
"Kenapa kamu diam dan senyum begitu ,obatnya habis ya ?"ejeknya ,Gak bisa jawab kan lo? Ayo Jawab kalo bisa ,kamu tuh hanya seorang pelayan di sini jadi jangan sok sok an "ucap wanita itu
"Jangan merendahkan dan meremehkan orang pendiam ,diam bukan karena tak mampu melawan hanya saja saya menghargai anda ,namun ketika orang diam marah anda bisa buktikan seperti apa akhirnya"ucap Mila bijak
"Coba buktikan seperti apa akhirnya "ujar wanita itu menantang
"Saat kita merendahkan orang lain ,maka sejatinya kita juga termasuk dalam golongan orang yang kita rendahkan dan kita sama sama rendah "ucapnya santai bahkan tak takut dengan tatapan penuh kebencian dari wanita di depannya
"Cih apa katamu" wanita itu berdecih ..."kita sama sama rendah ?"..."tidak aku ini orang kaya kamu hanya orang miskin yang pantas di rendahkan ,benarkan? "Hinanya bangga
"Bukan masalah benar atau salah masalahnya adalah anda yang merasa paling benar sendiri ! "Ucap Mila,dari tadi ada seorang pemuda yang dulu juga pernah mengamati Mila ,yang selalu menatapnya dengan tatapan yang sulit di artikan
"Cih berani beraninya dia melawanku "batinnya ,
"Perlukah aku merasa kecil hati dan malu di hina?"
"Iya perlu "sambar wanita itu cepat
"Orang yang di hina itu sebenarnya memungut pahala percuma tanpa perlu bersusah payah ,Ingat Allah maha adil kelak ia yang akan membalasnya dengan karma" ujar Mila santai tapi dengan wajah dinginnya ,wanita itu pun sudah mati kutu di buatnya
Mila berlalu pergi ke dapur
"Tunggu saja pembalasanku wanita miskin "gumam wanita itu dengan tatapan kebencian karena telah di buat malu oleh Mila ...di tempat umum lagi
Wanita itu pun keluar dari Resto Ninggal janji milik Mila
***
Di tempat lain....
Di kediaman keluarganya Erin
Terlihat seorang wanita yang sedang rebahan di kasur empuk nya dengan wajah di tekuk ,sambil sesekali menghapus air matanya yang keluar begitu saja... Erin lah orangnya
Dor !dor !do!r (suara pintu yang di gedor)
"Er buka pintunya nak "ujar ibu Erin
"Gak mau ,aku mau tenangin diri dulu bu" jawabnya
"Tapi dari tadi kamu belum makan nak"ucap tante Rika
"Aku nggak lapar bu" sautnya agak keras
"Tapi kamu harus makan nak kalo kamu gak makan nanti bisa sakit" ucap ibu Erin ,Erin hanya menangis dalam diam ,tidak menjawab ucapan ibunya
"Bagaimana ini "pikir Ibu Erin
Ibunya Erin pun akhirnya menghubungi Mila
__ADS_1
📱 "Hallo nak" ucap ibu Erin ketika telefon telah tersambung dengan mila
📱"Iya bu ada apa?" Tanya Mila
📱"Kamu kesini ya nak ibu mau minta tolong "pintanya
📱"Memang kenapa bu,apakah ada sesuatu dengan Erin ? "Tanyanya
📱"Iya kamu kesini saja ya nanti ibu jelasin "jawab nya
📱"Oke bu kalo gitu aku tutup telfonnya ya,Assalamualaikum "pamit nya
📱"Waalaikumsalam "jawab ibu Erin
"Huh!" menghela nafas lega ,mungkin dengan temannya di sini ,Erin mau makan( pikirnya )
Mila yang masih di dapur pun langsung berlari ke dalam life dan hal itu membuat banyak pengunjung heran namun ,mereka tak memperdulikannya karena tak mengenalnya namun berbeda dengan pemuda yang masih di meja tadi dengan sahabatnya
'Gak usah di liatin kek gitu kali "ucap temannya ,Akbar hanya diam memikirkan entah apa ,hanya dia dan tuhan yang tau
Mila tanpa permasa permisi pun langsung menerobos masuk ke ruangan Raka sehingga membuat Raka kaget
