Ao, apa itu balas dendam? Pertanyaanku hanya satu yang harus kau jawab dengan jujur, apa itu balas dendam setelah kau melihat bagaimana perang suci itu berakhir dengan sebuah perpisahan?!"


"Apa kau hanya akan tunduk padanya, dan takut dengan Dao? Pembudidaya abadi adalah orang yang menentang surga dan bumi, melampaui aturan dan Dao! Sampai pada titik dimana ialah yang berkuasa atas Tahta Raja Tertinggi!"

__ADS_1


Ia tidak mengatakan sebuah kebohongan belaka, karena pembudidaya abadi adalah orang yang menentang surga dan bukan orang yang menunduk pada surga dan aturannya.


Semua itu adalah kesalahan yang tidak pernah berubah hingga sekarang, karena mereka menunduk pada sesuatu yang seharusnya mereka tentang di dunia!


Kepala keluarga Ao tanpa sadar mendapatkan sebuah pencerahan surgawi, ia masih gemeteran melihat semuanya, karena dihadapannya adalah orang yang sama seperti sepuluh ribu tahun yang lalu melawan surga dan aturannya.


"Ti- Tidak ada."


Ia tidak mempunyai jawaban yang pasti, karena semuanya adalah kenyataan yang pahit untuk menerimanya secara mentah-mentah tanpa membalas semua ketidakadilan!


"Begitu? Jika itu kau, apa yang akan kau lakukan ketika mendapatkan kehidupan keduamu? Apa kau akan menundukkan kepalamu dan menyembahnya? Atau kau akan membalaskan dendam itu dengan semua rencana dan pengalamanmu? Jawab aku kepala keluarga Ao."


"Ba- Balas dendam."


Pada akhirnya ia menyerah dan tidak mungkin menerima semaunya mentah-mentah, balas dendam adalah hal yang akan ia lakukan sekarang.


"Semua ini hanya kau orang yang mengetahuinya, tidak ada satupun orang yang tahu siapa aku sebenarnya. Jika kau menyebarkannya, kau tahu apa yang akan terjadi selanjutnya."


"Secara tidak langsung, aku membongkar diriku sendiri karena keuntungan yang aku dapatkan lebih besar dibandingkan menyembunyikannya. Karena kau adalah bidak yang sempurna untuk menciptakan momentum kedua saat kekacauan internal terjadi!"


Matanya bersinar merah, apa yang sebenarnya ia lakukan? Bukankah musuhnya adalah dia (surga) kenapa Qin Chen ingin membantai kehidupan di dunia dengan alasan balas dendam!


Ia melakukannya karena, tidak beda dengan mencabut daun dari batang pohon hingga mencabut akarnya.


Tidak mungkin baginya langsung melawan akarnya yang menampung daun yang sangat banyak. Karena itu, ia akan mengurangi daun tersebut hingga batas yang sudah ditentukan, lalu mencabut akarnya hingga tidak meninggalkan apapun!


Semuanya dalam rencana masa depan yang panjang, tidak ada rencana pendek yang ia lakukan melainkan rencana masa depan yang luas tak berujung!

__ADS_1


...


*Bersambung ...


__ADS_2