
"Eriiiin "panggil Mila lembut ,belum ada sautan dari dalam kamar
"Erin buka pintunya "teriak Liza
"Jangan teriak teriak liz" larang Mila ,sedangkan Liza hanya menyengir kuda
"Erin buka pintunya yah ,kamu bisa cerita pada kami "ucapnya lembut
"Er..."belum sempet Liza teriak lagi,Erin sudah membuka pintunya
Mereka pun langsung mendorong Erin masuk kembali ke dalam kamar
"Ada apa kenapa kamu gak cerita pada kami" tanya Mila ,Erin pun langsung menghambur ke dalam pelukan Mila
"Menangis lah jangan di tahan seperti itu tidak baik untuk kesehatan mu "titah Mila kepada Erin yang masih di dalam pelukannya,dan benar saja air mata Erin luruh membasahi pipinya
"Mil aku ....hiks....hiks ...a..aku gak mau Mil ...aku gak kenal sama dia" ucapnya terbata karena menangis,dan Liza pun ikut memeluk Erin dari samping
"Yang sabar yah Er kami akan selalu ada buat kamu" ucap Liza menguatkan ,pasti tidak mudah bagi Erin menerima hal ini
"Cinta sejati akan kembali pada tempatnya ,jodoh tidak akan lari kemana ,semua ada di tangan tuhan "ucap Mila
"Mungkin dia adalah jodoh yang Tuhan berikan untuk mu" sambungnya
Ya Erin telah di Jodohkan
Flash back singkat
Jadi begini nak (saat tadi tante Rika sedang bercerita)
"Ibu sudah menjodohkan Erin dengan anak temen tante karena terlibat Janji ...."mereka sebenarnya syok namun untuk saat ini ,bukan saat yang tepat untuk menunjukan keterkejutan mereka ,mereka memilih diam dan menunggu kelanjutan nya
"ketika dulu sahabat tante sebelum beliau meninggal ,beliau berpesan bahwa Erin harus menjadi istri dari anaknya ,tante hanya bisa mengiya kan untuk membuatnya bahagia ,meskipun tante sempet ragu untuk menjodohkan mereka ,namun ibu tak tega dengan sahabat tante ,kalian tahu kan kalo sahabat adalah yang paling berarti di dalam hidup..."mereka berdua mengangguk
"tadi pagi tante baru bilang ke Erin ,karena anak sahabat tante sudah berada di jakarta berniat untuk melamar Erin" ucapnya lagi dengan wajah sedih
"Dan dari tadi Erin tidak mau membuka pintu kamarnya ,sehingga sampai saat ini Erin belum makan" ucapnya lagi
"What!" pekik mereka bersamaan setelah mendengar tuntas cerita ,yang di ceritakan tante Rika pada mereka ( segitunya kah) pikir mereka sampai tak makan padahal Erin sebelumnya sesedih apapun dirinya ,dia tidak akan melupakan makanannya ,apalagi kalo udah tentang makanan kesukaannya
Flash back of
"Aku tidak mencintainya Mil ...bahkan aku belum pernah melihatnya hiks..hiks.."curhatnya pada Mila
"Jodoh itu bukan hanya karena cinta ,lebih dari itu ,kita akan menghabiskan sisa waktu bersamanya,maka bersabarlah kamu pasti bisa mencintainya pelan pelan ,karena jika memang jodoh ,Allah akan semakin mendekatkan ,bukan menjauhkan "kata Mila
__ADS_1
"Aku yakin jodohmu adalah cerminan dirimu bukan cerminan wajahmu.jodohmu adalah cerminan akhlakmu bukan cerminan rupamu,jadi mau dia ganteng atau tidak yang penting akhlaknya baik,dan bisa membuatmu semakin baik lagi "ucap Mila ,sekarang Erin sudah agak tenang pelukan mereka pun di lepaskan "apa kamu lapar bestie "tanya Liza dengan lembut,dan Erin pun mengangguk sehingga membuat mereka berdua tersenyum
"Aku lapar belum makan "adu Erin
"Salah siapa gak makan ,di meja makan udah ada Ayam kecap kesukaanmu loh !"ucap Liza dengan nada menggoda
Mata Erin pun berbinar ,dia menghapus air matanya lalu berjalan ke dapur dengan cepat diikuti oleh keduanya
Setelah sampai di dapur....
