Wanita Bijak Dan Ceo

Wanita Bijak Dan Ceo
permasalahan di Resto


__ADS_3

Keesokan harinya Mila terbangun dari tidur nyenyak nya karena cahaya mentari pagi yang menerpa wajah mulusnya ,sedangkan keduanya masih terlelap di alam mimpinya tanpa terganggu oleh sinar mentari


" Aku harus bersikap seperti biasanya ...aku harus bisa supaya mereka tak menghawatirkan ku" batinnya


Mila pun memulai aktingnya ...dengan yang biasa ia lakukan yaitu kejahilannya


Mila langsung mengambil alat makeup milik liza yang berada di atas nakas di samping ranjang itu ...Mila membuka bedak dan di oleskannya ke wajah mereka berdua dengan ketebalan di atas batas normal ...jadi mereka mirip seperti vampir cina wkwk...lalu Mila membuka blus on dan di aplikasikannya di hidung dan kedua pipi mereka masing -masing membentuk tiga lingkaran merah yang berdampingan seperti posisi mereka saat tidur ,lalu di putarnya lipstik itu supaya bisa keluar setelah di gulirnya lalu mulai menggambar bibir besar dan juga tebal di bibir sampai lojok ke pipi mereka...setelah selesai mendandani mereka pun Mila menarik nafas panjang dan di keluar kannya dengan kasar ,dan mulai membangunkan kedua sahabatnya


"Huuft"mencoba akting sebaik mungkin


"Bestie bangun!" Teriak mila supaya mereka terbangun sambil menarik selimut yang mereka gunakan


Mereka berdua pun mulai mengerjab ngerjabkan matanya, tidur mereka terusik karena teriakan Mila


"Apasih Mil masih masih ngantuk juga " kata liza yang matanya masih seperti di lem ,tak mau terbuka


Erin yang nyawanya baru terkumpul pun langsung duduk dengan cepat setelah mengingat kejadian kemarin


"Mila?" Ucap Erin dengan nada tanya ...erin bingung apakah mila yang sedang tersenyum manis ini,adalah sahabatnya ?


Senyumnya terlihat tidak ada beban sama sekali,terlihat tulus


Mila mulai terkikik geli dengan karyanya sendiri ,terasa lucu sekali menurutnya ,dia cukup terhibur dengan permainannya sendiri


Liza pun langsung duduk ketika mendengar Mila yang terkikik sampai membuat Erin bingung..Liza langsung melebarkan matanya saat bersitatap dengan Erin "Astaga !" Pekik mereka bersamaan


" Buahahahahahahaha"mereka berdua tertawa lepas ,sambil menunjuk wajah mereka bersilangan ,sedangkan Mika sudah kabur


"Milo!" pekik mereka berdua sambil mengejar Mila yang sudah ke luar kamar...mereka bertiga tanpa membasuh muka dan sikat gigi pun langsung ke ruang makan


Saat di ruang makan ...sudah ada makanan yang terhidang di atasnya ...sepertinya tante Arum sudah memasak kan untuk mereka ...terlihat di meja makan ada SOP ,ayam kecap dan juga nasi tentunya

__ADS_1


Mereka bertiga menunggu ibu dan ayah nya liza untuk makan bersama


"Ih kalian belum cuci muka ya ...mukanya kusut kayak baju belum di setrika "ujar ibu Liza ,yang sudah datang dengan ayah Liza


"Hehe tante tau aja sih "ucap mila sambil menyengir kuda ,membuat mereka tertawa


Setelah sarapan berakhir mereka langsung masuk ke kamar untuk membersihkan diri terlebih dahulu untuk melanjutkan aktifitas mereka ,di meja makan tadi selalu di penuhi dengan canda tawa dari mereka bertiga


Dan siang harinya Mila berniat untuk menyibukkan diri di Resto nya untuk mengalihkan pikirannya dari afan


***


Setelah Mila baru saja sampai di Resto..di sana ada pengunjung yang sedang ribut adu mulut dan juga jambak -jambakan ,beberapa satpam pun mengerubungi mereka mencoba untuk melerai


