
author POV
Mentari pagi telah menyinari bumi.ranz mulai membuka matanya.kazumi yang masih terlelap dalam mimpinya.
ranz mngelus rambut milik kazumi.kini hari libur Kazumi tidak perlu khawatir untuk terlambat sekolah.namun yang di khawatir kan Kazumi adalah teman temannya pasti sedang mencari dirinya.
ranz pun membangunkan Kazumi dengan lembut.
"Kazumi,bangunlah matahari telah terbit"ucap ranz segera berdiri.
Kazumi sgera membuka mata nya perlahan lahan.
"eh"gumam kazumi,karena terkena sinar matahari.
ranz segera pergi.
"hah!!!aku harus segera cepat!!yumeko dan yabgain pasti khawatir"ucap Kazumi beranjak pergi dan berlari lari.
"semoga yumeko tidak menanyakan,aku darimana"batin Kazumi berharap.kazumi segera masuk ke dalam rumah.
Kazumi mengendap endap masuk ke kamarnya.
"dari mana?"ucap viola yang tiba tiba ada di samping Kazumi,Kazumi terkejut segera ia menghadap viola.
"anu....itu tadi abis dari depan"ucap Kazumi sedikit gugup.
__ADS_1
"gak percaya gua,baju Lo aja sedikit kotor,ngak mungkinkan Lo guling guling di tanah?"ucap viola dingin.
"eh, Vi, gua masuk dulu ya mau mandi lagi"ucap Kazumi langsung menutup pintu kamarnya.
"aduh ma*p*s gua "batin Kazumi sedikit panik.
"gua harus cepet mandi"batin Kazumi berlari ke kamar mandi.
Kazumi segera keluar untuk bertemu dengan teman teman nya.kazumi dengan cepat menuruni anak tangga.
"pagi ey"ucap Kazumi menyapa teman temannya.semua terdiam tidak ada yang menjawab tatapan mereka semua dingin.
"kenapa?!"tanya Kazumi pada mereka.
"akhir akhir ini Lo sering dikamar,terus sering banget bolos,harusnya kita yang nanya kemana aja Lo?"ucap yumeko pedas Dan begitu juga dengan tatapan dingin.
"Lo kalo punya masalah,cerita sama kita,jangan Lo omongin ke orang orang"sahut Fin.
"maksud Lo semua apa sih?"ucap Kazumi merasa bingung.
"gua kira Lo sahabat yang setia,ternyata Lo munafik"ucap Alan tiba-tiba.
"maksud mereka semua apa
coba!??!?!!"batin Kazumi.
__ADS_1
"maksudnya apa?gua ngak ngerti?!?"tanya Kazumi.
"Lo pikir pake otak Lo,kenapa"ucap Rey menatap tajam Kazumi.
mereka semua pergi meninggalkan Kazumi diruang tengah.
"apa yang mereka maksud dengan kata munafik"batin Kazumi heran.
"seinget gua,gua ngak pernah bikin salah?"batin Kazumi.
tiba tiba viola datang dan berbicara.
"makanya Lo tuh mikir dulu sebelum bertindak,payah Lo,munafik"ucap viola pedas.
Kazumi langsung menundukkan kepalanya,dia langsung berjalan ke kamarnya.
"sumpah gua ngak ngerti apa yang mereka omongin,kenapa jadi salah gua,gua aja ngak tau masalah nya apa,kenapa jadi begini!???!?!?"batin Kazumi sambil menangis.
"ngak gua ngak boleh nangis gua harus cari tau kenapa"ucap Kazumi terus menyeka air matanya dengan kasar.
saat Kazumi menuju ruangan nya.
terlihat diary miliknya di tahun ini terjatuh,dan pintu pun tidak tertutup rapat.
"ngak mungkin kan kalo mereka tau semuanya,ngak kan,hah?!??gau harus apa,gua udah berusaha untuk nutupin semua kenapa jadi begini,kenapa!?!?!?"batin Kazumi mondar mondir.
__ADS_1
"ngak tunggu,eh iya gua inget kemarin gua nutup nya kurang rapat,lagian juga kamar gua konci,terus buku gua,oh iya kemarin jatuh pas gua lagi buru buru, sebenarnya apa yang terjadi"ucap Kazumi khawatir.