
"Sekarang dady uda disini dan dady akan melindungi kalian dari apapun dan hal apa pun yang membuat kalian bahaya, meskipun ada nenek jahat nantinya dady akan tetap bersama kalian. Jadi beri dady kesempatan untuk melindungi dan menemani kalian untuk selamanya boleh?, nuna mengijinkan? "
^^^"Hemmmm..., oke nuna akan memberi kesempatan untuk om untuk menjaga kami, nuna boleh memanggil om dengan kata dady? "^^^
"Tentu my girls.... 😘😘😘"
Aku pun memeluk anak perempuan ku yang sungguh di atas nalar, dengan pola pikir seperti orang tua dan sekarang yang sedang bermanja di atas pangkuan ku.
Aku pun mendengar dari arah belakangku pintu rolling door dapur terbuka yang menampakkan ratu di hidupku dan Pangeran tampan ku sedang menuju ke arahku serta meminta aku untuk menggendong nya.
"Oh... my boy, mau duduk sama daddy dan nuna.. ?"
Boy langsung mau dan duduk dipangkuan ku sedangkan nuna, berada di sebelah ku dan menggenggam tangan my boy. Aku bahagia masih bisa merasakan momen ini untuk aku miliki meskipun aku sudah banyak melukis luka untuk mereka.
^^^"Dady....? apa dady bahagia bersama kami, aku, nuna, dan mommy..? "^^^
"Tentu sayang dady bahagia bersama my boy, my Girl, and your mom."
^^^"Apa dady akan meninggalkan aku sendiri seperti dulu? , kenapa nenek tidak memperbolehkan aku dan nuna menemui mu dad...?, apa aku dan nuna bukan anak dady,..? apa aku seperti yang di katakan oleh teman teman ku, aku anak haram dady...? "^^^
DEG..... ....
Tes...
__ADS_1
tes...
tes...
Air mataku mengalir secara perlahan dari mataku.
Apa aku sungguh keterlaluan untuk mereka, bahkan anak anak ku diperlakukan seperti itu. Dosaku tidak dapat di ampuni Tuhan, tapi aku mohon beri aku kesempatan untuk melakukan hal yang baik untuk mereka.
"Tidak my boy, kamu adalah hal yang baik dan sungguh berharga bagi dady, kamu matahari dady, dan nuna adalah bintang terang untuk dady jadi kalian adalah hal yang berharga bagi dady"
Pov senja
Apa yang membuat dunia ku berwarna ini, sedih dan redup akan cahaya mereka. Aku ingin berkumpul juga di sana, tapi aku melihat anak anak ku seperti mengungkapkan apa yang mereka alami tanpa dady nya. Dan dady pun sangat merasakan sakit terlebih anak anak nya diperlakukan seperti itu.
"Apa sudah curhat dengan dady?, mommy sudah selesai membuat sarapan pagi loh, yuk sekarang kita sarapan pagi, karena nuna dan baby boy masih ada kelas pagi hari ini dengan miss ana."
Serempak mereka menjawab dengan ceria meskipun diawali dengan tangisan dan protes dari mereka kepada dady nya. Dan berujung dady mereka bangun pagi serta menenangkan dengan sabar dan ikut menangis juga.
Anak anak bahagia hari pertama diantar oleh daddy mereka. Aku yang sedang asyik membersihkan alat dapurku untuk membuat puding dan cemilan kecil untuk santai sore keluarga ku, ada sebuah tangan melingkar di perutku dan sebuah dagu yang ditumbuhi oleh bulu bulu halus menempel di pundak ku yang hanya menggunakan baju terusan navy tanpa lengan.
..."Apa anak anak nakal tadi berangkat ke sekolah? "...
Dan daddy hanya menggelengkan kepalanya untuk menjawab pertanyaan ku, serta memberikan bonus kecupan basah dipundak ku.
__ADS_1
..."Daddy jangan nakal, aku masih belum membersihkan dapur dan menyiapkan cemilan kita loh"...
Daddy hanya terus mencium dan mulai nakal menelusuri leherku, padahal disana masih banyak bekas tanda cinta yang diberikan kepadaku tadi malam. Aku hanya bisa menahan sesa*** di area pundan turun hingga ke lungan dan menggigit lipatan ketiak. Dimana itu adalah area sensitif ku untuk sentuhan.
..."Emmm.... daddy aku mohon hentikan aku gak kuat, kaki ku lemas, ahhh..... daddy hentikan"...
"Kenapa aku harus berhenti jika kamu adalah istriku dan tempat ku untuk pulang, sayang aku uda gak bisa menahan please....?"
.
.
.
.
.
.
JANGAN LUPA LIKE
JANGAN LUPA KOMENTAR
__ADS_1
JANGAN LUPA SUBSCRIBE
JANGAN LUPA GIVE UP NEW EPISODE