
Tidak ada rencana yang bisa menghentikannya saat dirinya berdiri diatas rencana itu sendiri, kepala keluarga Ao terdiam dalam bisu, ia ketakutan setengah mati tidak sanggup untuk berbicara maupun menggerakkan tubuhnya untuk bergerak.
Jika Qin Chen ingin melakukan hubungan terlarang dengannya, ia tidak akan memberontak melawan karena sudah tidak sanggup untuk menggerakkan seluruh tubuhnya, termasuk ia tidak dapat berpikir dengan tenang.
Seluruh Jiwa dan Raganya seolah telah tidak berfungsi dengan baik, seperti dikendalikan, dan bahkan tidak bisa untuk kembali ke kondisinya semula.
Qin Chen menyudahinya, ia lalu berbicara untuk terakhir kalinya. "Kepala keluarga Ao, kau sekarang adalah bidak keduaku untuk membuat momentum besar saat kekacauan internal di kekaisaran. Pada saat yang sama, aku akan masuk mengacaukan dunia ini dan membawanya kedalam kegelapan."
"Jadi, ingatlah baik-baik ancamanku sebelumnya, kau akan mati tapi tidak langsung ke neraka, melainkan siksaan antara hidup dan mati selamanya!"
Ia langsung meninggalkan tempat tersebut seperti ditelan kegelapan yang muncul di tempat lainnya.
***
Ia muncul di kegelapan ruang, di tempatnya tidak banyak orang-orang yang lewat, hanya beberapa orang yang memegang senjata setelah berburu di hutan. Qin Chen melangkah keluar dari sana, melihat sudut kota yang mempunyai kehidupan rata-rata kebawah.
Saat ia berjalan di kota, tangannya langsung dipegang oleh seorang anak kecil berusia kurang lebih 8 tahun yang melihatnya dengan perasaan sedih seolah-olah melihat seseorang yang sudah lama menghilang.
"Bocah, ada apa?"
"Chen Gege."
Ia langsung mengerutkan keningnya, mencoba tenang memikirkan sesuatu yang tidak seharusnya ada. Sesaat kemudian, ia menyadari bahwa ia sekarang berada di tubuh orang lain yang sudah mati, dan ia tidak tahu asal-usul atau keluarganya.
Sekarang secara mengejutkan, ia menemukan seorang bocah berusia 8 tahun memegang tangannya dan memanggilnya, Gege!
"Bocah, siapa kamu? Dimana kamu tinggal sekarang?" Tanya Qin Chen yang penasaran dengan keluarga bocah ini, dan tubuhnya yang sekarang ini.
Bagaimanapun, ia seorang Demon yang akan melawan Dewa dan Surga suatu hari nanti, membawa seorang bocah yang belum tentu ia bisa melindungi dirinya sendiri, bocah ini akan menjadi bebannya.
"Qin Chun Yue, dan Meimei tinggal disana menunggu Chen Gege kembali." Katanya sambil menunjuk kearah rumah kecil tidak layak huni sama sekali, bahkan melihat kondisinya yang sekarang sangat kurus.
__ADS_1
"Begitu, kemarilah dan ikuti aku." Ia melangkah meninggalkan tempat dimana Qin Chun Yue tinggal sebelumnya.
Ia memegang tangannya melihat Qin Chen seperti sudah berubah tidak seperti dulu, karena ia tidak tahu bahwa orang dihadapannya bukanlah Qin Chen.
Pertengahan jalan, Qin Chun Yue terjatuh karena begitu lemah, suara diperutnya terdengar namun tidak mengatakan apapun kalau ia sedang lapar, Qin Chen melihat itu langsung mengangkatnya.
"Kenapa kau tidak mengatakan bahwa kau sedang lapar?" Tanya Qin Chen.
"Chen Gege pasti tidak mempunyai uang, meimei tidak apa-apa karena ini sudah biasa kalau kelaparan. Meimei akan mencarinya dikedai meminta makanan sisa."
Qin Chen yang tidak mengetahui perasaan sekarang tidak dapat merespon, namun ia hanya mengetahui satu hal. Seorang bocah sepertinya seharusnya dirawat diberikan makan, dan tempat tinggal yang layak untuk menunjang kehidupannya.
