Wanita Amnesia Pengganti Ibu Anakku

Wanita Amnesia Pengganti Ibu Anakku
Pulang tamasya


__ADS_3

Malam ini hari terakhir mereka bertamsya dan besok siang mereka harus pulang. Hal itu membuat princes yang masih keasikan berlibur merasa sangat sedih. “ sayang jangan sedih dong, nanti kita jalan-jalan lagi” ucap miranda membujuk princes, princes masih diam dalam pelukan miranda, “ ayo dong sayang jangan ngambek lagi, ayo senyum” ucap miranda, sean yang melihat tingkah ibu dan anak itu cuman geleng-geleng kepala, tidak biasanya princes bersikap manja seperti itu apalagi saat bersama sean, tetapi semenjak ada miranda dikeluarga itu princes yang awalnya pendiam sudah banyak berubah dan semakin menempel saja pada miranda pikir sean.


Karna kelelahan miranda dan princes sudah tertidur dikamar, sean seperti biasa masih menikmati pemandangan malam di beranda kamar sambil merokok dan sekali-kali memandangi miranda dan princes yang sedang tertidur lelap itu.

__ADS_1


Saat dirumah aktivitas mereka seperti biasa, hari ini sean akan mengajak keluarga kecilnya itu kepemandian air panas, itung-itung untuk membujuk putri kecilnya yang masih merajuk pikir sean, sean mulai semangat melakukan pekerjaannya, setelah sore mereka sudah dipemandian air panas, miranda masih sibuk memperhatikan princes yang sedang memainkan kakinya di dalam kolam, tiba-tiba sean datang dengan bertelanjang dada dan hanya memakai handuk, miranda yang melihat itu langsung tersipu malu, sean yang menyadari tingka malu-malu miranda, perlahan mendekat dan masuk kedalam pemandian, dan duduk tepat disamping miranda, tangan nakalnya mulai memeluk pinggang miranda didalam air itu, miranda langsung terkejut oleh tingakah sean, walaupun mereka cuman bertiga saja didalam sana, tapi miranda masih sedikit canggung dengan keintiman seperti itu, untuk menghalangi ke canggungan miranda langsung ingin pindah lebih mendekat keputrinya itu, tapi lagi-lagi tangan sean masih memeluk pinggang ramping miranda, pegangannya semakin kuat, sean mendekati telinga miranda sambil berbisik “jangan bergerak nanti kamu akan membangunkanya” sambil menunjuk kearah junior sean, miranda yang menyadari itu langsung mencubit perut sixpeck sean, sambil memasang wajah jutek, “ aku serius, coba kau rasakan” ucap sean sambil menarik tangan miranda agar mengarah kejuniornya, miranda langsung berdiri dan menggendong princes kedalam, “ mesum” ucap miranda kesal. Sean hanya tertawa terbahak-bahak, ia sengajah mengajah ingin menjaili miranda yang tampak menggemaskan karna tingak malu-malunya barusan, miranda memang masih malu walaupun sudah sering melihat tubuh sean, walaupin mereka juga sudah beberapa kali berhubungan badan, miranda masih saja canggung dan malu.


Miranda sudah berada di caffe pemandian air panas sambil memakan dissert disana, sambil menyuapi princes, sambil sekali-kali melirik kearah pintu masuk, menunggu lelaki tampaan yanh tidak lain ada sean suaminya, tapi sampai mereka sudah makan pun sean tidak tampak disana, akhirnya miranda menitipkan princes kepengasuhnya, miranda masuk lagi keruangan pemandi tadi, dilihatnya sean masih berendam sambil tertidur, perlahan miranda mendekati sean, sambil membelai rambut sean, sean masih tertidur pulas, digerakannya tanga sean, “ mas bangun” ucap miranda pelan, sean yang merasa ada yang mengerak-gerakkan tangannya pun terbangun, “wohhh” ucapnya khas orang bangun tidur, miranda yang melihat itupun hanya tersenyum manis, sean melihat kearah miranda, ternyata wanita itu sudah berganti pakaian, dilihatnya wajah cantik miranda yang tersenyum manis kearahnya, sean langsung berdiri dan melangka kearah miranda, “ ayo ” ucap sean menarik tangan miranda, sean menarik tangan miranda ikut keruang ganti, sesampai diruang ganti sean langsung mendorong tubuh miranda kedinding perlahan wajah sean mendekat kewajah miranda satun kecupan berhasi mendarat di kening miranda, miranda masih terdiam ditempat sambil menutup mata, ketika membuka mata dilihatnya sean sudah hampir selesai berganti pakaian, yaaa ampun apa yang aku pikirkan ucap miranda didalam hati, sean yang sudah berganti pakaian, menarik tangan miranda untuk pulang kerumah.

