Ultimate Demon System

Ultimate Demon System
Chapter 45 : Kota Besar


__ADS_3

Slash! Slash! Slash!


Setiap anak panahnya membawa momentum besar menekan segerombolan serigala salju, dibawah matanya menemukan keberadaan serigala bersembunyi diantara bebatuan dibelakang.


Puluhan anak panah dilepaskan ke langit dalam satu waktu menghujani serigala salju, Qin Chen terpukau dengan perkembangan Qin Chun Yue benar seorang monster mengerikan dengan bakat ilahi.


Pria tua itu tidak dapat berkata-kata, di depannya seorang bocah dengan mudahnya melumpuhkan serigala salju dengan anak panah yang dimanifestasikan dalam bentuk energi langit menjadi sebuah anak panah ilahi menembus tubuh.


'Perkembangan bocah ini luar biasa, dalam beberapa hari dia sudah menguasai sepenuhnya pengajaran yang aku berikan kepadanya.'


'Jika itu sepuluh ribu tahun yang lalu, aku bisa memastikan bahwa dia akan menjadi Saint Dunia yang mengguncang surga dengan kekuatannya. Walaupun begitu, kekuatannya tidak akan sanggup mencapai titik dimana keberadaan tertinggi di dunia.'


[Gunung ini mempunyai beberapa misteri dunia, walaupun di pecahkan sekarang tidak akan membuat tuan meningkat, karena itu tuan abaikan saja karena tidak terlalu penting.]


'Benar, terpenting sekarang adalah mendapatkan harta di kompetisi di kekaisaran, karena katanya harta tersebut menyangkut tentangku di masa lalu.'


Qin Chun Yue membuat ribuan panah di langit menembus tubuh monster, Qin Chen tersenyum puas melihatnya. Karena sewaktu sudah besar, Qin Chun Yue dapat menjadi gadis yang hebat di dunia.


Ledakan-ledakan besar membuat sekumpulan salju berjatuhan membuat bola-bola kecil yang membesar sangat cepat.


"Pria tua, tarik kereta ini menjauh dari tempat ini sekarang!"


"Baik tuan!"


Qin Chun Yue langsung duduk di samping Qin Chen karena ia membuat keributan disana. Dengan lembut mengusap-usap kepalanya ke lengan Qin Chen karena meminta maaf membuat keributan besar dan membuat salju berjatuhan.


"Lupakanlah, kau sudah hebat sekarang dibandingkan sebelumnya begitu polos." Ucap Qin Chen.


"Chen Gege tidak marah? Meimei hanya memanah mereka lalu tiba-tiba salju di atas sana longsor kebawah membuat bongkahan es besar menggelinding." Balasnya.


Qin Chen mengangguk, karena itu semu bukan kesalahannya melainkan posisi dan tempatnya berada di bawah gunung es yang bisa saja runtuh kapapun mereka tidak berwaspada terhadap serangan sendiri.

__ADS_1


***


Kota besar—


Karapan yang datang bersama Qin Chen berada beberapa ratus meter sebelum memasuki kota besar. Mereka semua menganti pakaian untuk mempermudah masuk dengan memperlihatkan karapan dagang dari berbagai kota, Qin Chen mengganti wajahnya dengan harta yang ia dapatkan di tanah kuno.


"Tuan muda, kita sudah sampai di kota besar tempat kekaisaran berada. Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya akan membawa anda masuk kedalam sebagai anggota karapan dengan begitu anda bisa masuk tanpa mengkhawatirkan tentang peraturan yang di tetapkan."


"Baguslah, ngomong-ngomong apa kau tahu dimana letak penginapan di kota ini?"


"Kalau tidak salah, setelah masuk gerbang kota tuan muda hanya perlu mengikuti jalan utama hingga bertemu simpang. Tepat di simpang tersebut akan ada penginapan bulan, tuan bisa menginap disana."


"Itu sudah cukup, terimakasih atas tumpangannya."


"Sama-sama tuan muda."


Mereka semua menggunakan karapan mengantri di depan gerbang besar mengikuti prosedur yang di terapkan. Qin Chen dengan wajah barunya, ia menyembunyikan wajah Qin Chun Yue dengan begitu mereka tidak akan ketahuan saat berada di dalam menggunakan wajah baru.


Sewaktu di dalam, ia mengamati setiap sudut bangunan terdapat orang-orang yang memata-matainya karena kehadirannya mencurigakan.


