
mereka menikmati cemilan cemilan yang mereka bawa.setelah cukup puas mereka semua menonton flm my heart.
"woi!!!!Lo yang geng kazumi,sini Lo bantuin gile,kampret Lo semua.bantuin woy capek nih"teriak salah satu siswa dari kelas IPS.
"sttt,diem,nih kita jangan berisik,lagian juga ya kan tuh yang dihukum seluruh sekolah,nah yang paling banyak tuh kan kelas IPS,nah sedangkan kelas IPA masih rata rata,jadi harusnya kan mereka yang ngerjain iya kan" bisik Kazumi pada teman temannya.
"geblek"
"sableng"
"otak miring"
"gile"
"terlalu bodoh"
"huh otaknya udah ngak berfungsi"
sahut yumeko lalu ke kevin beralih lagi ke Fin lalu berpindah lagi Rey,terus ke Alan,lalu yang terakhir adalah viola.
mereka mengucapkan itu dengan geleng geleng kepala melihat tingkah bodoh Kazumi.
"aelah,nih ya kalo Lo pada ngak punya temen kaya gua juga ngak bakalan bisa kali nih kita santuy santuy disini"ucap Kazumi sinis.
"udah lah lanjut nonton nya dipermasalahkan amat sih urusan gitu doang"ucap Kazumi segera mengambil ponsel miliknya,sementara yang lain menatap tajam kepada diri Kazumi.
"heh Kazumi yang tersantuy bin terkampret sedunia,yang buat masalah kan lu,terus yang dihukum seluruh sekolah,lu bilang ngak usah dipermasalahkan,wah harus kita bawa ke rumah sakit jiwa nih anam otak nya dah kesantuyan terus, jadi otaknya butuh di luruskan sedikit"ucap viola menatap tajam Kazumi begitupun dengan yang lain.
"aish,viola yang paling cuek bin terdiam sedunia,heh dengerin,gue tuh emang santuy,tapi ngak kampret kok,cuma ngak waras aja guenya"ucap Kazumi santai.
dan yang lain melihat nya menampilkan cengiran kesal pada diri Kazumi dengan tangan yang terkepal kuat.
"yaallah semoga Kazumi berubah menjadi orang yang polos,eh salah deh,maksudnya jadi orang yang dijauhkan oleh teman teman seperti kami yang terlalu baik untuknya"batin viola.
ranz yang bisa membaca pikiran orang lain pun mengadu pada diri Kazumi lalu Kazumi mengumpat.
"dasar kampret"batin Kazumi.
__ADS_1
lalu mereka melanjutkan menonton acara flm my heart.
saat menonton Kazumi sangat serius ia menbak bahwa alur ceritanya sama dengan kisah nya oleh karena itu ia menonton dengan serius.
saat menonton di adegan flm yang mereka nonton terlihat farel tokoh dari flm tersebut ingin menembak sahabat kecil nya Rachel.tapi saat Rachel menelpon nya untuk memberitahu bahwa Luna notabene orang yang ia sukai dulu sedang sakit dan sekarang berada di rumah sakit.
nah disitu farel langsung berlari menuju rumah sakit,sementara Rachel sedang menemani luna.saat farel datang Rachel langsung menjauh dari tubuh luna.lalu ia keluar dan ia pulang sat ia sampai ditempat rumah pohon tempat ia dengan farel selalu bermain.terdapat bunga yang berbentuk love.
lalu ditengahnya ada lagi love,Rachel yang melihatnya hanya bisa melongo tak percaya lalu Rachel berjalan menuju bunga yang tersusun rapih dan indah yang dibuat dengan bentuk love,lalu ia masuk kebulatan love itu ia memegangi bunga bunga itu lalu ia keluar dari lingkaran tersebut.ia menjauh sedikit lalu ia duduk ditanah ia menangis tanpa henti karena melihat semuanya,ia kecewa,sedih.karena saat ia melihat bunga yang berbentuk love ia menebak bahwa
farel akan menembak dirinya namun apa yang terjadi semuanya kacau.
saat Kazumi melihat flm itu ia hampir saja menangis melihat adegan itu karena ia tau bagaimana rasanya seperti itu,bahkan jika dibandingkan hampir sama dengan ceritanya hanya perbedaan nya Rachel tentang percintaan sementara Kazumi tentang persahabatan.
saat flm itu selesai Kazumi berusaha tegar,karena saat melihat itu ia mengenang masa lalu nya dengan ava.
