
Lalu perlahan miranda turun dari tempat tidur, lalu ia memakai pakaiannya kembali, saat ingin berjalan kekamar mandi terasa nyeri dibagian inti miranda, langsung ia terduduk dilantai, “ ahh sakit” ucap miranda sambil memegangi daerah sensitifnya itu. Sean terbangun mendengar ucapan miranda, dengan cepat ia mendekat kearah miranda, sambil masih terlentang ditempat tidur, “ kenapa?” Ucap sean, “ ini aku sakit mas, padahal aku mau mandi badanku sudah lengket semua”, ucap miranda, sean langsung memakai handuk dan menggendong miranda ke kamar mandi, miranda hanya terdiam sambil tanganya bergantungan di leher sean, “kamu duduk dulu disini”, ucap sean menunjuk toilet, langsung sean mengisi Bathtub dengan air hangat dan aroma terapi, langsung sean mengangakat tubuh miranda “lepaskan seprainya”, ucap sean, “ tapi mas” sambil miranda terus memegang sprai yang bewarna putih itu, “ mau berendam atau nggak” ucap sean, lalu perlahan ditariknya sprai itu dibadan miranda, lalu diturunkan nya miranda di dalam Bathtub, lalu sean kembali membuka celananya, dan ikut masuk untuk berendam, “ kok mas juga masuk, kan aku mau berendam sendiri” ucap miranda yang masi malu-malu,” kenapa aku juga mau mandi badanku udah lengket semua, akibat ulah kamu” ucap sean tersenyum dengan devilnya, “ ihhh apaan sih mas” ucap miranda, “ makanya jangan goda aku lagi” ucap sean tertawa” nggak lucu” ucap miranda merajuk lalu membelakangi sean, tetapi tangan sean tidak tinggal diam, ditariknya pinggang ramping miranda, sehingga kini posisi miranda sudah berada dipangkuan sean, diciuminya leher dan bahu miranda dari belakang” kamu wangi banget sayang” ucap sean menggoda miranda, sambil tangan nya mengelus-ngelus tubuh miranda, miranda yang mulai terlena, cepat-cepat menarik tangan sean” jangan mas, aku masih capek” ucap miranda memelas, sambil menghadap kearah sean, sean yang melihat wajah miranda seperti itu semakin tergoda, tapi ia berusaha menahan gairahnya karna dia tau mirand baru pertama kali bercinta, terlihat dari bercak darah dikasur waktu sean bangun. “Baiklah gantinya nanti malam kamu harus melayani aku” ucap sean dengan menggoda, “tapi” belum selesai miranda berbicara mulutnya sudah ditutup rapat oleh sean dengan ciuman yang menuntut, “ kalu masih bicara lagi, kita akan bercinta disini” ucap sean, miranda hanya terdiam dengan wajah cemberut, “ jangan cemberut kamu makin menggoda ” ucap sean menggoda miranda, “ apaan sih mas, kamu t dasar mesum” ucap miranda, akhirnya mereka berdua berendam air hangat sambil miranda duduk diatas pangkuan sean sambil bersandar didada laki-laki itu.
Miranda yang sangat kelelahan pun tiba-tiba tertidur lagi di dada sean, “ dasar kucing nakal” ucap sean sambil memeluk tubuh miranda, sambil ia ikut bersandar di bathtub, lalu ia menelepon pelayan agar menyiapkan makanannya dikamar, sean masih bersantai sambil memandangi langit sore dari jendala transparan kamarnya, dilihatnya sunset sambil mempererat pelukkanya sambil sekali-sekali diciumnya puncuk kepala miranda.
Semoga kedepanya kita bisa hidup seperti ini terus ucap sean dalam hati, saat bersama miranda hatinya terasa begitu damai, tentram, dan tidak ada beban, stress yang biasa selalu menghampirinya pun sekarang sudah mulai hilang, terganti perasaan bahagia, saat sampai rumah melihat princes tidak lagi menjadi anak yang pendiam, dan sekarang anak gadisnya itu sudah sangat cerewet pikirnya, apa lagi saat berbicara kepada miranda, gadis cantik yang tidak sengaja ia tabrak, terapi membawa kebahagian tersendiri bagi keluarga kecil sean.
__ADS_1
Esok harinya
dikantor sean sudah melakukan aktivitasnya seperti biasa, setelah kejadian kemarin moodnya selalu baik dan tidak seperti biasanya menjadi ceo yang dingin. Sehingga ia berpikir bagaimana cara agar terus bisa bersama sean.
Sean perlahan bangun dari tempat duduk nya sambil, mengambil dokumen yang dipersentasikan tadi, “ ini masih banyak kesalahan, saya mau diperbaiki dengan segera” ucap sean berbicara dengan santai, para karyawan semua hanya bisa tepelongok tidak percaya, apakah benar itu ceo sombong dan pemarah yang mereka kenal, kenapa sikapnya berubah ucap semua karyawan dalam hari, melihat tingkah laku sean yang tidak seperti biasanya, “ apakah masih ada pertanyaan?” Ucap sean membangunkan lamunan para karyawannya, “ tidak tuan” ucap semua karyawan secara serempak, “ baiklah rapat hari ini ditutup sampai sini” ucap sean sambil berlalu pergi dari ruang rapat itu, disusul leon asisten pribadainya yang ikut tidak percaya dengan perubahan sikap sean itu.
__ADS_1
Dikantor setiap karyawan yang melakukan kesalahan hari ini, dirapat, atau sedang mengajukan dokumen kerja, tidak ada yang mendapat marahan dari sean, sean hanya memberikan masukan dari setiap kesalahan mereka, para karyawan sangat bersyukur dengan perubahan sikap sean hari ini, kalu tidak mereka akan lembur karena kemarahan sean. Sean sudah melakukan aktifitasnya seperti biasa, sambil membuka labtop ia terus menghayalkan wajah miranda yang sangat cantik, ditambah dengan akibat percintaan mereka malam kemarin, membuat sean sangat bahagia melihat wajah malu-malu miranda, dia memang membuatku selalu rindu sepertinya aku akan cepat pulang hari ini sambil tersenyum, leon yang dari tadi memandang sean dari balik kaca pembatas ruangan sean, hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah sean yang sepertinya lagi kasmaran dimabuk cinta, seperti anak kecil saja pikir leon yang juga ikut tersenyum akibat ulah sean.
Hari ini semua pekerjaan berjalan dengan baik, tampah ada bentakan dan lemparan kertas berserakan dilantai akibat amarah sean melihat kerja karyawannya yang tidak becus, itu akan berpengaruh pada semua karyawan mereka akan mendapat imbas dari imbas kemarahan sean, dan puncaknya mereka semua akan mendapatkan potongan gaji dan pengurangan jatah libur. Hal itula yang membuat karyawan sean selalu berkerja dengan bersungguh-sungguh walaupun juga hasilnya tidak akan sesuai dengan keinginan sean.
Begitu tingka sean hari ini akibat percintaanya dengan miranda, membuat moodnya benar-benar bagus, ia seolah tidak bisa marah lagi bila ingat wajah wanita cantik yang kini telah menjadi canju baginya, seakan seharian ini hanya miranda yang ada dipikiran sean, ia selalu tersenyum dan setiap karyawan yang menyapapun akan dijawab dengan lembut oleh sean, dan hari ini tumben karyawan tidak disuruh lembur seperti biasanya, malahan sean mentraktir semua karyawannya untuk makan siang bersamanya, itu adalah momen yang sangat langkah, karna sean tidak pernah mau makan bersama orang asing, tapi beda lagi sekarang. sungguh luar biasa efek percintaan sean dengan miranda,
__ADS_1