
Didalam sana, ia terduduk lotus menyerap energi demon yang melimpah disekitarnya agar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan tidak meninggalkan sedikitpun. Sementara untuk Qin Chun Yue, ia memberikan energi murni langit dan bumi sehingga tubuhnya tidak akan tercemar dengan energi demon.
Selama ia bermeditasi, Qin Chun Yue di sampingnya berlatih sendiri memahami ketrampilan yang Qin Chen berikan sebelumnya agar bisa bertambah kuat saat menyerang musuh.
Sementara itu, di kedalaman Dungeon Master terdapat monster besar yang merupakan Bos Dungeon. Ia berada di dalam ruangan yang dipenuhi monster keroco lainnya sebagai tameng untuk berlindung, mempunyai bentuk seperti labu dengan akar menjulang tinggi ke langit seperti kaki.
***
5 Jam kemudian,
Qin Chen menyelesaikan meditasinya, dan Qin Chun Yue menyelesaikan pelatihan mandirinya selama Qin Chen menyerap energi demon di dalam Dungeon Master.
"Chen Gege? Apa sudah selesai menyerap energi yang Chen Gege katakan? Bagaimana sekarang, apa kita akan melanjutkan masuk kedalam sana? Karena sedari tadi ada banyak suara monster yang meraung-raung di kedalaman Dungeon ini, itu sangat menakutkan."
"Tentu kita akan masuk kedalam, karena itulah tujuan utama kita masuk kedalam sini. Jika benar, maka didalam sana ada item atau harta yang bisa meningkatkan kekuatan seseorang, dan tentunya aku akan memberikannya padamu sebagai hadiah penyelesaian Dungeon Master."
Matanya bersinar seperti bintang-bintang, ia merasakan senang karena ada item seperti yang dikatakan Qin Chen. "Apa artinya, Meimei bisa bertambah kuat seperti Chen Gege sekarang."
"Mendekati."
"Wow! Ayo Chen Gege, Meimei akan semangat sekarang karena Meimei sudah mengisi penuh energi dan sudah berlatih selam Chen Gege bermeditasi sebelumnya."
Ia beranjak berdiri dan masuk lebih kedalam menuju ruangan bos.
Disekitarnya hanya ada kesunyian absolute yang diselimuti oleh kegelapan, tidak ada bayangan cahaya matahari ataupun suara yang meraung di lorong tersebut, hanya ada sebuah jarak pandang yang pendek.
Dimatanya hanya adalah kegelapan, sementara dimata Qin Chun Yue hanya ada item yang membuatnya bersemangat.
"Bocah, apa kau senang karena ada item seperti itu? Bahkan matamu tidak dapat menyembunyikan kebahagiaan itu, ada apa dengan item itu?"
"Chen Gege tidak tahu perasaan Meimei saat mendengar ada item hebat seperti itu, karena dengan itu Meimei bisa membantu Chen Gege kedepannya dan tidak mengganggu Chen Gege ataupun merepotkan Chen Gege lagi."
"Huh? Begitukah? Bagaimana kalau disana ada monster besar yang kuat?! Apa kau akan melawannya dan mendapatkan item tersebut, atau bersembunyi dibelakangku?"
__ADS_1
"Itu ... Meimei tidak tahu, kalau Meimei kuat melawan monster itu, Meimei akan lawan kalau tidak Meimei akan bersembunyi dibelakang Chen Gege, karena Chen Gege tidak akan mungkin membiarkan Meimei terluka-kan?"
Qin Chen mengerutkan keningnya, baru kali ini ada seseorang yang polos dan murni seperti gadis kecil, bocah naif sepertinya. Meski ia hendak meninggalkannya sebelumnya, namun karena ada hati iblis sehingga membuatnya memilih untuk membawanya.
"Baiklah, kau menang kali ini karena aku tidak akan membiarkanmu mati di tangan monster itu, karena kau masih berguna bagiku di masa depan nantinya."
"Hehehe!"
Qin Chun Yue tertawa bahagia karena perkataannya tidak dapat membuat Qin Chen menghindarinya. Bagaimanapun, hati iblis adalah bencana besar bagi para pembudidaya abadi di seluruh dunia, ketika mendapatkan hati iblis maka hidup mereka sudah berakhir dibawah penyesalan!