Tanpa bicara sepatah kata pun Erin langsung membalikkan piring dan mulai menyendok ayam kecapnya ke dalam piring ,sehingga membuat Liza dan Mila geleng geleng kepala ,mereka duduk bersisian namun yang makan cuman Erin karena Liza dan Mila belom lapar
Rita mengintip dari balik tembok supaya tidak ketahuan
"Maafkan ibu nak ,kamu jadi korban janji ibu sama teman ibu semoga saja kamu bahagia "batinnya ...maafnya sambil berdoa
Tring tang tung tring tang tung tring (anggap saja suara nada dering masuk dari henfon milik Mila)
"Assalamualaikum" suara dari sebrang sana
"waalaikumsalam ada apa ka?" Tanyanya yang ternyata adalah Raka
"Aku udah terima salah satu grub band" kata Raka
"Owh ,udah di suruh tanda tangan kontrak?"tanya Mila
"Sip"Mila memuji kerja keras Raka yang bisa di andalkan untuk mencari grup band ,padahal baru kemarin dirinya memerintah Raka +juga tadi bekerja double untuk melayani para pengunjung
"Kalo begitu suruh dia bekerja mulai besok"perintah Mila
"Okeh"jawabnya
"Erin gimana?...terjadi sesuatu apanya?"tanya Raka yang masih bingung
"Kepo ...udah ah Assalamualaikum " ujar Mila,ish sebelnya Raka ini ,jika Mila berkata seperti itu
"Waalaikumsalam" ucap Raka ketus karena masih merasa sebal dengan Mila ,namun kan hukum menjawab salam adalah wajib
sesungguhnya orang yang paling pelit ialah orang yang tidak menjawab salam
Bagi penyebar salam juga memiliki banyak pahala yang cukup besar,sesuai dengan hadist Nabi bahwa mengucapkan salam di nilai oleh Nabi Saw memperoleh sepuluh ganjaran ,bila di tambah warakmatullah ,menjadi dua puluh ganjaran dan bila di sertai lagi dengan wa barakatuh ,genaplah ganjaran menjadi tiga puluh.
Ada yang mau tau arti dari Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ?
Jadi secara keseluruhan arti Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh adalah' semoga keselamatan (di berikan)atasmu dan juga dilimpahkan atasmu rahmat dari Allah dan keberkahan '
__ADS_1
*
sambungan telefon pun terputus
"Kenapa?"Tanya Erin yang masih menikmati makanannya
"Gak apa apa "jawab Mila,Erin pun hanya mengangguk
"Ayangku yak ,yang nelfon?" Tanya Liza ,Mila pun mengangguk
"Ngapa in?" Tanyanya lagi
"Kepo banget sih jadi orang "ucap Mila sambil mengerucutkan bibirnya
"Ihhh sebal deh ..."gemas Liza yang langsung mencubit pipi Mila gemas
"Ish sakit tau" ucapnya sambil mengusap pipinya yang memerah karena di cubit oleh Liza
"Cem..en !" Ucap Liza sambil membalikan jari jempolnya menghadap ke bawah
"Paan sih "gerutu Mila
Setelah Erin selesai makan ,tanpa membersihkan piring yang kotor dulu ,dirinya beranjak sembari menarik tangan Mila dan Erin entah ke mana
"Ada apa main tarik tarik aja "ucap Liza yang tak di hiraukan Erin
Mereka pun hanya pasrah dan mengikuti Erin
Setelah sampai ternyata Erin membawa mereka ke taman samping rumah ,Erin pun melepaskan tangannya ,dan duduk di ayunan yang ada di taman itu ,Mila dan Liza menghampirinya
"Ada apa "tanya Mila lembut yang melihat Erin sedang menatap depan dengan pandangan kosong
"Menurutmu aku harus bagaimana? "Tanya Erin
"Sekarang yang pasti adalah jalani dulu...jika memang kau bukan jodohnya maka Allah akan menjauhkan mu dari dia,seperti aku dan afan ,aku dan dia bukan jodoh jadi dia di jauh kan dariku "ucapnya yang mulai sendu
"Maaf Mil "ucapnya lirih yang merasa bersalah kepada Mila
"Tak apa kamu tidak salah...aku sudah berani berkata selamat tinggal masa lalu ,jadi kehidupan ini akan memberikan ku hadiah berupa lembaran yang baru "ucap Mila yang mulai ceria
"Ada saatnya dalam hidup ketika aku harus memilih untuk membalikkan halaman ,menulis buku lain atau hanya menutupnya ,aku memilih menulis buku lain dari pada harus menutupnya,seperti itu lah aku saat ini ,aku memilih untuk membuka lembaran baru untuk mengisi kisah ku dari pada mengakhiri entah dengan cara apa "sambungnya lagi
...****************...
Jangan lupa tinggalkan jejak
__ADS_1
komen like dan vote supaya author lebih semangat nulisnya