Qin Chen masuk kedalam penginapan setelah berpisah dengan karapan.


Didalam ruangan, Qin Chun Yue memakan camilan manisan menunggu Qin Chen yang tengah bermeditasi sekarang.


Setelah bermeditasi, ia melihat ke arah Qin Chun Yue yang menunggu hadiah yang Qin Chen katakan sebelumnya. Qin Chen mengeluarkan Api Surgawi di tangannya, ini membuatnya bahagia.


"Kemarilah bocah, aku akan memberikan api yang aku hadiahkan sebelumnya. Namun, kau harus menetapkan fondasi kuat untuk menundukkannya dan mengendalikannya, apa kau mengerti."


"Apa itu seperti menenangkan amarah, Chen Gege?"


"Benar, api ini tengah marah dan kau harus menenangkannya dan berteman dengannya. Setelah dia mau berteman, kau dapat mengendalikannya dan menggunakannya sesukamu."

__ADS_1


Qin Chun Yue mengangguk, ia lalu bermeditasi dibantu Qin Chen untuk mentransfer api surgawi ditangannya ke tubuh Qin Chun Yue untuk masa depannya agar bisa menyuling Pil ataupun mengendalikan api.


Tiba-tiba nyala api membakar tubuhnya membuat ia menahan rasa sakit.


Dengan tetap teguh, ia menenangkan nyala api yang marah dengan caranya sendiri. Tanpa Qin Chen membantunya, ia dapat menekan api tersebut karena tubuhnya yang unik bisa Qin Chen gunakan sewaktu sudah besar nantinya membantunya untuk sesuatu.


Qin Chen berada di samping kaca yang dapat melihat keluar ruangan. "Keadaan kekaisaran tampak tenang, seperti acara ini membuat eksistensi kekaisaran semakin kuat. Ada banyak pembudidaya ranah Body Forging, Formasi Jiwa dan Kelahiran Jiwa berada di tempat ini."


Ia mengamati kekaisaran yang berada cukup jauh dari tempatnya, mungkin membutuhkan dua hari untuk sampai disana dengan berjalan kaki karena letaknya berada di antara gunung yang dimana istananya mengambang di tengah-tengah lembah.


"Istana kekaisaran berada di atas lembah gunung naga. Kalau tidak salah tempat ini, bukankah istana Kaisar Demon di masa lalu, itu artinya monster kuno naga kekacauan apa ada di dalam sana?" Gumamnya.


Istana tersebut sama seperti istana Kaisar Demon dimana ada monster kuno naga kekacauan yang merupakan pertahanan terakhir untuk istana.


Jika naga itu tidak muncul, itu artinya naga yang dibicarakan tidak berada di sana, dan Qin Chen tidak dapat menggunakan kekuatannya untuk membantunya di masa depan karena kemungkinan besar naga itu mati sama seperti Kaisar Demon.


"Setelah bocah ini selesai menenangkan api surgawi, aku akan mengecek kondisi naga kekacauan apa dia masih ada atau tidaknya. Jika masih ada, aku dapat mengendalikan kekuatan formasi di istana untuk memulai kekacauan setelah kompetisi yang akan di adakan." Gumamnya.


Qin Chen duduk mengamati perkembangan Qin Chun Yue yang mulai menenangkan api surgawi.


Sambil menunggu, ia menyerap energi langit dan bumi di sekitarnya. Dengan begitu, ia dapat menembus tingkat selanjutnya dengan cukup cepat dibantu dengan peningkatan leveling yang ada di Sistemnya.


Ia menggunakan harta yang ia dapatkan di tanah kuno sebelumnya, dimana harta tersebut menyimpan kandungan energi padat yang murni bisa ia gunakan termasuk, ia meletakan beberapa harta pendukung ke samping Qin Chun Yue untuk membantunya.


Mereka berdua bersama meningkatkan kekuatan masing-masing.


Waktu berputar begitu cepat, orang-orang yang berada di gedung-gedung meninggalkan tempat mereka karena tidak menemukan hal yang mencurigakan selain mereka berdua yang berada di ruangan tengah bermeditasi dengan masing-masing caranya.


Qin Chen mengabaikannya karena masih siang hari membuatnya akan mencolok dan sulit untuk bergerak kedepannya, berbeda sewaktu malam karena ia bisa menggunakan Shadow Body membunuhnya.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2