Ia tidak mau hal tersebut terjadi sebelum membalas dendam kepada dia (surga) yang membuatnya kehilangan segalanya termasuk istrinya yang sekarang berada di Divine Domain, Tanah Kekacauan!
Saat mengobrol dengannya sepanjang perjalanan, mereka tiba di ruangan besar yang mempunyai monster besar di dalamnya, dimana ia adalah bos Dungeon ini!
Matanya memancarkan pertanda musuh yang abadi, tidak akan membiarkan siapapun masuk kedalam menganggu kedamaian yang ia ciptakan didalam dungeon.
"Monster di ranah Formasi Jiwa (5) setidaknya dia terkuat yang pernah aku temui selama ini, meski ada keluarga kaisar. Kekuatan fisiknya setara dengan Formasi Jiwa (9) sehingga bisa dikatakan ia merupakan setengah sempurna mendekati ranah Kelahiran Jiwa."
"Apa dia kuat, Chen Gege?"
"Kalau Chen Gege membutuhkan bantuan Meimei, Meimei akan bantu sekuat mungkin untuk memenangkan pertarungan ini!"
Ia bersungguh-sungguh didalam matanya tidak ada keraguan sedikitpun, dan hanya meninggalkan keraguan dalan diri dibawah kakinya.
"Baguslah, aku akan memancingnya agar dia fokus pada satu orang. Sementara monster cecunguk lainnya dapat dibereskan sambil menyerang bos, kau arahkan serangan susulan di belakang bersembunyi-sembunyi di balik batu, mengerti."
Ia mengangguk kecil dan bersembunyi di balik batu besar di sampingnya, Qin Chen begegas kedepan mengarahkan perhatian seluruh monster padanya dengan menyerang monster-monster lainnya.
"Kesengsaraan Petir Demon!"
Jderr! Jderr! Jderr!
[Memproleh; 700 Exp + 7.000 Poin Sistem.]
__ADS_1
[Memproleh; 700 Exp + 7.000 Poin Sistem.]
[Memproleh; 700 Exp + 7.000 Poin Sistem.]
[Memproleh; 700 Exp + 7.000 Poin Sistem.]
[Memproleh; 700 Exp + 7.000 Poin Sistem.]
Beberapa monster berjatuhan menghadapi Petir Demon darinya, monster itu mengamati pergerakan Qin Chen sangat baik. Ia memerintah monster lainnya menyerang Qin Chen secara bergantian dengan tipe-tipe serangannya.
Qin Chen sedikit bingung dengan pemikiran monster dihadapan telah mencapai pikiran manusia yang dapat mengatur monster dibawahnya.
"Bukankah kau terlalu sombong monster? Menggunakan monster kecil seperti mereka untuk membunuhku?"
"Kiek!"
Suaranya seperti melodi kematian, akar-akar yang menjulang di langit bergerak mencoba mengikat Qin Chen dengan erat dan bisa dibunuh melalui serangan bawahannya.
Qin Chen melompat kebelakang menghindari serangan tersebut, dan tiba-tiba di samping mereka semua Qin Chun Yue mengarah jarinya ke arah mereka dengan molekul energi yang sangat padat.
"Serangan Peniadaan Surgawi!"
Seperti supersonik bergerak cepat mendorong monster-monster lainnya kesamping dan mengenai monster itu dengan keras menyebabkan lecet kecil di tubuhnya, ia menoleh kesamping dan cepat-cepat Qin Chun Yue bersembunyi di balik batu.
Qin Chen menjatuhkan Kesengsaraan Petir Demon lagi dan lagi membanjiri monster-monster disekitarnya.
Deringan sistem terus berbunyi, dan ia menghindari berbagai serangan monster-monster dihadapannya.
Ia berada di atas bebatuan besar melihat kebawah tinggal 3 monster kecil dan satu bos monster yang sudah bersiap sedari tadi menunggu pertarungan mereka berdua di dalam ruangan tersebut.
Qin Chen menyerang mereka bertiga dengan Kesengsaraan Petir Demon, dan meruntuhkan tempat yang mereka injak sehingga meminta mereka untuk mundur kebelakang menghindari kejepit batu.
Melihat bos monster yang tersisa, Qin Chen memberikan aba-aba untuk Qin Chun Yue menyerang terlebih dahulu dan di susul olehnya agar monster tersebut berfokus pada dirinya yang menyerang terakhir.
__ADS_1
....
*Bersambung ...