Wanita Amnesia Pengganti Ibu Anakku

Wanita Amnesia Pengganti Ibu Anakku
Kelurga kecil


__ADS_3

“ sayang mami sudah mendapatkan telpon dari Tk bsk kita akan tamasya, ayo cepat bangun sayang kita peegi perlengkapan untuk besok yuuukkk, ucap miranda yang sedang berusaha membangunkan putri mungilnya itu, “ bentar lagi mami pleaseee” ucap princess sambil memeluk gulingnya lebih erat, tapi akal miranda tidak sampai disitu saja, “ ohhh baiklah mami akan pergo sendiri saja, sambil makan es krim coklat, wahhh pasti enak banger” ucap miranda sambil bejalan kearah pintu.


Peinces langsung terbangun, apa coklat, es krim coklat, langsung pikirannya dipenuhi olah cemilin mengoda itu, “ ahhh princes mau” ucap gadis mungil itu, langsung gadis itu berdiri diatas tempat tidur, sambil meloncat-loncat kesana kemari. “ sayang jangan loncat-loncat nanti jatuh” ucap miranda langsung berlari memdekat kearah princes, “ iya mami” ucap princes patuh, lalu ia langsung digendong miranda kearah kamar mandi.


Setelah beberapa jam kemudian, princes sudah berganti baju, rambut ikel nya dibiarkan teturai, sehingga menambah kesan cantik dan imut, “ ahhh cantiknya anak mami” ucap miranda sambil menciumi wajah princess. “ iya dong anak mami emang cantik” ucap princesss, mereka sambil saling mencium dan bergelut diatas tempat tidur.

__ADS_1


Sementar sean sudah menunggu mereka di ruang makan, “ dedi lihat incess cantik nggak” ucap princes sambil berputar-putar menunjukan gaun yang ia pakai, “ iya anak dedi emang paling cantik” ucap sean sambil menggendong princes, mami mau “makan roti coklat” ucap princes, “ okeee sayangg” ucap miranda sambil memaikan matanya, “ mas mau makan apa” ucap miranda, “aku mau nasi goreng aja” ucap sean. Mereka sudah selesai sarapan, sean yang hari ini tidak bekerja langsung mau naik keatas, tatapi dicegah oleh miranda, “ mas tunggu sebentar” ucap miranda, “ kenapa” ucap sean, “‘aku mau ijin ke mall sama princes, mau beli keperluan untuk tamasya besok, boleh yaa” ucap miranda belum sempat sean berbicara, “ mas tenang aja nanti kita diantar sopir jadi nggak bakal ganggu jam istirahat mas kok” ucap miranda, sean langsung berpikir sejenak, ini kesempatan bagus pikirnya, bisa bersama miranda keluar bersama-sama kerena memang jarang mereka keluar bersama. “ oke boleh tapi mas ikut bareng kalian ” ucap sean sambil naik keatas untuk berganti baju, miranda tampak kebingungan oleh tingkah sean.


Akhirnya sean sudah turun dengan pakaian casual, ia masih terlihat seperti anak muda sangat tampan pikir miranda, “ ayo kita pergi, sambil menarik tangan miranda yang sedang menggendong princes, “ mas kayak nya princes tinggal aja deh, ia tertidur nungguin mas kelamaan” ucap miranda, sean langsung melihat kearah putri kecilnya itu, yang sedang tertidur nyenyak digendongan miranda, ini sungguh momen yang bagus ucap sean dalam hati, akhirnya bisa pergi berduan sambil tersenyum licik.


“ ya udah kalau begitu” ucap sean, miranda langsung meletakkan putri kecilnya ke atas tempat tidur, “ tidur yang nyenyak ya sayang, mami sama dedi pergi sebentar sambil mencium kening gadis kecil itu. Sedangkan sean sudah menunggu didalam mobil didepan rumah, lalu miranda masuk kedalam mobil, “ ayo mas kita harus cepat, kasian nanti princes bangun” ucap miranda, “ tenang aja sayang miranda kan ada baby sister yang jaga” ucap sean, “ tapi” ucap miranda, “ tenang aja” ucap sean

