Wanita Amnesia Pengganti Ibu Anakku

Wanita Amnesia Pengganti Ibu Anakku
Istri


__ADS_3

Malam sudah datang, akhirnya mereka ke kamar masing-masing, didalam kamar miranda bingun mau tidur dimana, perlahan sean mebuka pintu ruang ganti, dilihatnya miranda masih duduk dipinggir kasur, “ mengapa belum ganti baju tidur” ucap sean, mendengar itu miranda langsung pergi kearah ruang ganti, setelah selesai berganti pakaian, miranda keluar dari ruang ganti, dilihatnya sean masih duduk disofa sambil memegangi labtopnya.


Miranda melangka menuju kasur, karena memang sudah capek seharian dirumah membatu para pelayan gadis itu langsung tertidur nyenyak. Akhirnya pekerjaan selesai, dilihatnya miranda sudah tertidur pulas, sean langsung berdiri melangka ke kasur dan ikut tidur juga disamping miranda, tidak sengaja miranda berbalik kearah sean, sambil memeluk lelaki itu, sean yang sudah memejamkan mata, langsung kembali membuka matanya lagi, dilihatnya miranda sudah memeluk dirinya layak bantal guling, sean hanya diam saja sambil melanjutkan tidurnya.


Hari sudah pagi miranda perlahan membuka matanya, dilihatnya ada sesuatu yang berat menimpa perutnya, ketika melihat kearah atas dia terkejut, dilihatnya wajah sean yang masih tidur, sambil menjadikan lengannya sebagai bantal untuk miranda. Dipandangnya dengan lekat wajah lelaki tampan itu, tidak terasa tangannya sudah mulai membelai wajah sean dari mata turun ke bibir, sean yang merasa ada yang menyentuhnya langsung membuka mata “ apa yang kamu lakukan?” Ucap sean, miranda yang terpergok basah dengan tangan masih dipipi sean langsung menurunkan tanganya kembali, “ itu.. tu, nggak apa-apa mas, aku kekamar mandi dulu” ucap miranda sambil berlari kekamar mandi, sean bingun ada apa dengan gadis itu pikirnya, lalu ia melanjutkan tidurnya lagi.


Dikamar mandi jantung miranda sudah deg.. deg.. dengan suara yang cepat,” memalukan sekali kau miranda” sambil menepuk-nepuk kepalanya sendiri. Setelah selesai mandi dan sudah berganti pakaian, dilihatnya sean sudah bangun sambil tiduran dikasur, “ mas ini pakaian gantinya udah aku siapain, aku turun kebawah dulu bantu bik tini” ucap mawah, sean langsung melihat kearah miranda


__ADS_1


“ Hemmm” ucap sean, miranda langsung keluar kamar dan melakukan rutinitas nya setiap pagi yaitu memandikan princes, menyiapkan makanan. Setelah semua berkumpul dimeja makan, miranda langsung menyiapkan makanan untuk suaminya seperti biasa lalu menyuapi princes.


Sean sudah pergi kekantor, bersama asisten nya leon,” leon apa daftar kerjaku hari ini?” Ucap sean, “ hari ini jam 10 kita ada meeting dengan pt bahakan, jam 1 makan siang dengan mr. Zee dan 3 ada pertemuan perpanjan kontrak dengan majalah Y tuan, “ sesudah pertemuan, aku tidak ingin digangu, sekarang aku akan pulang jam 5 setiap hari” ucap leon,”apa jam 5, biasanya juga lembur” pikir leon dalam hati, “ baik pak” jawab leon.


Miranda yang sedang menghias bunga ditaman belakang sambil tersenyum bahagia, dipandangnya taman bunga yang luas itu, dengan pohon-pohon buah, angin yang berhembus menambah keastrian seperti saat ini miranda sedang berada diperdesaan. Ia bernyanyi-nyanyi sambil tersenyum sambil memakan buah-buah segar.


