
Setelah seluruh prajurit itu meninggalkan tempat tersebut, Qin Chen mengalihkan perhatiannya ke arah Qin Chun Yue yang terlihat ketakutan namun menahannya, terlihat bahwa ia ketakutan saat mengetahui bahwa ia akan membunuh manusia.
Namun hal tersebut adalah hal yang harus ia lalui saat bersama Qin Chen, karena Qin Chen bukanlah orang dengan tipe baik membiarkan gadis lemah tidak melakukan apapun untuk perkembangannya.
Dengan terlatihnya ia di dunia ini, ia akan menjadi pembudidaya abadi yang disegani oleh banyak orang-orang, termasuk Qin Chen nantinya.
"Apa kau takut, bocah? Jika benar, kau sangat hebat dapat melewati semuanya. Aku akan memberikanmu sesuatu yang akan kau sukai sebagai hadiah pencapaianmu."
Ia menyentuh tangannya dengan gemeteran. "Chen Gege, apa dunia ini selalu memperlakukan kekuatan seperti langit?"
"Bocah, kau masih kecil untuk mengetahui seberapa buruk dunia ini. Perlahan-lahan kau akan mengetahui bagaimana sifat manusia pada kenyataannya, karena itulah aku membimbingmu menjadi orang yang kejam di dunia ini, kenapa? Kau akan tahu sendiri suatu saat nanti dengan matamu sendiri."
"Kalau begitu, apa Chen Gege selalu bersama Meimei? Karena Meimei masih takut dengan hal baru seperti sekarang, Meimei membutuhkan bimbingan dari Chen Gege dari sekarang."
"Baguslah, setelah kembali aku akan memberikan hadiah untukmu."
Qin Chen mengusap-usap kepalanya karena Qin Chun Yue benar-benar melakukan hal yang bertentangan dengan anak diusianya yang seharusnya bermain dan belajar dan bukan membunuh layaknya mesin.
Kelompok keluarga Ao yang terluka tengah menyembuhkan dirinya, kepala keluarga mendekati Qin Chen karena ia belum mengucapkan terimakasih.
"Terimakasih banyak atas bantuannya Tuan, karena tanpa anda kami semua sudah mati ditangan mereka. Sekali lagi, saya ucapkan terimakasih kepada anda." Ucap kepala keluarga Ao kepadanya.
Ia melambaikan tangannya, "Harta dunia yang kau inginkan sudah kau dapatkan, selanjutnya apa yang akan kau lakukan dengan harta tersebut? Dari sekian keluarga kaisar, hanya kaulah yang menentang keputusan putra kaisar. Seharusnya kau tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, bukan?"
"Benar, karena semuanya mengarah pada keluarga Ao, kedepannya kami akan melakukan persiapan yang terburuk karena menentang putra kaisar."
"Begitu? Tidak perlu dikhawatirkan, karena kalian hanya orang yang terlibat dalam pertarungan merebutkan harta dunia. Sementara aku adalah dalang pembunuh putra kaisar, secara otomatis mereka akan menunjukku sebagai ancaman."
"Setidaknya itu memudahkanku untuk melancarkan rencanaku, dengan aku menjadi pusat kebencian mereka, maka aku dapat membuat mereka menjadi pusat balas dendamku."
__ADS_1
Kepala keluarga Ao membeku, ia melupakan tujuan Qin Chen yang sebenarnya adalah membuat keributan dan mengancam kaisar melalui putra kaisar yang ia bunuh secara pribadi dan memerintahkan prajuritnya untuk membawa mayatnya ketempat kaisar.
"Apa selanjutnya rencana anda?"
"Aku akan menuju kota besar."
"Kota besar terdapat banyak Grandmaster yang sangat kuat, meski kami hanya cabang di kota ini keluarga kaisar Ao mempunyai kekuatan besar di kota besar sehingga dapat membantu anda sewaktu membutuhkannya."
"Tidak perlu, karena aku mempunyai sesuatu yang lebih menghebohkan!"
Seperti yang ia lakukan sebelumnya, karena Paviliun Harta di kota sebelumnya adalah cabang dan Paviliun Harta terbesar berada di kota besar sehingga ia bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menundukkan mereka semua.
Ia menyeringai membuat kepala keluarga Ao menelan ludahnya, karena ia menyadari bahwa Qin Chen mempunyai rencana besar hingga membuatnya tidak dapat mengontrol senyuman jahatnya.
