
Semuanya terkejut kecuali Liza ,dengan ucapan Erin karena kata 'bersedia menikah dengan Farel' yang Erin lontarkan tadi
"Er! "Panggil ibu nya terkejut
Erin pun menoleh ke arah ibu nya
"Kamu di kasih pertanyaan apa malah jawabnya apa!" Ujar ibu nya Erin ketus
"Emang Apa ? "Tanya Erin bingung
"Astagfirullah "ibu nya Erin sampai menepuk jidat nya sendiri...karena kekonyolan Erin,mungkin Erin sedang tidak konsentrasi jadi salah menjawab pertanyaan dari ayah nya Farel
"Aku menjawab nya salah ya bu?.... kalo gitu aku tidak bersedia menikah dengan dia "kata nya dengan bodoh seraya menunjuk Farel
Mila pun beristigfar di dalam hati,sedangkan Liza dia malah jadi ikut bingung di buatnya
"Maksud ibu....tadi ayah nya Farel tanya apa ke kamu? Tanya ibu sedikit geram
"Nggk tau bu udah lupa "ujarnya cuek
"Hah!" Mereka menghela nafas kesal
"Ada apa?" Tanya Erin yang melihat mereka menghela nafas dengan kesal
"Ayah nya Farel bertanya apakah kamu terima pertunangan ini atau tidak , bukan bersedia menikah .... pertunangan aja belum di resmikan udah bilang mau nikah aja kamu" ulang ibu nya menjelaskan
Erin pun melotot tak percaya dengan apa yang dia ucapkan nya sendiri setelah sadar akan ucapanya ,malunya dirinya rasanya ingin kabur saja dari ruang tamu,dirinya tadi memang tidak konsentrasi jadi asal menjawab membuat dirinya malu sendiri
Erin hanya menyengir kuda,rasa malunya menjadi kecanggungan untuk nya
__ADS_1
"Oalah ternyata salah jawab "batin Liza yang baru paham dengan situasi nya
Mereka yang melihat expresi Erin pun tertawa... rasanya lucu sekali melihat orang yang sedang malu,muka Erin sudah panas dan memerah karena malu
"Ish "Erin hanya berdesis melihat mereka tertawa ,semakin besar juga rasa malunya karena di tertawakan
"Iya iya maaf aku nggk konsen tadi "ucapnya fakta sambil menunduk
"Nggak apa apa nak ....itu sama saja....kamu menjawab bersedia menikah dengan Farel itu tandanya juga kamu menerima pertunangan ini "ujar ayah nya Farel,Farel pun hanya tersenyum kikuk melihat tingkah Erin
Mereka mengangguk menyetujui perkataan Faisal (ayah Farel)
Kini saatnya mereka mengikat pertunangan ini dengan sebuah simbol
Farel maju ke hadapan Erin dan berlutut mensejajarkan dirinya dengan Erin
"Beri aku jarimu ,aku akan memakaikan cincin simbol pengikat di jari manis mu" ujar Farel dengan menatap Erin lekat , membuat Erin tak bisa berkata-kata lagi mulutnya terasa sangat kelu , tangan kirinya terulur dengan gemetar ,dan Farel memakai kan cincin, di dalam hati Erin sudah berteriak sekencang kencangnya ,tiba tiba saja jantungnya berpacu sangat cepat dan seperti ada sengatan listrik saat tangan Farel menyentuh kulit tangan nya . Cincin pertunangan ini menggunakan bahan utama emas putih 18 karat bermata batu safir Ceylon 12 karat berbentuk oval ada 14 butir berlian Solitaire yang mengelilingi cincin ini
Bahan Emas menunjukkan kejayaan sekaligus kekuatan karena memang tidak mudah pecah atau rusak, sebuah hubungan juga di yakini juga akan mengalami kejayaan dan kekuatan bersama-sama.
Sepakat untuk terikat dalam pertunangan artinya sudah siap untuk menjalankan komitmen yang lebih serius .karena itu cincin di pakai sebagai simbol bahwa kedua belah pihak siap melaksanakan komitmen tersebut dengan sepenuh raga dan jiwa
Ya Allah, jika aku jatuh cinta. Cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya padamu, agar bertambah kekuatan ku untuk mencintaimu doa Mila dalam hati ketika melihat Erin telah di ikat oleh Farel
Alhamdulillah ucap mereka kompak setelah melihat Erin telah di pasangkan simbol pengikat
Erin dan Farel masih diam mengunci tatapan satu sama lain , jantung Erin berpacu sangat cepat sehingga membuat Erin bingung untuk meredam suara jantungnya yang mungkin saja bisa terdengar dari jarak dekat
"ekhem" dehem Mila
__ADS_1
sedangkan Liza entah sedang apa mengklik tombol di layar henfonya
"belum sah oiii" teriaknya sehingga membuat mereka menoleh ke arah Mila bersamaan tapi dengan ekspresi wajah yang berbeda Erin yang kelihatannya malu bak orang yang tertangkap basah sedang mencuri sedangkan Farel hanya tersenyum manis sehingga membuat Erin sebal
mereka semua yang berada di sana tertawa melihat Mila yang kesal
"sungguh sweet banget mereka" batin Liza yang masih memperhatikan ponselnya
ternyata dari tadi Liza merekam adegan sweet itu dengan diam diam ,lalu mengirimkan nya pada Raka ..
"ka kita kapan kayak gini sweet banget tau!" chating nya di bawah vidio itu
"mm bentar lagi ya sayang tunggu dulu" balasnya sehingga membuat mata Liza berkaca kaca
"apakah aku akan selamanya sabar ka😭?"chatingnya
"maaf Liz ,mama aku belum kasih restu buat kita...tapi kita akan tetap berjuang kan?"balasnya ya memang mereka tidak mendapatkan restu dari ibu nya Raka sebab Ibunya Raka sudah memilihkan calon istri buat Raka
"jika nanti aku sanggup" jawabnya yang udah mulai lelah dengan hubungan ini ,karena tanpa restu dari ibu nya Raka ,dan tak terasa air mata jatuh ke pipi yang imut itu ,di hapusnya dengan cepat sebelum mereka melihatnya.enangis
"insyallah jika memang kita berjodoh kita akan di dekatkan Liz bukan di jauhkan ,ini adalah salah satu ujian untuk kita,untuk menguji hubungan kita supaya tambah kuat lagi" ujar Raka,namun hanya di read doang oleh liza tanpa ingin membalasnya lagi
setelah acara pertunangan kecil kecilan selesai pun mereka langsung pamit pulang ke rumah mereka masing masing
***
keesokan harinya
...----------------...
__ADS_1
lanjut?
maaf sekarang up nya malam malam banget karena sibuk,apalagi kalo author udah mulai ujian mungkin kakak hiatus dulu 🙏🙏