
saat malam Kazumi lebih memilih untuk menikmati udara malam terlebih dahulu.lalu ava yang melihat Kazumi duduk ikut menghampiri Kazumi lalu duduk di dekat nya.
"lagi ngapain Zum?"tanya ava yang Baru saja duduk.
"hmm, lagi nikmatin udara segar va.bosen jadi disini dulu deh"jelas Kazumi.
"oh gitu,terus sendiri aja gitu??"tanya ava.
"iya sendiri ae,masa sama Setan"canda Kazumi.
"bisa ae Zum"ujar ava tertawa kecil.
"oh ya Zum,gue mau ngomong sesuatu"ujar ava serius.
"apa va?"Kazumi mulai penasaran apa yang akan di bicarakan oleh ava.
"hmm,gue sebenernya suka sama tingkah Lo,Lo mau ngak jadi sahabat gue Zum,gue kira Lo bakal khianat.ternyata Lo baik banget ya sama yang laen terutama sahabat sahabat lo.gue suka sifat lo yang suka Baeng sahabat mulu.jadu Lo mau ngak Zum Nerima gue jadi sahabat Lo"tutur ava.
Kazumi yang mendengar nya terbelalak atas penuturan orang yang sangat ingin ia miliki.
"hmm va"Kazumi gugup.ia takut bahwa tadi ia salah dengar.
"Lo bener mau jadi sahabat gue?"tanya Kazumi meyakinkan.
"iya gue serius.lo mau ngak.kalo ngak mau ngak papa sih gue ngak maksa"ujar ava.
__ADS_1
"gue nerimanlo jadi sahabat gue va"ucap Kazumi pelan.
dipikiran nya ia sangat senang bisa menjadi sahabat ava.ia tersenyum tipis namun dihari Kazumi sangat lah senang tak terhingga.
"Lo janji ya jadi sahabat gue,jangan ingkar apalgi ngekhianatin"ujar Kazumi sembari menyodorkan jari kelingking nya.
lalu ava membalas jari kelingking Kazumi dan mereka tersenyum bersamaan.
"yaudah yuk masuk,udah malem nih,nanti besok malah telat"ajak ava yang sudah berdiri.
lalu Kazumi ikut berdiri dan mengikuti ava berjalan.
"besok kita main disungai bareng ya"ujar ava.
lalu Kazumi membawanya dengan senyuman.kazumi berlari masuk ke dalam kamar nya.segera ia mencari cari buku diary miliknya.saat telah ditemukan ia menulis sesuatu.
lalu Kazumi merebahkan dirinya.sumpah gue seneng banget"gumam Kazumi.
lalu Kazumi memanggil ranz.datanglah ranz.
"paan manggil gua?!?"tanya ranz dengan raut wajah malas.
"Lo mau tau ngak kabar gembira"ujar Kazumi sengaja memberi kesan penasaran pada ranz.
"paan"ranz semakin bosan dan malas untuk meladeni Kazumi.karena di dunia nya tengah malam ia sedang sekolah.
__ADS_1
"gue berhasil merjuangin ava.ngak sia sia ranz"ujar Kazumi antusias.
lalu ranz menoleh dan mengatakan sesuatu.
"gue mah oh aja"ujar ranz.
"lah kok malah oh sih, bukannya seneng ya"Kazumi kesal atas reaksi yang diberikan ranz.
"emang Lo ngomong apa?!"tanya ranz polos.
"ngeselin bet dah"ujar Kazumi memukul kan buku yang ada di genggaman nya ke lantai dengan keras.
"gue ngomong gua berhasil merjuangin dia ranz"ujar Kazumi dengan sorot mata tajam.
lalu ranz joget joget tak jelas.
"Lo kesurupan apa sih.kok jadi ngak waras ya"ujar Kazumi bingung dengan tingkah ranz.
"berarti ngak sia sia dong"ranz merasakan rasa senang di hatinya karena Kazumi telah berhasil menjadi sahabat ava.namun salah satu resiko nya adalah.......
Kazumi ikut loncat loncat saking sennag nya dnegan berita yang ia dengar jari ini.
dan yang melihatnya tersenyum tipis.
"Zum,gue mau bilang selamat,tapi sayang Lo ngak tau bahwa Lo belum keluar dari dunia kesedihan"batin ranz meratapi nasib Kazumi.
__ADS_1