
Sudah seminggu, kini gadis itu sudah mengetahui nama nya miranda, dikarnakan sean melihat ditanda pengenal gadis itu, dan juga sekarang ia tau, bahwa sudah memiliki seorang putri yang berumur 3 tahun yang bernama princess, dan tentu saja seorang suami yang lebih cocok dipanggil hot dedi karna memang lelaki itu sangat seksi saat dipandang .
Akhirnya gadis itu sudah diperbolehkan pulang, sambil mendorong dengan kursi roda,” kita mau kemana?” ucap miranda “kita akan pulang sayang kamu princes sudah kangen sama kamu” ucap sean sambil tersenyum, untung leon sudah merencanakan semuanya dengan matang, ia memberitahukan kepada princes bahwa ia akan pulang bersama maminya, hal itu membuat princes sangat senang, karna memang setiap saat princes selalu bertanya dimana mami, kenapa teman-temannya ada mami, sedangkan princes tidak, hal itulah yang membuat sean terpaksa kembali berbohon, ditambah lagi ia tidak sengaja menabrak gadis yang sekarang menjadi amnesia.
Diperjalanan mereka hanya saling diam dan sekali-kali sean melirik kearah miranda yang sedang melihat keluar jendela, dilihatnya gadis itu dengan seksama, “wahhh dia memang cantik tapi aku tidak boleh jatuh cinta padanya, ingat leon ini hanya sandiwara saja” ucap leon dalam hati. Suasana masih saja canggung, sean berinisatip untuk mengalakan rokok, melihat itu miranda langsung menghentikan leon, “mas nanti saja merokoknya” ucap miranda, sean hanya membalas dengan “hemmm”. Mobil terus melaju hingga sampailah di masion mewah sean, miranda hanya bisa terdiam sambil memandangi kemewahan masion sean, gerbang besar itu terbuka. Didepan rumah terlihat ada gadis kecil yang sudah menunggu kehadiran mereka bersama para pelayan.
Saat mobil berhenti “mami.. mami” ucap gadis kecil nan cantik itu, melihat itu sean hanya bisa mengeleng-gelengkan kepala, “sayang sini dedi gendong”, ucap sean sambil membentangkan tangannya, “no dedi mau digendong mami” ucap gadis itu sambil membuka tangannya ke arah miranda, miranda yang dari tadi hanya melamun, terkejut melihat princes sudah memeluk kakinya, sambil bersembunyi disana, melihat itu miranda mengendong gadis kecil itu, princes langsung kegirangan, “mami kangen, mami kok lama banget pulang” ucap gadis itu sambil bersembunyi dibalik pelukan miranda, miranda yang melihat itu hanya bisa memeluk gadis kecil itu dengan erat, dielusnya rambut princes, leon langsung mengajak mereka kedalam, “ sayang udah dong digendong sama maminya, kasian mami baru mau istirahat dulu” ucap sean, mendengar itu princes langsung turun dalam gendongan miranda, dan diajak pengasuhnya untuk bermain ketaman belakang rumah.
__ADS_1
“Ayo aku antarkan kekamar” ucap sean sambil mengengam tangan miranda, gadis itu hanya mengikuti langka sean dari belakang, mereka naik kelantai dua, sampai di depan pintu yang tinggi, miranda langsung merasa cemas, ia takut leon akan berbuat yang tidak-tidak kepadanya, sean yang menydari miranda seperti ketakuan “ aku tidak akan berbuat yang tidak-tidak tenang saja, juga kit suami istri wajarkan tidur sekamar” ucap sean menyakinkan gadis itu.
