
Sebelum terjatuh ke lantai ada tangan kekar yang menyangga tubuhnya ,mata mereka terkunci seperkian detik ,hanya suara detak jantung mereka yang berbunyi begitu kencang bagaikan habis lari maraton yang saling bersautan
"Saya Minta maaf kak" ucap Mila setelah tersadar dari keterkejutannya dan langsung berdiri tegak ,dia berbicara tanpa melihat orang yang di tabraknya karena merasa malu ,sebab menjadi perhatian para pengunjung di Resto ,para pengunjung yang melihat pun berteriak histeris
"Cie ..cie "sorak sorak para pengunjung
"Kayak di Drakor deh keren abis ini mah "ucap salah satu gadis muda yang terpesona terhadap drama tadi
"drama langsung ternyata lebih asik dari pada drama yang ada di film film "saut teman si pengunjung ....tema nya itu hanya mengangguk
"Aku mau jadi mba nya kalo bisa… so sweet banget deh apalagi cowoknya ganteng "ucap salah satu pengunjung lagi yang merasa iri kepada mila
Pemuda itu masih menatap wajah Mila dengan lekat
Mila mendongakan kepalanya karena tak mendengar jawaban dari orang yang berada di depannya
"Iya aku maafkan"Jawab pemuda itu sembari tersenyum setelah melihat mata Mila menatap dirinya .... Sedangkan dari kejauhan di meja pojok ada sepasang kekasih yang tengah menatap Mila dengan tersenyum manis bagaikan mendapatkan sebuah hadiah yang paling indah
"Ka so weet banget" ujar Liza pada Raka ,Raka hanya mengangguk
...ya orang itu tak lain dan tak bukan adalah mereka berdua
"Oh iya giamana keadaan kamu? "tanya pemuda itu lebay ,udah jelas jelas dirinya yang menangkap Mila ,tapi bukan itu yang pemuda ini maksud ,namun ada kah kesleo atau kaki terkilir kan bisa saja
"Alhamdulillah aku baik baik saja ,Terimakasih sudah menangkap saya "ucapnya berterimakasih ,dengan wajah datarnya
"Iya sama sama" jawab pemuda itu dengan tersenyum
"Aku pergi dulu kak" pamitnya pada pemuda itu dan langsung melenggang pergi setelah pemuda itu menjawab
"Iya lain kali hati hati nasihat Dika" ...ya pemuda itu adalah Addika Akbar Muzamil
...Visual...
Addika Akbar Muzamil ,salah satu pengusaha sukses di kota Jakarta, itu tercatat sebagai deretan sepuluh besar pengusaha kaya di Jakarta ,pemuda tampan berusia 25 tahun
Catatan yang terlupa ,Usia
Mila :23 tahun
Erin :23 tahun
__ADS_1
Liza :22 tahun
Raka:24 tahun
Sebelum Mila berlalu pergi ke dapur Mila sempatkan untuk meminta maaf kepada para pengunjung "maaf semuanya silahkan di lanjutkan lagi makannya "ucapnya sambil tersenyum manis sehingga membuat Dika yang melihat nya ikut mengangkat kedua sudut bibirnya ke atas sedikit sehingga jika dari jauh dia tak terlihat sedang tersenyum
"Aku ini kenapa" batin Dika sembari memegangi jantungnya yang terpompa dengan sangat cepat
Mila melihat grup band tadi masih bersiap siap untuk bernyanyi ,mereka juga tadi sempat terhenti karena melihat bosnya ,jadi mereka takut menganggu Mila yang sedang bertatapan dengan Dika
Setelah masuk ke dapur Mila terkejut melihat sosok yang sedang memasak di dapur
"Kamu lagi ngapain? "Tanya Mila bingung
"Seperti yang kamu lihat aku sedang masak" jawabnya polos
"Tumben Erin mau masak biasanya kan cuman bantuin doang" batinnya yah sosok itu ialah Erin
"Masak apa ?"tanyanya
"Latihan masak sayur" jawabnya singkat sambil masih fokus berkutat dengan peralatan dapur
"Buat apa ?" Tanya Mila lagi yang tak biasanya Erin mau memasak
"Buat masakin calon suami aku lah di masa depan" jawabnya enteng ,Mila mengernyitkan alisnya bingung