"Bagaimana dengan kompetensi itu? Aku memikirkan hadiah apa yang hingga membuatku sangat tertarik?"
"Akan dilaksanakan beberapa bulan lagi, hadiah itu tidak lain adalah peninggalan harta yang mungkin anda kenal. Karena itu mengandung ingatan anda di masa lalu, saya tidak tahu pasti namun harta tersebut mungkin ada hubungannya dengan anda."
Ia mengangguk kecil, Qin Chen tidak mempunyai banyak hal yang dapat dibicarakan dengannya. "Bocah ayo kita kembali dan melanjutkan perjalanan menuju kota besar, saat perjalanan aku akan memberikan hadiah untukmu."
"Baik Chen Gege." Ia mengikuti Qin Chen keluar dari tempat tersebut, sebelum itu ia melihat kearah kepala keluarga Ao dan tersenyum melambaikan tangannya.
Kepala keluarga Ao membeku sesaat karena gadis kecil itu tersenyum padanya, ia membalasnya dengan melambaikan tangannya.
***
Hutan Langit,
Setelah keluar dari tanah kuno, mereka berdua melanjutkan perjalanan ke kota besar melewati tiga hutan besar dan satu sungai besar yang memisahkan dua daratan tersebut. Qin Chen berada di hutan besar pertama dengan kondisi yang baik karena mempunyai segalanya.
__ADS_1
Qin Chun Yue masih bingung dengan hadiah Qin Chen, karena ia sudah mempunyai banyak harta dari Qin Chen. Ini semuanya karena ia membantu Qin Chen untuk mengumpulkan harta yang berada di tanah kuno.
Saat berada di hutan, Qin Chen menemukan rusa yang segar.
Swoosh! Slash!
Dengan satu lambaian tangannya, ia membunuh rusa tersebut.
"Kita akan beristirahat disini untuk mengisi perut dan energi." Kata Qin Chen, ia mengambil rusa tersebut dan mengeluarkan pedangnya memotong daging rusa beberapa bagian kecil dan besar.
Didalam ingatannya, ia adalah Demon Tiran, namun di samping itu ia adalah orang yang selalu mengamati dan mempelajari apa yang dilakukan istrinya, salah satunya memasak sehingga membuat gelar Demon Tiran seperti candaan.
Bagaimana bisa seorang Demon Tiran mempunyai kemampuan memasak? Apa mungkin dunia ini tengah bercanda, karena hal tersebut membuat banyak pertanyaan.
Qin Chen mengikuti resep istrinya untuk memberikan hadiah kepada Qin Chun Yue karena tumbuh dewasa dan kedepannya akan menjadi lebih sulit dengan banyak darah yang akan berdatangan.
Setelah beberapa menit berlalu, ia menyelesaikan tugasnya dan Qin Chun Yue terbangun dari meditasinya karena mencium aroma sedap yang tidak tertahankan oleh apapun.
"Kau bangun bocah? Baguslah, ini adalah daging buatanku sendiri sangat spesial karena menggunakan resep rahasia sebagai hadiah untukmu yang telah tumbuh dewasa, mulai sekarang kau akan melihat dan menilai bagaimana sifat setiap manusia dan demon."
"Te- Terimakasih banyak Chen Gege."
Ia menerimanya dan mencobanya dengan semangat, Qin Chen seperti merawat putrinya sendiri karena sebenarnya tidak. Ia tidak mempunyai putri karena kekuatan Qin Chen waktu itu sudah terlalu tinggi, dan tidak dapat membuat keturunan dengan wanita manapun termasuk istrinya.
'Apa mungkin dia akan menerima kalau aku mengangkat bocah ini menjadi putriku? Kekuatanku yang sekarang belum menembus Immortal Acesion sehingga aku dapat melakukan apa yang harus dilakukan.'
Itu sebuah permintaan yang mustahil dengan kondisi mereka sekarang, Qin Chen kembali duduk melihatnya menikmati setiap gigitan daging tersebut.
Setelah beberapa menit berlalu, Qin Chun Yue menyelesaikan makan yang Qin Chen buat sendiri, ia tidak dapat berkata-kata karena tidak ada kata yang bisa ia katakan kepada Qin Chen sekarang.
__ADS_1
....
*Bersambung ...