__ADS_1


Miranda sudah berada didepan ruang keja sean sambil membawakan teh, perlahan diketuknya pintu itu, tapi sudah 3x diketuk pintu belum jug terdengar suara sean didalam sana. Miranda langsung membuka pintu itu, dilihatnya sean yang tertidur dengan labtop yang masih menyala, “ mas bangun tidur dikamar” ucap miranda, sean langsung terbangun dan menarik tangan miranda sampai ia terduduk dipangkuan sean, sean langsung menarik bibir miranda kearahnya sean yang dari tadi menahan nafsunya pun sudah tidak tahan lagi untuk menuntaskan hasrat nya yang terpendam itu, tangan sean semakin nakal masuk dibawah piama tidur miranda sambil meraba - raba kaki panjang miranda, miranda akhirnya ikut dalam permainan sean tanganya mulai bergelantungan di bahu sean, sean mulai menciumi setiap inci mulai dari kepala, kening, mara, pipi, hidung, bibir, leher, sambil membuka baju piyama miranda, ya hari ini sepertnya miranda salah memakai baju, bisanya ia hanya memakai baju tidur dengan lengan panjang, tetapi hari ini ia memakai linjerli yang lumayan menggoda iman sean, linjerli merah merona itu sudah terlepas entah kemana, sean perlahan berbisik ditelinga miranda “ buka baju ku” miranda hanya mengikuti ke perinta sean tampa menolak, sean yanh mulai memperhatikan wajah mali-malu miranda hanya tersenyum, satu persatu baju sean sudah terbuka, saat bajunya sudah terbuka, lalu miranda tiba-tiba memeluk tubuh sean, “ aku malu” ucap miranda sambil menyembunyikan wajahnya di dada sean, sean semakin gemas dengan tingkah laku miranda yang semakin imut itu, “‘kamu sangay menggemaskan” ucap sean sambil memeluk balik miranda, sean yang menyadari miranda masih malu-malu padahal mereka sudah sering melakukan itu, langsung mengangkat tubuh miranda sambil memakaikan pakaiannya kembali, lalu sean membompong tubuh miranda keluar dari ruang kerja menuju kamar mereka, miranda yang masih malu-malu masih saja menyembunyikan wajahnya didada sean, sean yah sudah sampai dikamar langsung merebahkan tubuh miranda dikasur empuk itu, lalu menyelimuti tubuh miranda dengan selimut, lalu diciumnya kening miranda mesra,” tidurlah” hari sudah malam, miranda hanya menganggukkan kepala, sean masuk kekamar mandi, setelah mandi dilihatnya miranda belum tidur, lalu ia naik kekasur lalu memeluk miranda dalam dekapannya” tidurlah sayang” ucap sean pelan, miranda akhirnya bisa tertidur pulas didalam dekapan sean begitu juga sebaliknya, mereka seperti perangko bila tidak saling menempel akan saling gelisa dan akan saling nyaman bila selalu berdampingan


Sampai disini dulu yaaa guyssss

__ADS_1


jangan lupa nantikan episode berikutnyaaaa, dan jangan lupa comen dan like dan tambah ke favorit yaaa, sebanyak-banyaknya biar writer tetap semangat nulisnya❤️‍🔥❤️💜


__ADS_2