
Tap...ucapan Mia terpotong oleh Mila
Jika memang kalian mencintai dia ,maka relakan lah dia memilih kebahagian nya sendiri ...cinta tidak akan membiarkan pasangannya tersakiti atau pun terluka ,jika kalian tak merelakan pacar kalian bahagia bersama orang lain ,itu namanya bukan cinta namun adalah OBSESI " kata Mila sambil menekankan kata OBSESI
"Cinta tak harus saling memiliki cukup melihat dia bahagia dengan pilihannya ,meski hati kita yang jadi taruhannya " sambung nya lagi ,mereka berdua sudah ada sedikit raut penyesalan yang terpancar di wajah mereka
"Jadi sekarang berdamailah karena kita tidak tau kapan kita mati,bagaimana jika kalian mati nanti atau besok saat kalian masih menyimpan dendam masing -masing ...apa kalian tidak takut masuk neraka? "Tanya mila dan di jawab gelengan oleh mereka
"Maka kalian minta maaf lah sebelum terlambat ...takutnya kalian yang tak saling memaafkan akan kena azab dari Allah"
"Allah saja maha pemaaf kenapa kita sebagai umatnya tidak ...jika kalian ingin meminta maaf pada Allah maka kalian juga harus memaafkan orang yang jahat ke pada kalian ..."
"Sekarang kalian harus saling minta maaf dan memaafkan " titah mila sambil mengambil tangan Mia lalu di sodorkannya kepada Gita,Gita pun menerimanya dengan ragu
"Ayo ucapkan apa ?"tanya Mila
"Maaf "kata mereka berbarengan dan saling mengangguk memberi jawaban iya
"Huuuft" menghela nafas lega
"Sekarang masalah sudah clear jadi saya minta kalian untuk membersihkan makanan yang berserakan itu"sambil menunjuk ke arah makanan yang bercecer di lantai karena ulah mereka berdua
Mereka berdua mengangguk patuh
"Maaf" ucap mereka kepada Mila
"Tak apa, lain kali kalo kalian punya masalah bicarakan dengan baik baik kn bisa ,jika memang sudah tidak bisa pasrah saja lah ke pada yang maha kuasa"jawab mila sembari memberikan saran
"Ini uang ganti rugi aku untuk mengganti barang yang rusak "ujar Gita yang memberikan uang di amplop coklat ,entah berapa mila pun tak tau namun mila menolaknya
"Tidak usah ,ini kerusakannya juga tidak terlalu parah hanya sedikit ,uang nya kamu gunakan aja untuk membantu orang yang kekurangan di luar sana ,dari pada untukku ...untuk saat ini aku belum membutuh kannya jadi simpan saja uangnya"tolak Mila hati- hati sambil tangan Mila menepis pelan uang yang ada di tangan Gita
" Terimakasih bu sudah membantu kami menyelesaikan masalah ini"ujar Mia tulus
"Iya sama -sama…juga saya mohon jangan panggil saya bu ,rasanya saya sudah terlalu tua bila di panggil bu "ucapnya seraya menyengir
"Eh ibu bisa aja muka cantik begitu di bilang tua ...eh maksud saya' kakak ' " ralat Mia cepat karena mendapat pelototan dari Mila
__ADS_1
"Ya udah sana kalian bereskan dulu kekacauan yang kalian buat" titahnya...mereka pun beranjak dan mulai membersihkan makanan yang tadi berantakan
Mila masih duduk anteng pikirannya kembali pada afan,sedih itulah yang iya rasakan namun mila tak mau memperlihat kan kesedihannya ...dia masih sibuk dengan lamunannya
Di sebuah meja yang tak jauh dari meja mila ada seorang pemuda yang selalu mendengarkan apa yang di bicarakan Mila tadi dan juga memperhatikannya ,namun mila tak menyadarinya ,namun pemuda itu masih memperhatikan Mila dengan wajah dinginnya
Sampai saat ada orang yang datang menghampiri ,Mila pun tak menyadarinya