Ia melompat ke langit mencari restoran dekat mereka, ada banyak orang-orang melihatnya seperti melihat musuh. Karena namanya sudah tersebar di kota Cao sebagai pemberontak keluarga kaisar.
***
Restoran Cai,
Didalam restoran, semua orang melihat anak kumuh dibawa oleh seorang pemuda. Bagi mereka, pemandangan ini menganggu mereka saat sedang makan dan membuat mood mereka menghilang melihat bocah kumuh masuk ke restoran.
Ia memberikan cincin ruang yang berisikan mata uang dunia ini sebagai pembayaran menyewa seluruh ruangan tersebut yang didalamnya berisikan 50.000 Batu Spiritual.
Melihat ada banyak Batu Spiritual, ia langsung menepuk tangannya memanggil pelayan lainnya menyiapkan seluruh pesanan yang telah diminta oleh Qin Chen.
"Chen Gege, kenapa kita ketempat ini, Chen Gege tidak punya uang untuk makan disini, disini sangat mahal. Ayo kita keluar dan makan diluar saja Chen Gege."
Ia mencoba menarik Qin Chen untuk keluar dari sana, begitu polosnya sampai-sampai ia terlihat seperti bocah naif yang unik. Qin Chen mengangkatnya dan menurunkannya ketempat duduknya menunggu pesanan yang ia pesan sebelumnya datang.
"Jangan melawan, duduk dan tunggu sampai makanan tiba ke sini."
Setelah beberapa menit, makanan yang ia pesan datang semuanya. Terletak di atas meja dipenuhi makanan enak yang membuat Qin Chun Yue melihat semuanya dengan terdiam, karena tidak mungkin ia makan karena tidak mempunyai uang.
__ADS_1
"Makanlah, habiskan semuanya ... Jangan khawatirkan dengan uang, aku sudah membayar semuanya."
"Tapi ... "
Qin Chen langsung memasukkan daging kedalam mulutnya, dan mengetuk kepalanya satu kali agar tidak melawan. "Sudah, habiskan semuanya dan nikmati makanan ini agar kau bisa berjalan."
"Umm ... "
Ia mengangguk beberapa kali, lalu menikmati daging dan makanan lainnya. Qin Chen hanya duduk diam dengan memejamkan matanya, ia melihat semua bayang-bayang keluarga bocah itu yang sudah tidak ada dan hanya dengan adik kecilnya bertahan hidup.
Namun bencana itu memisahkan mereka, bocah ini di bunuh dan di buang ke kota kecil. Sementara adiknya, ia hidup gelandang di kota besar ini memakan makanan sisa di kedai-kedai yang buka.
Setelah mendapatkan semua pengelihatan sebelumnya, ia kembali membuka matanya melihat Qin Chun Yue yang memakan makanan tersebut dengan lahap, dan ia memberikan Qin Chen sedaging.
"Chen Gege, ayo makan juga, karena Chen Gege belum makan satupun."
Qin Chen mengambilnya, daging tersebut dan memakannya. Orang-orang disekitarnya melihat mereka dengan mood buruk, karena terganggu dan membuat mood makan mereka menghilang.
Ia mengabaikan mereka, dan menikmati makanan tersebut bersama.
Setelah selesai makan disana, ia melihat Qin Chun Yue yang kekenyangan. "Bagaimana, apa kau sudah kenyang bocah?"
"Hmm ... Tapi Chen Gege, bagaimana cara membayarnya? Meimei tidak keberatan untuk mencuci piring dibelakang, karena Meimei dan Chen Gege tidak mempunyai uang."
"Tidak perlu, ayo sekarang kau harus membeli pakaian untuk mengganti pakaian yang sudah kumal milikmu. Jangan melawan apa yang aku katakan, karena itu bisa menjadi karma, kau paham."
"Baik ... "
Qin Chun Yue memegang tangannya dan ikut keluar dari sana untuk membeli pakaian yang sudah kumal miliknya. Mereka berjalan di kota mencari tempat pakaian berada, karena Qin Chen tidak pernah kesan sama sekali meski sudah hidup ratusan tahun di kehidupan sebelumnya.
Sampai mereka berdua tiba di toko pakaian Reui!
__ADS_1
...
*Bersambung ...