
Paginya,
Qin Chen terbangun dari meditasi bermimpi akan perang di masa lalu, mimpi itu terus menghantuinya. Rasa bersalah dan penyesalannya terus menumpuk, ia mencoba menghentikan itu namun tidak bisa, karena memang semuanya karena kesalahan dia (surga).
Saat terbangun, ia melihat Qin Chun Yue berada dihadapannya tengah memegang tangannya dengan erat.
"Apa Chen Gege mimpi buruk? Karena sedari tadi Chen Gege terlihat gelisah dan memangil nama seseorang terus-menerus." Katanya dengan lembut membuat Qin Chen menyadari kenapa ia bisa tahu.
"Tidak apa-apa bocah, aku hanya bermimpi buruk tidak lebih. Sekarang, bersiap-siaplah untuk berlatih. Aku akan memberikanmu metode latihan kultivasi abadi, dengan begitu kau bisa menjaga diri sendiri saat aku tidak ada."
Ia langsung menundukkan kepalanya karena seperti akan ditinggalkan Qin Chen.
"Bocah, kau salah paham dengan apa yang aku katakan, aku memintamu berlatih agar bisa melindungi diri sendiri saat aku sedang sibuk ditempat lain. Dengan kau mempelajari metode yang aku berikan, kau bisa melawan musuh yang menganggu."
"Tapi artinya Chen Gege akan meninggalkan meimei, kan. Meimei tidak ingin sendirian, Chen Gege satu-satunya keluarga yang meimei miliki."
"Tidak, aku tidak akan meninggalkanmu, kau tenang saja bocah. Sekarang, bersiap-siaplah untuk berlatih di hutan."
"Baik, meimei akan percaya pada Chen Gege."
Ia bersiap-siap untuk latihan pertamanya, sekaligus Qin Chen menunggu putra kaisar tiba di kota dalam beberapa hari lagi. Dengan melatih Qin Chun Yue, ia bisa mempercepat waktu tersebut.
***
Hutan,
Qin Chun Yue duduk di atas bebatuan yang cukup besar, ia menunggu Qin Chen yang tengah menutup matanya mencari buku-buku yang berada didalam lautan pengetahuannya. Karena ada banyak metode latihan dari ratusan ribu tahun yang lalu ia kumpulkan.
Setelah beberapa menit berlalu, ia kembali membuka matanya dan menyentuh keningnya langsung.
Tiba-tiba cahaya keemasan bermunculan masuk kedalam keningnya dan mengoperasikan kedalam ingatannya membuat Qin Chun Yue merasakan sesuatu yang aneh telah berubah didalam dirinya.
"Aku sudah memasukkan metode abadi kedalam ingatanmu bocah, sekarang pahami metode itu dan mulailah menyerap energi langit dan bumi disekitar sini."
"Baik Chen Gege, tapi Chen Gege jangan tinggalkan meimei sendiri."
__ADS_1
"Ya, cepat pahami apa yang aku berikan sebelumnya."
Qin Chen menunggunya untuk memahami metode abadi yang ia berikan, itu adalah metode abadi; Eternal Spring.
Sebuah metode yang digunakan Dewi Musim untuk membuat seluruh dunia merasakan musim semi. Dibawah naungan, ia dapat menangkal apapun kutukan yang merupakan ancaman para pembudidaya.
Sama halnya dengan Qin Chun Yue yang dapat menangkal kutukan, dan mempunyai bakat bawaan yang hebat. Qin Chen memberikan metode tersebut agar di masa depan ia dapat mengantikan Dewi Musim.
Setelah beberapa waktu berlalu hingga matahari berada di atas kepalanya, Qin Chun Yue memberikan anomali aneh yang dimana bunga-bunga disekitarnya mulai bermekaran layaknya musim semi.
Merasakan energi yang padat dan melihatnya dengan matanya sendiri, Qin Chen tersenyum puas dengan keteguhan Qin Chun Yue yang benar-benar ingin menguasai kemampuan tersebut.
"Tidak buruk, dalam setengah hari dia sudah memahami dan mulai menyerap energi untuk pertama kalinya. Tubuhnya secara alami begitu murni seperti alam semesta pertama kali diciptakan."
Ia memasang formasi surga untuk mengumpulkan seluruh energi di penjuru daratan ini ketempatnya. Dengan begitu, Qin Chun Yue akan mendapatkan manfaat besar dan dapat berguna baginya di masa depan nantinya.