Hingga Mila terjengit kaget karena ada tangan yang memegang bahunya
"Astagfirullahhalngadzim "kaget mila
"ka ngagetin aja" ucap mila ketika matanya sudah mendongak ke atas melihat wajah tampan yang sedang tersenyum ke padanya
"Abisnya kamu sibuk ngelamun aja sih..bantuin kek aku nya "ucap Raka yang tau kalo mila pasti sedang ingat pada mantannya
"Kuy lah "jawab mila pura pura semangat padahal masih bisa terlihat gurat kesedihan di wajah nya ...Raka bisa merasakannya ...Mila langsung berdiri dan di rangkul oleh raka berjalan bersisian menuju lantai atas ..sedangkan di meja tadi ,pun pemuda itu masih melihat Mila yang sudah berjalan pergi dari hadapannya, entah perasaan apa yang pemuda itu rasakan saat ini
Setelah sampai di ruang atas pun mereka duduk bersisian di kursi ,setelah lama hening akhirnya Raka mulai bersuara
"Milo... bagaimana kabarnya Liza?"tanya Raka yang memulai pembicaraan
"Iya nih kangen ayang" jawab Raka sambil tertawa
"Untung aja Ayam bebek kamu gak ada di sini ...nanti aku jadi nyamuk lagi#"kata Mila
"Heh! bukan ayam bebek tapi ayang bebeb" geram Raka tak terima pacarnya di bilang ayam bebek
"Tidak benar ,aku yang jadi nyamuknya kalian yang jadi ayam bebek nya kan biar adil "ucap Mila tersenyum
"Tidak apa -apa kamu sebagai nyamuk kamu kecil bahkan tak terlihat "ucap Raka menanggapi
"Kata siapa tak terlihat bahkan aku juga bisa gigit kamu loh "ucapnya
"Aku juga bisa makan kamu "ujarnya tak mau kalah
"Kata siapa ?katanya gak liat aku ...kenapa sekarang ingin makan aku" jawabnya
__ADS_1
"Karena kamu ada di depanku ,segede ini di masa di bilang gak keliatan gimana sih kamu "
"Iya lah! aku nyerah deh, kamu bukan tandingan ku ka ...selalu saja kamu bisa ngejawab" gerutu Mila
"Memang aku ini kan pintar "ujarnya membanggakan diri
"Mulai deh PD nya kebangetan "cibirnya ,Raka hanya tersenyum menanggapi ucapan Mila
Sedekat itu memang Mila dan Raka ..meskipun sebatas teman ...bukan sahabat tempatnya untuk mengadu namun teman yang satu ini cukup pengertian dengan keadaan
Setelah cukup lama Mereka bercanda sambil membahas Resto pun akhirnya selesai juga
"Aku mau pamit nih ka ..takut calon bini kamu MARAH "ucap mila menekan kan kata MARAH
"Emang kamu! yang tukang marah "ejeknya
"Enak aja kamu tuh yang suka nya marah -marah gak jelas wlee" ejeknya sambil menjulurkan lidahnya
"IH gemes deh "ucap Raka sembari mencubit pipi Mila yang menjulurkan lidahnya
"Ish sakit tau ka" gerutunya sambil mengerucutkan bibirnya
"Kasian adek kakak yang satu ini "ucapnya sambil mau mencubit pipi Mila namun Mila segera mundur
"Gak usah cubit- cubit lagi deh ka sakit tau "
"Orang akunya pengen lus-lus pipi kamu yang sakit kok malah di tuduh sih! "Gemas sekali memang dirinya jika melihat wajah Mila dan Erin yang kesal karena ulahnya
Kalo Liza mana berani dia yang ada takut di putusin sama Liza
"Aku mau pulang dada kakak ku yang baik dan juga PD nya yang tinggi ,setinggi tingginya sampai jatuhnya encok "ledeknya tersenyum mengejek sambil melambaikan tangannya
"ish udah sempat terbang malah di jatuhin huh"ucapnya seraya mengacak rambut Mila gemas
"Ih ka berantakan atuh" ucapnya cemberut
"Assalamualaikum ka"pamitnya langsung berlari keluar
__ADS_1
"Waalaikumsalam "jawab Raka dengan geleng -geleng kepala
...****************...