
Ranah Primordial (12)
Setelah menerima warisan dari pusat kekacauan alam semesta, ia memasuki kesengsaraan iblis yang ditakuti oleh ras iblis maupun dewa. Kesengsaraan ini mengandung niat membunuh yang besar, dan menjebak pembudidaya kedalam ilusi penyesalan.
Tanpa menerima kesengsaraan ini, apa yang disebut Dewa bukanlah Dewa, melainkan manusia dengan kekuatan Dewa. Dewa adalah ras yang telah menerima kesengsaraan ini dengan memurnikan pikiran mereka dan tidak meninggalkan penyesalan di duniawi.
[Peringatan!]
[Sistem akan memindahkan tubuh utama ketempat tanpa kehidupan.]
Sistem melakukan perpindahan ruang memindahkan tubuh utama Qin Chen ke tempat tanpa kehidupan. Dengan begitu, kesengsaraan iblis dapat ia lalui tanpa melibatkan orang-orang di kota.
Dalam waktu yang singkat, langit mulai mendung dan gemuruh menyebar di seluruh langit.
Disuatu tempat yang berada jauh dari kota, Qin Chen tengah melayang di langit dengan dirinya diselimuti kegelapan. Sementara kesadarannya berada di ruangan lain tengah memurnikan kekacauan pusat.
Tanpa mengatakan apapun, ia mengalami kesengsaraan!
Jderr! Jderr! Jderr!
Kesengsaraan pertama membakar puluhan mil hutan dengan ganas, ini adalah kesengsaraan surga yang mengandung panas melelahkan apapun yang ia sentuhnya, termasuk abadi di luar sana.
Hutan yang lebat rata dengan tanah gersang, begitu mengerikan sampai-sampai monster yang berada jauh mengalami syok berat mendengar guntur-guntur itu menghujani bumi.
Kesengsaraan kedua menyusulnya, dan menghujani tubuh Qin Chen tanpa hentinya. Ia yang mengalami ilusi tentang penyesalannya membuatnya terluka dan mengeluarkan seteguk darah dari mulutnya.
'Tidak! Aku tidak akan kalah di sini! Aku, aku memiliki sebuah janji yang harus di tepati!'
Boom! Boom! Boom!
Proyeksi pertahanan surgawi terbentuk melindungi dirinya dan kesengsaraan itu terus menghantamnya. Pertahanan itu mulai retak hingga pecah berkeping-keping disaat-saat kesengsaraan terakhir.
Kesengsaraan kedua adalah kesengsaraan Ilahi yang mengandung kekuatan besar atas penyesalan, karena penyesalan adalah kunci kegagalan bagi abadi yang hendak menjadi mahkluk Celestial!
Qin Chen terbangun dan melihat kesengsaraan ketiga mulai mendekatinya, ia langsung menarik pedangnya dan memotong langit dengan ayunannya.
Swoosh!
Tebasan Qin Chen membelah langit hingga terlihat di sebagian dunia, ini mengejutkan pembudidaya lain. Mereka mengira bahwa ada abadi yang hendak naik ke Heaven Domain dengan cara membelah langit seperti dalam legenda kuno.
__ADS_1
Kesengsaraan ketiga mengandung kebencian yang membuat siapapun yang mendapatkan kesengsaraan ini akan tidak terkendali karena dikendalikan oleh kebenciannya dan gagal naik ke ranah selanjutnya.
"Apa ini berakhir?"
Ia tidak melihat apapun di langit, karena telah kembali cerah, namun saat ia memutarkan kepalanya melihat kebawah, langit tiba-tiba kembali mendung dan hawa keberadaan, dan membunuhnya sebanding dengan surga!
Qin Chen menoleh ke langit dengan kecepatan tinggi, ia melihat kesengsaraan ini berbeda dengan kesengsaraan sebelumnya.
[Ding!]
[Tuan memicu kesengsaraan kuno yang memiliki keberadaan sama seperti alam semesta pertama kali diciptakan.]
Kesengsaraan Asal Muasal!
Bahkan True Immortal akan ketakutan mendekati kesengsaraan ini, karena kesengsaraan ini hanya muncul sekali dan itu pada saat pertama kali langit dan bumi diciptakan oleh God!
"Kesengsaraan ini ... " Keraguannya mulai muncul saat menghadapi kematian di depan matanya.
Jderr!
Satu kali kesengsaraan di lepaskan membuat Qin Chen menghantam tanah hingga berlubang besar, darah mengalir dari mana-mana. Tubuhnya terluka berat dan bahkan tidak dapat digerakkan untuk sekarang, namun ia akan mencapai puncak!
