
Tidak terasa akhirnya sudah 3 hari miranda melarikan diri dari sean, ia juga tidak canggung berada didekat jack lagi, miranda sudah bekerja di hotel milik keluarga jack sebagai salah satu karyawan hotel disana, miranda sangat senang akhirnya tidak ado tanda-tanda keberadaan sean selama ia pergi dari masion sana.
“ jack aku sudah selesai merapikan kamar nomor 13” ucap miranda, “ okee tolong semilut yang kotor taruk ditempat loundri” ucap jack yang masih sibuk dengar komputernya. Miranda melihat banyak selimut dan spray yang bertumpukan disana, tampah disuruh oleh jack miranda mulai mencuci semuanya sampai bersih, miranda sekarang sedang menjemur sambil memerai beberapa sprey disana, cuaca hari ini lumayan cerah sangat cocok mencuci pikir miranda, miranda menjemur semua sambil bersenandung menyanyi-nyanyi “ geee geee ohhhh” kapan aku bisa liburan kekorea, aku mau ketemu super junior haha” ucap miranda sambil tertawa geli.
Yaaa miranda adalah salah satu korban drakor negri gingseng itu, mulai dari smp ia sudah diracuni oleh korea, ia pertama kali kenal korea dari mv lagi super junior mr simple, dan ketika ia stress ia tidak akan melampiaskan kemakanan, atau galau tetapi ia akan menghibur diri dengan menonton di film, ia merasa dengan menonton membuat semua pikirannya tenang dan menghilangakan kegelisahan yang ia alami.
“Kalau dipikir-pikir sudah lama aku tidak menonton film korea, sekarang aku tidak punya telpon juga,“bosan sekali” ucap miranda, ia terus menjemur semuanya, setelah selesai menjemur miranda kembali lagi kedalam, ia mulai membersihkan koridor, mengelap jendela, menyiram tanaman, semuanya dilakukan miranda dengan senang bahati tampah ada perintah semua sudah bersih ditangan wanita cantik itu.
Hari sudah siang miranda sedang istirahat dibawan pohon disamping taman hotel, sambil menghirup udara segar ia bersandar dipohong, akhirnya miranda tertidur dibawah pohon itu, jack yang berada didalam melihat miranda tertidur, ia berjalan ke arah miranda, wajah cantik miranda semakain terpancar dikala angin menerbangkan rambut panjang teurainya. Senyum manis terlihat dibibir jack, jack sudah jatuh cinta pada pandangan pertama saat bertemu dengan miranda siapa yang tidak jatuh cinta dengan wajah cantik dan polos miranda.
Diangkatnya tubuh ramping miranda sambil berjalan kearah hotel, diturunkannya tubuh miranda didalam kamarnya, “selamat tidur siang” ucap jack lalu menutup pintu kamar miranda. Mungkin hari ini ia terlalu bersemangat bekerja sehingga kelelahan pikir jack.
__ADS_1
Penginapan jack hanya berlantai 3 tidak terlalu mewah kesannya penginapan itu seperti vila ditengah hamparan gandum yang luas, dikeliling vila tidak ada rumah penduduk, jadi kalau ingin pergi ke perumahan penduduk harus menaiki bus dulu beberapa kilo meter, di vila itu sangat cocok bagi para turis yang mengunginkan keindahan alam, disana bagaikan surga dunia, kita bisa menghilangakan kepenakan dikota dan menghirup udara yang masih segar.
Di masion
Seperti yang dijadwalkan hari ini sean akan datang menemui miranda dan memaksanya agar pulang, “ tuan semuanya sudah siap” ucap salah satu bawahan sean, sean hanya mengangguk, ia berpakaina casual dilengkapai masker dan topi, ia akan memberikan kejutan pada istri kecilnya yang nakal pikirnya.
Mereka sudah sampai di desa yang ditempati miranda, sean mendengarkan informasi yang disampaikan oleh bawahnya yang menjadi mata-mata miranda selama didesa itu.
Akhirnya masakan dan menu pendampingnya selesai dibuat, “ ini coba kalu cicip” ucap bik joe memberikan diset coklat yang mereka buat tadi, “ wahhhh rasanya enak sekali” ucap miranda sambil mata berkaca-kaca, ia belum makan diset yang enak ini cukup lama, “ syukurlah silakang dihabiska “ucap bik joe sambil tersenyum. Mareka sudah selesai membersihkan dapur tinggal menata makanan dimeja makan.
Miranda sudah kembali kekamar setelah selesai makan malam bersama jack dan para karyawan hotel yang lain. Masakan hari benar-benar enak pikir miranda, ia tertidur seperti babi yang kekenyanangan, ia tidur sangat pulas
__ADS_1
Disisi lain sean juga sudah berada di hotel lain yang berada di perumahan penduduk ia sengaja memberikan hari ini hari terakhir untuk kebebasan miranda, dari kejauhan terlihat hotel yang menjadi tempat tinggal miranda beberapa hari, sean memandangi hotel itu sambil bersandar di dinding, “ tidurlah yang nyenyak sayang, besok kau tidak akan bisa tidur nyenyak lagi” ucap sean sambil melihat-lihat foto aktivitas miranda beberapa hari ini, ia duduk di sofa dan kembali meminum wife nya.
Keesokan paginya, sean sudah kembali memakai masker dan topi ia akan menangkap miranda hari ini, menurut informasi yang didapat dari anak buahnya miranda hari ini mendapat tugas untuk berbelanja bahan makanan dan berarti ia harus naik bis untuk sampai kepasar, dengan senyum jahat sean sudah terlebih dahulu naik kedalam bis yang ia sewa, ia dudk paling belakang, sambil memegang koran agar penyamaranya tidak terungkap oleh miranda.
Miranda sudah duduk di halte bis yang tidak jauh dari penginapan, ia tidak tau bahwa ini hari terakhirnya disini bila tertangkap oleh sean dan tidak bisa melarikan diri, sean yang melihat miranda seorang diri duduk di hatle mulai tersenyum manis, senyuman itu seakan menandakan ada sesuatu yang tidak biasa, seperti harimau yang sedang memantau mangsanya dari kejauhan. Didalam bis tidak hanya ada sean sendiri tetapi ada beberapa anak buahnya juga berada disana, ia sengaja agar miranda tidak curiga nanti apabila bis nya terlalu sepih.
Bis sudah berhenti tepat di depan miranda, miranda naik seperti biasa tampa ada kecurigaan sama sekali, sean sudah kembali menutup wajahnya dengan koran seakan-akan sedang membaca koran itu. Miranda duduk tepat disamping sean berjarak 4 kursi dari kursi belakang, ia dudk sambil melihat kearah jendel.
Sampai disini dulu yaaa guyssss
jangan lupa nantikan episode berikutnyaaaa, dan jangan lupa comen dan like dan tambah ke favorit yaaa, sebanyak-banyaknya biar writer tetap semangat nulisnya❤️🔥❤️💜
__ADS_1