"Kamu sudah menerimanya?"Erin kembali mengangguk
"Meskipun aku tidak tau dia ganteng atau tidak,jahat atau baik,tapi seperti katamu jalani saja dulu ...jika memang dia adalah jodohku pasti tidak akan kemana "ucapnya ,Mila pun tersenyum
"Ini udah matang belom" tanya Erin yang sedang memasak sayur kangkung
"Udah di coba belum rasa nya?" Tanya Mila ,Erin pun menggeleng membuat Mila menghela nafas "huh"
Mila mengambil sendok dari tempat sendok lalu di ambil airnya sedikit ,di tiupnya lalu di masukan ke mulutnya
"Bagaimana ? "tanya Erin antusias yang melihat Mila terdiam
"Asin "ucapnya dengan expresi dramatis sambil mencari minum untuk di minumnya ,sedangkan Erin terlihat murung
Setelah Mila minum, rasa asinnya pun mulai pudar,lalu di hampirinya Erin yang masih terlihat murung
"Jangan murung gitu ...masakan kamu enak ,cuman hanya ke asinan sedikit kok" ucapnya yang tak mau mematahkan semangat Erin,Erin mengangguk
__ADS_1
"Lalu bagaimana ini?" Tanyanya
"santai saja gak usah khawatir ! "Ujar Mila menenangkan
Setelah berfikir Mila menemukan ide "Karena kangkung kamu ini di oseng kita menggunakan teknik ini saja oke "ucapnya sambil mengambil gula ,Erin hanya memperhatikan mila yang sedang mengambil gula
"Kenapa pakai gula ?" Tanya Erin
"Gula mengandung rasa manis yang bisa menyelamatkan masakan keasinan .Dengan menambah kan sedikit gula ,masakan tak hanya terasa lebih gurih tetapi juga lebih lezat "ujar Mila menjelaskan Erin mengangguk
"Kalo seandainya besok besok kamu mengulangi hal yang sama ....jika masakan kamu mengandung produk olahan susu atau santan ,kamu bisa menambahkan susu ke dalam masakan,susu di percaya bisa menambah rasa lezat pada masakan yang menyelamatkan masakan keasinan" ujarnya lagi
"Jika rasa asin pada masakanmu sudah terlalu berlebihan ,sebelum masakan benar benar matang ,kurangi kuah pada masakan kemudian tambahkan air yang baru ,jika masakan tidak memungkinkan di tambah air ,cuci masakan yang keasinan dan di bumbui lagi dengan bumbu baru paham!" Jelas mila panjang kali lebar (seperti rumus matematika saja)
"Paham ! "jawab Erin yang dari tadi mendengarkan dengan baik tips tips yang di berikan oleh Mila
"Risa sini" panggil Mila kepada Risa yang dari tadi juga berkutat di dapur bersama Kiki dan chef lainnya
"Ada apa mba?" Tanya Risa
"Ini masakannya sebentar lagi matang titip yah nanti suruh pelayan antarkan ke atas "perintahnya pada Risa
"Baiklah mba di tunggu yah" ujarnya dan di angguki oleh Mila,Mila berlalu pergi ke lantai atas ,tadi di perjalanan ke atas Mila melihat Dika yang juga menatap dirinya ,hal itu membuat Mila merasa risih
Di meja Dika
"Maaf lama soalnya macet" ujar seseorang meminta maaf
"Santuy aja lah pap "jawabnya kepada Abi
Visual
Abimanyu bimantara adalah sekertaris pribadi nya Dika,selain Abi adalah sekertaris Dika ,dia juga sahabat baik Dika dari dulu,ayah Dika juga menganggap Abi sebagai anaknya sendiri ,karena Abi sudah tidak memiliki ayah ...namun masih mempunyai seorang Ibu ...dia selalu di panggil papa oleh Akbar karena berasal dari namanya yaitu Abi....bukankah nama lain dari papa atau ayah adalah Abi?
sedangkan Abi memanggil Dika dengan Sebutan Adek karena dari kata kata Addika,jadi di ambil huruf depannya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
semangatin author yuk biar lebih sering up🙏
like
__ADS_1
komen
vite