__ADS_1


“ selamat datang ditokoh kami” ucap salah satu karyawan, miranda hanya membalas dengan senyuman beda dengan sean yang hanya acuh sambil berjalan masuk, “ mas kita cari baju dulu ya buat princes, mas duduk aja dikursi pengungjung biar aku yang cari”, ucap miranda, “ baiklah” ucap sean sambil menuju kursi, miranda mulai mencari- cari baju yang sesuai untuk princes, lalu mencari sepatu, baju olaraga, topi, tas, sean terus saja memperhatikan tingak miranda yang sedang asik berbicara dengan salah satu karyawan mengenai model baju yang terbaru untuk tamsya bersama keluarga, satu senyuman lebar lolos dari bibir sean yang mengoda, ia mulai merasakan kehangatan kelurga, semuanya telah berubah, semanjak miranda muncul. Miranda yang sedang bingung memilih model baju, langsung datang mengahampiri sean, “ mas mana model yang bagus buat princes menurut mas, ini bajunya couple, bisa buat kita, biar nanti bajunya sama, pasti bagus banget” ucap miranda sambil tersenyum, sean yang melihat itu langsung mendekat, dan memeluk miranda, “ ehhh mas jangan disini banyak orang” ucap miranda, langsung sean mendekatkan bibirnya kearah kuping miranda, “ apapun yang kamu pilih sayang, aku suka, apalagi kamu, aku suka banget” ucap sean, yang berhasil mebuat miranda merona, “ apaan sih mass sambil memukul-mukul dada sean, hahahhahaa sean langsung tertawa, “ nggak lucu” ucap miranda yang merasa berhasil dipermainkan oleh sean, “ kamu sih serius banget” ucap sean, “ jadi mana yang bagus” ucap miranda kesal, “ bagus yang ini” ucap sean, miranda yang kesal langsung pergi ke arah kasih untuk membayar perlengakapan yang sudah ia beli barusan.


Mereka sudah keluar dari tokoh baju, “ ayo kita kesana” menunjuk kearah ke tokoh perhiasan, “ ngapain mas kita nggak mungkin beliin princes perhiasan kan, bisa di copet orang nanti” ucap miranda, tapi sean masih menghiraukan perkataan miranda sambil terus berjalan kearah tokoh itu, miranda hanya pasra dan ikut dibelakang sean.


Sesampai ditokoh, sean langsung memakaikan cicin berlian ketangan miranda, “ mas nggak usah, perhiasan aku masih banyak dirumah” ucap miranda, “ ini cincin nikah kita, kamu mau nggak pakai cicin biar nanti dikatai single sama ibu-ibu pas tamasya, kalu nggak nurut aja” ucap sean yang masih memasangkan cincin kejari miranda, sean langsung memakai cicinnya juga kejari manisnya sendiri. Lalu mereka saling menampakan tangan mereka yang sedang mengenakan cincin, “ bagus banget makasih mass” ucap miranda, “ berari kamu nngak marah lagi dong” ucap sean, “menurut mas” ucap miranda, sean hanya terdiam sambil seolah berpikir, langsung miranda mencium pipi sean, sean yang terkejut cuman bisa terdiam, lalu perlahan ia mendekat kearah telingah miranda, “kalu mau bilang makasih pakai fisik boleh” ucap sean sambil sedikit mengigit kuping miranda. Hal itu berhasil membuat miranda salah tingkah, “ apaan sih mas besok kita mau pergi tamsya” ucap miranda, leon yang baru menyadari hal itu langsung terdiam lemas, padahal ia sangat merindukan tubuh miranda, yang sudah beberapa minggu belum disentu oleh sean, membuatnya hampir frustasi setiap haru melihat tingkah laku princes dimeja makan yang selalu meremas dada miranda, dan sekarang waktu yang ditunggu-tunggu juga harus batal ucao sean dalam hati sambil menahan kekecewaannya.

__ADS_1


Sampai disini dulu yaaa guyssss


jangan lupa nantikan episode berikutnyaaaa, dan jangan lupa comen dan like dan tambah ke favorit yaaa, sebanyak-banya biar writer tetap semangat nulisnya❤️‍🔥❤️💜


__ADS_2