Akhirnya miranda ikut masuk kedalam kamar, dilihatnya kamar itu dengan takjud “ mewah sekali” ucap miranda dalam hati, “ kamu istiratlah dulu, aku mau keruang kerja sebentar” lalu sean segera pergi meninggalkan gadis itu sendirian didalam kamar mewah dan luas itu, karna merasa hari sudah mulai mau malam, akhirnya miranda pergi kekamar mandi untuk membersihkan diri, selesai mandi dilihatnya diruang ganti, bajunya sudah tersusun rapi bersebelahan dengan lemari pakaian sean, selesai ganti pakain miranda keluar dari kamar.
Setelah ia turun kelantai satu terdengar suara anak kecil yang sedang menangis, lalu miranda melangka ke kamar gadis itu, dilihatnya pengsuh princes sedang berusaha membujuk anak itu agar mau mandi, tetapi sepertinya gadis kecil itu, memberontak dan semakin kuat menangis, miranda langsung masuk kekamar princes” ada apa sayang kok nangis” ucap miranda sambil mendekati gadis kecil itu, “ mami.. mami..” sambil princes berlari kearah miranda, dibelainya rambut princes sambil berbicara lembut “ kenapa sayang kok gak mau mandi, kan udah mau malam sayang”, princes hanya menggeleng-gelengkan kepalanya, “ princes mau mandinya sama mami” ucap princes dengan mata berbinar-binar, miranda yang melihat itu langsung mengendong gadis kecil itu sambil membawah kekamar mandi, melihat itu pengasuhnya langsung undur diri meninggalkan anak dan ibu itu dikamar mandi.
Sesampai dimeja makan dilihatnya sean sudah duduk sambil memaikan ponselnya,” mas udah lama nunggu” ucap miranda sambil mengambilkan makanan untuk sean, ia yang tadi tidak memperhatikan kedatangan mereka langsung mematikan ponselnya, miranda sudah meletakkan makan di piring sean, dan sekarang ia sedang menyuapi princes, melihat itu senyum terukir diwajahnha, baru kali ini ia merasakan ke hangatan kelurga, biasanya leon hanya sibuk dengan pekerjaanya dan pulang sudah larut malam ketika sang putri tercintanya sudah tidur.
__ADS_1
“ Masss kok melamun?” Ucap mawar yang dari tadi memperhatikan sean, “ ohh iya” jawab leon saat mulai memakan makanan, tidak terasa mereka sudah selesai makan malam, miranda ikut membantu membereskan makanan di meja, sean yang sedang menonton bersama princes hanya memperhatikan tingka gadis itu ” ternyata dia gadis tidak seburuk itu” guma sean, sambil terus memperhatikan miranda yang sudah menjadi istri palsunya itu.
Miranda sudah selesai membersihkan meja dibantu bik tini, miranda berjalan mendekat kearah anak dan ayah itu yang sedang asik menonton film kartun, “ sayang kamu nonton apa?” Tanya miranda pada princes” nontonn ombok mi” ucap gadis kecil nan imut itu, miranda hanya membalas dengan senyuman, dan langsung duduk disamping sean yang sedang memangku princes, sambil meletakkan biskuit dan minuman. Princes yang melihat makanan yang dibawah miranda, langsung turun dari pangkuan sean dan makan biskuit itu dengan lahap, “ sayang pelan-pelan makannya lihat tu jadi kotor” ucap sean. “ nggak apa-apa mas sini sayang mami bersiin” didekatkannya tisu kemulut gadis kecil itu dengan perlahan dibersihkannya coklat yang menempel di wajah princes, melihat itu leon hanya tersenyum. “ sayang minum dulu susunya” ucap miranda kepada princes” iyaa mami” princes langsung meminum susu secara perlahan, “mas kok diam aja, tehnya juga diminum nanti dingin” ucap miranda, leon langsung menurut, diminumnya perlahan teh itu, “ enak” ucap sean, “ syukurlah aku takut tidak sesuai selera mas” ucap miranda, mereka melanjutkan menonton dengan ocehan princes yang tidak bisa diam dari tadi.
Sampai disini dulu yaaa.
Jangan lupa nantikan episode berikutnya☺️
__ADS_1