Qin Chun Yue menyerap energi langit dan bumi dengan memasukkannya kedalam dantian miliknya. Kekuatan luar biasa melompat mengalami inflasi besar-besaran sehingga keseimbangan Yin dan Yang terganggu, ia memasang keseimbangan mantra.
Setengah hari berlalu dan malampun tiba membawa mereka berdua berada ditengah-tengah hutan yang dipenuhi monster buas yang gila akan kekuatan dan kekuasaan mereka akan saling membunuh satu sama lainnya.
"Chen Gege ... Apa meimei susah sekuat Chen Gege sekarang? Meimei berhasil memahami apa yang Chen Gege minta sebelumnya." Tanyanya dengan antusias senang karena bisa menjadi salah satu peri abadi yang terbang di langit suatu hari nanti.
"Hahaha, kau belum sekuatku namun peningkatanmu benar-benar luar biasa. Suatu hari nanti, kau akan bisa menyusulku yang sekarang, sampai waktunya tiba berlatihlah sepanjang perjalanan."
"Uhmm, baik Chen Gege. Meimei akan mendengarkan apa yang Chen Gege minta dan suatu hari nanti, meimei akan bisa membantu Chen Gege."
Qin Chen tersenyum puas, itulah yang ia butuhkan suatu hari nanti. Namun tidak sekarang, karena ia belum mempunyai satupun cara yang menghilangkan kutukan tersebut, karena itu ia akan mencarinya sampai diantara kehidupan dan kematian bergantung padanya.
"Sekarang makanlah daging ini, aku telah membuatkannya untukmu. Dengan daging ini, kau bisa cepat dewasa dan berguna dimasa depan."
"Baik Chen Gege."
Begitu polos dan naif, ia menerima apapun yang Qin Chen katakan membuat dirinya seperti adik penurut tanpa membatahnya. Qin Chen tertawa kecil dan menyederkan kepalanya ke pohon melihat langit berbintang yang luas membentang tak berujung di atas sana.
'Bagaimana kabarmu, istri.'
__ADS_1
Ia menutup matanya, Qin Chun Yue melihatnya tertidur dengan cepat ia menghabiskan makanan tersebut dan mendekati Qin Chen. Ia tidur di pangkuannya dengan menarik tangannya memeluk dirinya.
Qin Chun Yue tidur di pangkuannya hingga paginya tiba.
***
Paginya,
Ia terbangun dari tidurnya melihat bocah itu tidur dipangkuannya tanpa rasa takut sama sekali. Bahkan memegang tangannya dengan erat membuatnya memeluknya, bahkan hingga paginya ia masih tertidur pulas tanpa takut menganggunya.
"Bocah kau tidak bangun?"
Qin Chun Yue melihatnya, ia langsung terbangun dan duduk didepan Qin Chen menundukkan kepalanya.
"Seterahlah, kau ingin tidur dimana. Bersiaplah untuk pergi berlatih, sebelum putra kaisar tiba di kota, kau harus mencapai ranah Foundation Establishment (7). Aku akan memberikan buku seni bela diri untukmu, dan melatihmu hingga kuat."
"Baik Chen Gege."
Kryukk~ kryukk~
Qin Chen mendengar itu, dimana Qin Chun Yue langsung menekan perutnya karena menahan lapar dihadapan Qin Chen. "Kau lapar bocah?"
"Ti- Tidak ini hanya kelelahan."
Ia menggelengkan kepalanya, dan berdiri disana mencari monster yang bisa ia gunakan mengisi perut. Saat melihat ada beberapa kelinci dekat dengannya, ia langsung menyerangnya hingga mati.
Qin Chen membuatnya makanan dari daging kelinci bakar, dengan begitu latihannya tidak akan terganggu oleh rasa lapar. Selama ia berlatih, Qin Chen akan bermeditasi menyerap energi langit dan bumi.
Setelah selesai, ia memberikan kepadanya. "Makanlah, setelah itu berlatihlah dengan serius atau akau akan meninggalkanmu ditempat ini."
"Baik Chen Gege."
Meski ia tahu seorang anak-anak pada umunya bermain dan berteman dengan umur yang sebayanya. Namun Qin Chen dari kecil hingga besar hidup gelandang hingga menjadi seorang, Heavenly Demon Venerable Supreme!
...
__ADS_1
*Bersambung ...