WAJAH KU TAK SECANTIK HATI KU

WAJAH KU TAK SECANTIK HATI KU
EPS 18


__ADS_3

Hidupku pun sudah lengkap dalam menjalin semua keadaan. Dimana aku mendapatkan seorang putri dan juga putra yang mungil untuk kurawat dan kubesarkan dalam kasih sayang ku yang seutuhnya hanya untuk mereka.


Aku mengikhlaskan apapun yang memang tuhan jalankan kepada ku, Meski tanpa ada suami dan ayah kedua buah hatiku tapi aku  bersyukur allah masih memberi nikmat untuk memiliki keturunan yang sempurnah untuk ku besarkan.


.


5 TAHUN KEMUDIAN


Nuna pun sekarang sudah memasuki bangku sekolah dasar dan adiknya memasuki playgroup untuk memberikan ilmu  bersosialisasi tentang manusia dan sekitarnya. Memang nuna lebih sering diluar rumah dan lebih memiliki kegiatan yang full.


Tapi adiknya yang memiliki sifat posesif tingkat tinggi tidak pernah mau absen untuk bertemu dengan nuna nya meskipun itu hanya mengantar makan siang nya. Mulai kecil adiknya itupun sudah menunjukkan kepemilikan terhadap nuna nya karena dia berfikir bahwa nunanya adalah milikinya dan tidak boleh tersentuh oleh siapa pun kecuali keluarga yang bener bener di kenal dan tinggal bersama.


.


"Ketika adek berumur 2 tahun dia sudah posesif nya untuk nunanya, Contohnya ketika nunanya duduk dengan anak uncle nya saja dia uda nangis dan minta nunanya untuk tetap disampingnya. Dan mengelus surai rambut ikalnya. adek bagaikan perangko dengan nunanya, Dia selalu minta tidur dengan nunanya,makan pun harus bersama nunanya dan bermain pun nunanya harus memperhatikan dia lebih ekstra jika tidak dia akan menangis dan tak akan berhenti ketika nunanya mengeluarkan kata kata ajaib yang membuat dia langsung diam dan tenang."


.


Aku pun tetap mengenalkan sosok daddy mereka agar tidak membenci daddy dan keluarga daddy nya. tapi karena nuna hampir sama memiliki sifat yang keras dan sedikit kaku berwatak. Dia bahkan enggan untuk menerima semua alasan agar tetap mau menerima daddy nya dia tetap memandang daddy nya salah dan tidak peduli kepada bunnda dan adeknya.


.


"Ketika dia pulang dari sekolah dia sempat mampir kerumah temennya yang orang tunya bekerja dengan seorang pevisnis yang kaya raya, yang tanpa dia sadari bahwa pembisnis itu adalah daddy nya. Hingga ketika kerumah temannya dia mengetuk rumah itu dan akan menjenguk temannya karena sakit. ketika di bukakan pintu keluarlah seorang anak laki laki dengan senyum menyapa nuna".


"Siapa ya....?" Dengan tersnyum kepada nuna.


"Aku ingin mencari sekar ada...?"


Nuna menjawab dengan senyum juga.


"O..,  sekar anaknya bi inah ya...?"

__ADS_1


Dengan dia membukakan pintu dengan lebar. Dan mempersilahkan nuna untuk masuk kedalam.


"Iya betul aku mau menjenguk nya karena dia tidak sekolah uda 2 hari"


Nuna sambil mengikuti anak laki laki itu untuk menuju rumah belakang yang dihuni oleh keluarga kecil dari sekar.


"Itu rumahnya .... aku antar kamu kesana "


Dan dia manggandeng tangan mungil nuna.


"Bi inah..... ini ada temennya sekar mau jengukin sekar yang lagi sakit."


Bi inah pun keluar dengan tergopoh gopoh dan langsung membukakan pintu untuk tuan muda kecilnya.


"Iya den .... owalah nuna... masuk yuk non jangan di pintu"


.


.


"Nuna ... ayo masuk,!!! bunda tinggal adek sendiri di mobil nak..."


Dan nuna berlari kearahku bersamaan dengan pandanganku yang bertemu dengan seorang pria matang yang menatap kaget kearahku. Dan tanpa kami sadari laki laki tersebut melangkahakan kakinya yang sedikit berlari untuk menuju ke arah kami. Karena memang kurang jelas terlihat karena terhalang oleh sinar matahari laki laki ini langsung memeluk ku dan mencium puncak kepalaku beberapa kali.


***. ***


Dan aku pun kaget dan langsung mendorong dia agar lebih menjauh dari jangkauan ku. Dengan emosi akupun langsung membuka kaca mata dan akan memarahi dia.


"Anda jangan kurang aja...r yaa"


"Akhirnya aku menemukanmu senja.."

__ADS_1


DEG ... DEG ... DEG ...


"Kamu.... ayo nuna kita masuk kasihan boy uda nunggu nuna didalam"


Nuna malah berdiri didepan lelaki itu dan langsung mengenali laki laki itu sebagai figur daddy dia dan adek.


"Anda daddy ku kan, Tuan saya mohon jangan ganggu lagi bunda dan adek. Jangan ambil mereka dariku karena mereka adalah hidup nuna. Nuna rela menukar semua mainan dan fasilitas nuna asalkan nuna selalu dengan bunda dan adek. Tuan aku dan adek tidak membutuhkan daddy lagi, Dan aku juga adek sudah sadar akan ikhlas untuk menerima untuk tidak memilki ayah. Meskipun aku dan adek jadi olok olokan teman tapi aku akan pasang badan untuk adekku dan bunda aku gak akan melepaskan orang yang sudah menyakiti 2 orang yang paling berharga bagiku"


Lalu nuna meraih tanganku dan menyuruh masuk ke dalam mobil ku serta laki laki itu diam mematung serta berlinang air mata. ketika nuna membuka kaca mobil dia berkata kembali ke laki laki tersebut untuk mengenalkan adeknya.


.


"Dia adalah anak anda tuan, Dan juga adekku. Dia mirip sekali dengan anda terutama warna mata dan kulit ciri khas orang luar. Tetapi anda harus ingat tuan dia tidak sama hati dan fikiranya bukan seperti anda."


Dan aku pun langsung menjalankan mobilku dengan cepat dan tanpa melihat lagi laki laki yang telah menggoreskan luka yang begitu dalam di hidupku terutama kisah cinta dan materi sosial dalam kasta manusia.


.


.


.


.


JANGAN LUPA BERI AKU LIKE


JANGAN LUPA KOMENTAR


JANGAN LUPA SUBSCRIBE


JANGAN LUPA BERI AKU GIVE UP

__ADS_1


__ADS_2