"Ada apa ,di kejar setan kamu? "Tanya Raka yang tadi sempat kaget karena Mila yang langsung menerobos masuk biasanya kan dia selalu mengetuk pintu
"Er..erin" ucap Mila tergagap karena habis lari
"Ada apa dengan Erin" tanya nya pada Mila yang keliatan masih ngos ngosan
Setelah lumayan lega Mila pun mulai berucap
"Aku di suruh ke rumah Erin" ucapnya
"Terus apa hubungannya" tanya Raka mengernyitkan alisnya bingung
"Katanya Erin kena sesuatu "jawabnya
"Sesuatu apa ? "Tanyanya lagi yang semakin bingung dengan kata 'sesuatu'
"Kalo aku bilang sesuatu berarti aku tidak tau ka! "Ketusnya
"Lah terus hubungannya sama aku apa?" Tanyanya lagi
"Aku minta tolong ke kamu supaya kamu urus nih Resto dulu ...karena kekurangan pelayan ..jadi kamu harus melayani mereka" perintahnya, saat Raka akan membuka mulutnya Mila menggeleng kan kepalanya sambil berkata
"Nggak usah banyak tanya untuk saat ini ka ,aku buru buru ,ayo ka! "ajaknya sembari menarik tangan Raka untuk turun ke bawah
Dengan tangan yang masih menggandeng tangan Raka Mila menghampiri Liza yang sedang melayani pengunjung ,Mila langsung merebut buku yang ada di tangan liza dan di berikan nya kepada Raka sehingga membuat Liza bingung
Setelah berhasil membuat Liza bingung malah Mila menarik Liza ke arah pintu keluar tanpa bicara sepatah kata pun,dan itu berhasil
__ADS_1
membuat Liza semakin bingung lagi
***
Setelah berada di dalam mobil, Mila langsung menyalakan mesin mobilnya dan menginjak pedal gas ,memecah padatnya jalanan tanpa sepatah katapun
Liza yang bingung hanya menatap Mila dengan sedikit mengernyitkan alisnya tanpa berani banyak bertanya
Setelah 1 jam di perjalanan menuju kediaman Erin pun akhirnya sampai juga
Ting tong! (Suara bel pintu)
Saat pintu di buka keluarlah tante Rika (ibunya Erin)
"Selamat siang tante" sapa Liza sambil tersenyum manis , Liza bingung kenapa Mila membawanya ke rumah Erin saat ini
Tante Rika mengangguk untuk menanggapi sapaan dari Liza dengan tersenyum datar
"Silahkan masuk" ,tante Rika mempersilahkan mereka masuk sambil membuka pintu dengan lebar
Setelah duduk di kursi Mila langsung to the poin tentang kedatangannya
"Tolong jelaskan tante" ucap Mila yang membuat Liza mengernyitkan alisnya
"Jadi begini !"
"(.................................) "Ucap tante Rika panjang lebar tanpa di sela sedikitpun oleh mereka berdua
"What ! "Pekik mereka bersamaan setelah mendengar tuntas cerita ,yang di ceritakan tante Rika pada mereka
"Jadi dia dari tadi belom makan tan ?"tanya Mila
"Belum dari tadi tante coba bujukin tapi katanya mau tenangin diri dulu,makanya tante hubungin kamu ,tante bingung harus bersikap bagaimana " jawabnya
"Tolong di bujuk ya supaya mau makan, kasian tuh cacing di perut Erin pasti sudah demo minta diisi "pintanya pada mereka
"Oke tan" ucap Liza sambil beranjak pergi kekamar Erin dengan Mila yang berada di sampingnya
Tok tok tok (suara pintu di ketuk)
"Brisik !"saut Erin ketus ,pikirannya sedang kalut jadi tidak bisa berfikir jernih ,Mila dan Liza yang mendengar suara Erin dari dalam pun saling tatap bingung ,kenapa sampai segitunya padahal kan Erin adalah pribadi yang biasanya ceria 'pikir mereka '
...****************...
Jangan lupa tinggalkan jejak!
komen
like
__ADS_1
dan juga vote