"Mba -mba jika kalian tidak berhenti buat keributan di sini saya akan seret anda keluar dan lapor polisi karena sudah mengganggu kenyamanan pengunjung lain! "ujar salah satu pak satpam tegas sambil menarik wanita itu untuk mundur,namun mereka berdua masih saja adu mulut ,saat mereka akan di seret untuk keluar dari resto


"Ada apa pak Bima?"tanya mila pada kepala satpam di sana


Ya memang di sana semuanya memanggil mila dengan sebutan" mba "karena mila sendiri yang memintanya ...mila tak suka di panggil bu ,kesannya terlalu tua menurutnya


"Kalian pergilah "titah mila kepada para satpam


"Kita duduk dulu di sana ,mungkin saya bisa bantu kalian untuk menyelesaikan masalah ini " titah mila dengan menunjuk meja yang ada di pojok ,yang biasa nya di tempati oleh mila cs


Meja yang biasa mila cs duduki adalah umum jadi jika saat mereka ingin makan dan meja nya penuh ,mereka akan makan di ruangan Mila yang berada di lantai atas


Sebelum mereka duduk Mila mempersilahkan pengunjung nya untuk menikmati makanannya kembali yang sempat terhenti


"Maaf para pengunjung silahkan nikmati kembali makanannya" ujarnya sambil tersenyum manis


Setelah Mila dan kedua perempuan itu duduk Mila langsung bertanya dengan apa yang terjadi

__ADS_1


"Kalau boleh saya tau ,kenapa kalian ribut di resto saya?" Tanyanya jutek ,mereka benar -benar membuatnya badmood niat hati bikin mood membaik malah jadi badmood begini "huh "tapi dengan jiwa sosial nya yang membuat Mila ingin menyelesaikan konflik ini


"Dia telah merebut pacar saya bu!"ucap salah satu wanita itu yang Namanya Mia kepada Mila sambil menunjuk wajah Gita yang berada di depannya hanya di batasi meja


"Tidak! itu tidak benar bu... dia yang telah merebut pacar saya "kata Gita yang tak terima di katai sebagai perebut


"Enak aja ,kamu tuh yang perebut laki orang "bantah Mia dengan cepat


"STOP IT" pekik mila,dan membuat perdebatan mereka terhentikan


"Sekarang saya tanya kemana pacar kalian berdua? ,saya tidak tau yang salah dan benar di sini "


"Sudah pergi "jawab mereka kompak


"Hah "menghela nafas lalu di keluarkan nya dengan kasar ,sambil memijat pelipisnya yang agak pusing,tp ketika mila sedang berfikir cara untuk menyelesaikannya mereka malah kembali adu mulut


"Aku orang yang baik mana mungkin aku yang merebut pacarmu yang merebut itu kamu dasar wanita jahat"ucap Mia


" Kamu bilang aku jahat gitu?..aku malahan yang terbaik dan kamulah yang...."ucapan Gita terhenti karena ucapan Mila


Jika kalian ingin di katai baik maka fokuslah menjadikan diri kalian yang terbaik bukan berfikir kau lah yang terbaik "ucap mila yang mulai mengeluarkan kata -kata bijaknya


"Dan orang yang baik adalah orang yang berbuat salah lalu memperbaikinya"sambungnya


"Sepertinya jalan yang perlu kita ambil adalah perpisahan ,kalian lebih baik berpisah dengan pacar kalian ,jika dia adalah pria yang baik seharusnya pacar kalian sekarang di sini dan menjelaskan kepada kalian apa yang terjadi ,tapi tidak kan dia pergi begitu saja meninggalkan kalian yang sedang berantem seperti ini "ujar mila panjang lebar


"Tidak! Aku tidak mau berpisah dengannya "ucap Gita


"Aku juga "sambung Mia


"Ingat perpisahan itu pasti adanya ...cukup kita kenang yang selama ini telah kita lewati bersama ...semoga kita bahagia dengan pilihan kita masing -masing"sambung mila

__ADS_1


...****************...


__ADS_2