Ia bergerak dan mencoba berdiri dengan memaksakan dirinya. "Aku ... Aku tidak akan kalah disini, aku akan menyelesaikan ini dan melanjutkan perjalananku menuju tempat Istriku berada!"
"Pusat kekacauan, mengamuklah! Haaaaaaaaaa!"
Seperti raungan monster yang akan menghancurkan dunia ini, suara Qin Chen terdengar hingga ke langit-langit dan Heaven Domain.
Pusara kekacauan terbentuk di keningnya yang mengalir memenuhi tubuhnya, matanya bercahaya kemerahan melihat ke langit. Kesengsaraan Asal Muasal mulai turun menghantam Qin Chen, dan Qin Chen melompat ke atas mengayunkan pedangnya lagi.
Duarr! Duarr! Duarr!
Ratusan kilometer hancur berkeping-keping, serangan mereka berdua layaknya dua Mahkluk Celestial saling bertarung mengabaikan hukum dan aturan dunia.
Kesengsaraan terakhir turun kebawah, dan dengan tubuhnya ia menyerap kesengsaraan tersebut kedalam dirinya menahan rasa sakit yang tidak tertahankan, karena itu membakar dirinya dalam nyala api yang abadi.
"Arkrkkkkkk!" Teriaknya seperti raungan monster yang menggema di seluruh dunia mengejutkan orang-orang, banyak dari mereka keluar dari ruangan dan melihat ke langit.
Kesengsaraan berakhir, namun ada satu ranah primordial yang harus dilewati dan melengkapi semuanya. Dengan begitu, Foundation Establishment miliknya akan menjadi satu-satunya Fondasi yang kokoh dan tidak pernah goyah sedikitpun.
__ADS_1
Tubuh Qin Chen menyerap kesengsaraan asal muasal dan memurnikannya di dalam dirinya, pusat kekacauan mulai mereda dan mengembalikan semua keadaan menjadi keheningan absolute.
Brukk!
Qin Chen terjatuh kebawah dengan luka-luka yang ia dapatkan dari kesengsaraan.
[Ding!]
[Selamat tuan, karena berhasil melewati tiga kesengsaraan iblis, dan melewati kesengsaraan asal muasal.]
Disaat ia tidak bergerak, kesadarannya mulai memasuki ranah primordial (13) dimana ia akan mendapatkan pemahaman ilahi yang tidak pernah didapatkan oleh para dewa di dunia.
Ditahap ini tidak ada rasa sakit melainkan peningkatan, ia mengikuti alur dunia dan mendapatkan pemahaman ilahi yang belum pernah ia dapatkan di masa lalu, hal ini benar-benar baru baginya.
Selama beberapa jam berlalu, Qin Chen selesai dengan tiga ranah primordial.
Kesadarannya kembali ke dalam tubuh utama, dan Qin Chen secara perlahan-lahan membuka matanya melihat hutan yang telah lenyap digantikan dengan tanah yang hancur dan gersang dimana-mana.
"Apa aku berhasil?"
[Ding!]
[Selamat tuan, karena mendapatkan peningkatan besar-besaran kali ini, sistem sangat khawatir sampai-sampai panik membantu tuan.]
Qin Chen merentangkan tubuhnya melihat ke langit. "Hahaha ... Tadi itu benar-benar proses yang sangat gila, aku hampir merasakan kematian untuk kedua kalinya, untungnya aku memiliki sebuah tujuan yang membangunkanku dari keraguan itu."
[Tapi tuan, untuk sekarang lebih baik meninggalkan tempat ini, karena banyak orang-orang yang akan bergerak kesini mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi sebelumnya.]
"Kau benar, lebih baik bersembunyi di suatu tempat dan menyembuhkan luka-lukaku sebelum kembali ke kota Yezi."
Qin Chen mengangkat tubuhnya dan bergerak meninggalkan tempat tersebut karena sudah tidak aman lagi untuk ditempati berlama-lama disana.
Ia pergi ketempat yang jauh dari sana namun dekat dengan kota Yezi.
Itu berada di puncak gunung dimana terdapat gua kecil yang dapat Qin Chen gunakan sebagai tempat persembunyian dan memulihkan dirinya sampai benar-benar kembali sehat seperti sediakala.
Dibawah kekacauan yang ia buat sebelumnya, orang-orang bergerak mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Karena hal tersebut mengguncang Heaven Domain dan bahkan seluruh Domain dapat merasakan niat membunuhnya.
...
__ADS_1
*Bersambung ...