"woi udah yuk,gue pengin pulang,bolos aja kuy"ujar Kazumi yang sudah lesu.
"boleh juga sih,tapi mau lewat mana coba semua area sekolah kan ada siswa siswi nya, yang ada kalo kita bolos malah ketahuan njer."ucap viola.
"gilaaaa Lo,nyari mati ya,sama aja kita tuh malah nyari masalah lagi kazumi geblek."ucap Fin yang sudah mulai kesal pada sifat Kazumi yang santuy.
"oh,kalo masalah itu sih tenang ae serahkan tugas ini kepada si santuy Kazumi"ujar Kazumi dengan tersenyum bangga.
dan yang lain hanya bisa menepuk jidat atas kelakuan Kazumi yang super gila.
"yaudah nunggu apalagi,nunggu jodoh hah?!,sampe tahun depan pun kagak bakalan ada kalo ketemu nya di gudang gelap gini mah"ujar Kazumi.
"iya nunggu jodoh,yang selalu dinanti,namun tak kunjung datang menemui sang pujaan hati."ucap Fin yang sudah kesal hingga ia melontarkan kata kata itu pada kazumi.
"azekkk,Abang Fin ternyata bisa buchen juga,ehmm tenanglah pujaan hatimu ada di samping"ujar Kazumi tersenyum gila.
"kalo cowok ngak bisa ngebuchen mah kagak bakalan bisa ngegodain cewe nya"ujar Fin.
"kaga papa,yang penting setia dan tulus itu dah cukup bagi seornag wanita,iya ngak bro"ucap Kazumi.
"azekkk,bijak juga Lo Zum"ujar yumeko.
__ADS_1
"eh tunggu,yang bijak mah bukan gue,nih si author yang kelamaan jomblo jadi begini kan"ucap Kazumi
author:woi Zumi jomblo,jomblo begini juga ada yang nakser kali.
.
>>>>>>>>>>>>
lalu mereka segera berjalan ke lapangan sekolah.
kazum dan para geng nya berjalan santai dihadapan seluruh siswa siswa SMA.
padahal disana juga terdapat Bu Sinta yang sudah sangat merasa tidak tahan lagi menahan amarahnya pada kazumi.
"Kazumi"ucap Bu Sinta dingin.kazumi yang tadinya sednag berjalan kini ia memberhentikan langkah kakinya.
"iya dengan saya si santuy,apa yang anda ingin bicarakan."ucap Kazumi menatap santai wajah Bu Sinta yang sudha mulai memerah akibat menahan emosi.
Bu Sinta menghela napas untuk menenangkan diri,lalu ia mulai angkat bicara.
"santuy yang paling santuy bin ngeselin tingkat level dewa,saya perlu kamu kurangin kata kata yang membuat orang kesal.mengerti orang gila?"ujar Bu Sinta dengan lantang di hadapan seluruh siswa SMA.
"ish,nyari mati banget yah tuh anak,ngak tau yah kalo Bu Sinta tuh guru yang paling sadis dan kiler pokoknya serem lah"umpat salah satu siswa ynag langsung bergidik ketika melihat Bu Sinta.
"hah?orang gila?sorry aja nih Bu saya emang gila tapi bukan berarti saya gila ngak waras cuma ini otak nya tergeser jauh jadinya gini deh"ucap Kazumi.
"Kazumi kamu saya akan Carikan seseorang untuk membuat kamu berubah,tunggu besok"ujar Bu Sinta geram lalu.
"yeuu malah ngasih bodyguard,tapi Mayan juga lah"ucap kazumi lalu kembali berjalan yang sempat tertunda.
siswa lain melongo melihat Kazumi Dengan mudahnya pulang tanpa melakukan hukuman apapun,sedangkan Kazumi lah yang membuat masalah tersebut.
sebelum Kazumi pulang ia menyuruh teman temannya pulang duluan ia ingin melihat pohon besar di halaman belakang sekolahnya.
saat sampai Kazumi terus mengelus lembut pohon itu bersamaan dengan menyirami nya.
namun terdengar suara langkah kaki seseorang yang mendekat ke arah Kazumi dengan membawa sebuah pisau kecil ditangan orang tersebut.
__ADS_1