
**Assalamualaikum kakak semuanya 😘...aku telah kembali dengan membawa novel baru...yang berjudul Queen Azkia...ayo pada mampir kak!...aku kasih cuplikan bab satu yah...
kecelakaan
Panas terik matahari di siang hari yang sangat menyengat, di sebuah mobil Lamborghini, terdapat empat orang yang sedang menikmati perjalanan santai mereka.
Empat orang tersebut ingin mencari makanan dan minuman segar untuk menyegarkan tubuh mereka yang panas karena cuaca. Lalu tiba-tiba ....
"Awas!" teriak seorang wanita paruh baya.
"Argh ...!" teriak semua orang yang ada di dalam mobil tersebut.
Jdar!
Mobil mereka kini telah menabrak bahu jalan sehingga terjun ke jurang, karena menghindari sebuah truk yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi kearah mereka.
Sedangkan truk tersebut menabrak kendaraan lain sehingga terjadi kemacetan yang padat.
Para pengendara mobil dan motor yang melihat kecelakaan beruntun itu pun langsung turun dari kendaraan mereka masing-masing.
"Cepet telepon ambulance!"teriak seseorang yang sedang membantu salah satu korban kecelakaan.
Saat mereka sedang menolong para korban kecelakaan, tidak berselang lama ada suara ledakan yang di timbulkan dari mobil truk itu.
Duar!
Bunyi ledakan di susul kobaran api yang menyala, lalu membumbungkan asap yang mengepul, beberapa orang berlari menjauh dari mobil truk itu.
padahal pak sopir truk belom sempet di keluarkan oleh mereka.
Sedangkan mobil Lamborghini yang tadi masuk jurang, yang memang jurang nya tak terlalu dalam, sedang di evakuasi oleh para polisi yang bertugas.
***
Dari hasil penelitian para polisi dinyatakan bahwa seorang pria parubaya telah meninggal dunia,dan seorang anak dan ibu yang masih bernafas, para polisi segera membawa mereka ke dalam mobil ambulance.
Mereka berdua pingsan.
***
saat sampai di rumah sakit mereka langsung di bawa ke UGD untuk di periksa ,dan sampai berselang agak lama mereka belum juga sadar, wanita paruh baya itu kehilangan banyak darah sedangkan anak kecil yang kira kira masih berumur 12 tahunan itu mulai membuka matanya.
Saat anak kecil itu membuka matanya perlahan karena terasa lengket seperti orang baru bangun tidur.
anak kecil itu mulai mengerjab ngerjabkan matanya perlahan, tubuhnya yang lemah sehingga ia tak bisa bergerak,saat nyawanya telah terkumpul, anak kecil itu mengingat kecelakaan tadi yang membuatnya masuk rumah sakit.
__ADS_1
"Kia .....!" teriak nya setelah mengingat kecelakaan tadi , sehingga membuat para suster yang berjaga pun datang ke ruang rawat anak kecil itu.
"Ada apa nak ?"tanya suster yang agak gembul itu.
anak itu sedang mengatur nafasnya yang naik turun akibat teriakannya tadi.
Suster itu menghampiri anak itu dan mengelus puncak kepala nya untuk menenangkan.
Setelah merasa tenang anak kecil itu bertanya kepada suster yang tadi menenangkannya.
"Sus di mana kia ?" tanyanya dengan suara yang lemah.
"Siapa kia, nak?" tanya suster itu bingung dan mengira yang anak ini cari adalah ibunya.
"Dia sahabat ku sus, tadi dia bersamaku saat kecelakaan,"jawabnya menjelaskan saat melihat wajah suster gembul itu yang bingung.
Sedangkan salah satu suster yang tadi ikut masuk sudah pergi dari ruang rawat itu untuk mengabari polisi tentang apa yang anak itu cari.
"Pak polisi!"panggil suster itu yang melihat para polisi di depan rumah sakit,dan mereka semua menoleh ke arah sumber suara.
Suster itu menghampiri pak polisi sambil berlari.
"Ada apa ?"tanya salah satu polisi ketika suster tadi berada di depan nya.
"Anak korban kecelakaan tadi, dia mencari seseorang yang katanya sahabat..."sambungnya lagi dengan masih agak ngos ngosan.
dan saat suster itu menyebutkan (anak korban kecelakaan tadi )polisi itu langsung tau karena korban kecelakaan tadi, anak kecilnya hanya satu.
"Sahabat?"tanya pak polisi dengan mengernyitkan alisnya.
"Iya, dia mencari sahabat nya, apakah mereka ada di ruangan lain pak?"tanya nya.
"Pasalnya saya hanya mengetahui dia bersama ibunya, dan ayahnya yang sudah meninggal dunia,"sambungnya yang melihat pak polisi sedang menatap nya bingung.
"Setau saya tadi memang tidak ada anak kecil lagi di dalam mobil itu, hanya ada dia dan kedua orang tuanya,"jawab pak polisi itu.
"Lalu yang anak itu tanyakan siapa?" tanya nya pada pak polisi.
pak polisi lalu melenggang pergi kedalam rumah sakit tanpa menjawab pertanyaan sang suster.
lalu mencari ruang rawat anak kecil itu, saat sudah sampai di depan pintu pak polisi mengetuk pintu dan memberikan salam.
Setelah ada jawaban dari dalam pak polisi pun masuk ke dalam.
Suster gembul itu berdiri dan menyisihkan ruang untuk pak polisi.
__ADS_1
"Bagaimana keadaan mu nak?" tanya pak polisi kepada anak kecil itu.
Anak kecil itu hanya mengangguk, mengartikan bahwa dia baik baik saja, padahal kondisi nya masih sangat lemah.
"Siapa yang tadi kamu cari nak?" tanya pak polisi to the poin.
"Kia, " jawab nya singkat dengan mata yang berkaca-kaca.
"Kia siapa nak?" tanya pak polisi dengan lembut.
"Dia sahabatku pak, " jawabnya lirih.
"saat kecelakaan kamu bersama siapa saja nak?" tanya pak polisi mulai menyelidiki kasus yang agak janggal ini.
"Kia, ayah, dan ibu," jawabnya.
"Tapi kami hanya menemukan ayah dan ibumu nak," ucap pak polisi lembut supaya tidak membuat anak itu drop.
Anak itu terkejut bukan main, ia langsung duduk dan akan turun dari ranjang rumah sakit, namun segera di cegah oleh pak polisi dan suster yang masih berada di belakang pak polisi tadi.
"Ada apa nak?" tanya pak polisi.
"Kia di mana pak polisi," tanyanya sambil menangis sesenggukan menatap pak polisi dengan penuh harapan.
'Kenapa yang di tanyakan sahabat nya, kenapa gak ibu atau ayah nya saja sekarang aku harus jawab apa,' batin pak polisi bingung.
"Pak," suara anak kecil itu menyadarkan pak polisi yang sedang sibuk bergelut dengan pikirannya sendiri.
"Eh, hah? Ada apa Nak?" tanya pak polisi yang baru saja tersadarkan dari lamunannya.
"Arga tadi tanya. Kia dimana Pak Polisi?" tanya anak yang bernama Arga tersebut dengan sendu.
'Oh ... jadi nama anak ini, Arga ya.'
"Jadi nama kamu Arga ya, Nak?"
"Iya Pak, namaku Arga," jawab Arga.
"Kia mana Pak?" tanya Arga lagi karena tak mendapat jawaban dari tadi. yang di sertai dengan rengekan.
"Kia di ...."
****************
Bersambung**
__ADS_1