Tidak terasa akhirnya princes pulang sambil membawa 3 tahun, ia memang sudah dimasukkan ke TK lebih cepat karna otak gadis kecil itu sangat pintar, tidak kalah dengan anak yang berusia 5 tahun. “Mami kangen” ucap princes sambil berlari kearah miranda, miranda yang menyadari kehadiran princes langsung menggendong gadis kecil itu, “ sayang sudah pulang bagaimana pelajarannya tadi” ucap miranda. “ Princes disuru buat pr gambar mami” ucap gadis kecil itu, “ Ohh ya, kalau begitu princes ganti baju dulu nanti mami temanin buat pr nya mau?” Tanya miranda, “asikkk mau mami” gadis itu langsung turun dari pangkuan miranda, dan langsung berlari kedalam untuk ganti baju diikuti oleh pengasuhnya, melihat itu miranda hanya bisa geleng-geleng kepala.


Mobil sudah melaju kearah rumah, setelah beberapa jam akhirnya sean sampai dirumah, dilihatnya rumah sepi, lalu sean bertanya kepada pelayan ” dimana nyonya dan princes” ucap sean, “ nyonya dan nyonya mudah sedang berada ditaman tuan” ucap salah satu pelayan, sean langsung menuju taman belakang rumah, dilihatnya dari kejauhan princes sedang menggambar dibantu dengan miranda, sambil saling bermain dan tertawa dengan riangnya, hati sean langsung tenang melihat pemandangan itu, perlahan leon mendekat kearah mereka.

__ADS_1


Miranda dan princes tidak menyadari kehadiran sean tetap menggambar, dari belakang sean melihat gambar miranda dan princes yang sedang bergandengan tangan, ia lalu tersenyum, “ sayang kok gambar mami aja, masa dedi nggak” ucap sean, mendengar itu keduanya langsung terkejut, “ dedi udah pulang” ucap princes, “ iya dedi kangen princes” ucap sean sambil mencubit wajah princes dengan gemas, “ sakit dedi” ucap princes langsung memeluk miranda, “ mas nggak boleh kayak gitu” ucap miranda sambil mengelus muka princes, sean hanya kembali tertawa, “ dedi jahat” ucap princes sambil menangis, “ sayang jangan nangis, dedi nggak sengaja, iyakan dedi” ucap miranda sambil melihat sean dengan tatapan sinis, “ ehh iya sayang, dedi nggak sengaja, kamu sih gemes banget” ucap sean sambil mengelus rambut putrinya itu.


Mereka sudah berkumpul dimeja makan untuk makan malam, dilihatnya princes yang sepertinya masih marah dengannya “ sayang kok cemberut aja dari tadi” ucap sean, “ princes nggak suka dedi, dedi jahat” ucap gadis kecil itu, “ kan dedi udah mintak maaf” ucap leon, “sayang maunya apa nanti dedi beliin ya?” Tanya leon, “ princes maunya tidur sama mami” ucap gadis itu, “ apaa, kok gitu sayang, masa dedi tidur sendirian, nggak kasian sama dedi” ucap sean dengan wajah memelas, princes hanya diam saja, miranda yang dari tadi memperhatiakan anak dan ayah itu hanya tersenyum-senyum sendiri, sambil geleng-geleng kepala melihat tingkah mereka.


Akhirnya sean mengala, dan ia tidur sendiri lagi, padahal ia baru merasakan kehangatan keluarga, saat beberapa hari miranda yang sudah tinggal dirumahnya, menambah kehangatan keluarga sean, yang awalnya ia hanya gila kerja, tetapi kini ia hanya ingin cepat pulang kerumah bertemu princes dan miranda.


Jam sudah menunjukan pukul 2 dini hari tetapi sean belum bisa tidur, karna penasaran ia turun kebawah untuk melihat miranda dikamar princes, tetapi ia melihat ada suara diruang makan, sontak ia mengendap-ngendap untuk melihat siapa malam-malam begini disana, saat ingin memukul belakang orang itu, miranda perlahan menghadap kearah sean, sambil minum, “ ahhhhh” mereka pun akhirnya terjatuh sambil berpelukan dan basah karna air minum miranda, “ mas kok tiba-tiba disini, mana ngejutin aku, kan kita basa” ucap miranda, sean yang tadi ingin bangun, berhenti melihat pemandangan didepan matanya, dada muranda yang memakai baju satun tipis, terlihat dengan jelas, miranda yang memperhatikan mata sean kearah dadanya langsung bangun.


Sampai disini dulu yaa

__ADS_1


Jangan lupa nantikan episode berikutnya☺️


__ADS_2