
author POV.
Kazumi segera turun kebawah dan terlihat teman temannya sedang mengobrol kan sesuatu yang penting.
"mereka ngapain ya ngumpul ngumpul?!"batin kazumi terus memperhatikan.
"tuh lihat"ucap Fin menunjuk Kazumi yang baru saja turun dari tangga.
"Lo lihat ini"ucap Alan dingin.alah udah biasa kali diamah dingin udah ditambah dingin huh parah.
Kazumi meliaht sebuah video,betapa terkejutnya Kazumi saat melihat isi video itu.itu disaat dia di gudang menangis nangis kencang,
"eh—iya gue mau ke toilet dulu nanti gue nyusul deh"dusta Kazumi.
"yaudah deh gue duluan,inget gua tunggu Lo"teriak yumeko yang sudah berlari menjauh.
Kazumi berjalan kearah gudang yang terkenal sangat sepi, tidak ada yang berani melewati gudang itu karena terlihat menyeramkan.
Kazumi masuk dan mengunci pintu gudang.
dia menangis sekencang kencangnya,tapi masih menahan suara Isakan itu,ya Kazumi menangis dengan ditahan.
"*kapan Lo peka,kapan hiks...Lo kira gua kuat selalu dipermainin sama Lo,gua mohon peka,peka kalo gua tuh pengen jadi sahabat Lo va"ucap Kazumi masih dengan tangisan
"gua harap Lo ngak kasih kepastian tanpa harapan,Lo tau itu sakit*"ucap Kazumi dengan terus mengeluarkan tetesan air mata.
"hah!?!!?darimana ini semua!????"batin Kazumi kaget.
"kalian dapat ini semua darimana?"tanya Kazumi pada teman teman nya.
__ADS_1
"harinya kita yang nanya kenapa Lo nangis di gudang,dan bohong sama kita?!?"ucap Alan.
"eh itu-"ucap Kazumi gugup.
"gua mohon,Lo ceritain semuanya"ucap Alan lembut.
"kalo gua ngomong jujur,pasti mereka kan terbebani,kalo gua ngak jujur,mereka pasti maksa,gua harus apa??"batin Kazumi.
"ngak,gua ngak bakal cerita,gua ngak mau kalian semau terbebani,ngak terlalu berat,biar gue aja"ucap Kazumi.
"justru itu,lo harus cerita,kalo Lo ngak cerita semuanya akan terbebani.
"sorry gua ngak bisa"ucap Kazumi berlari langsung ke kamarnya dan menguncinya.
"mungkin dia butuh waktu"ucap viola.
Kazumi terduduk di ranjangnya dia masih bingung.
**tok
tok
tok
tok
tok**
Alan masuk dan duduk disamping Kazumi.
__ADS_1
"gua tahu Lo bingung kan,mau jujur atau bohong"ucap Alan lembut.
"hah?!?Lo paling ngerti gau ya lan"ucap Kazumi tersenyum.
"Lo jujur aja sama gua,gua ngak akan bilang siapa siapa,Lo percayakan sama gua"ucap Alan menatap wajah Kazumi.
"hmm,oke gua percaya sama Lo lan"ucap Kazumi.
Kazumi menceritakan semuanya,Alan yang mendengarnya sejak tadi ikut prihatin pada Kazumi, namun ia tutpi dengan wajah dingin.padahal Alan sangat khawatir pada diri Kazumi.
"gua harap Lo tepatin janji ya"ucap Kazumi.
"tenang gua bakal simpen rahasia lo,"ucap Alan tersenyum tipis,ini pertama kalinya Alan tersenyum,walau itu hanya senyuman tipis.
"Lo emang sahabat terbaik gua Alan."ucap Kazumi tersenyum ceria.
Kazumi langsung memeluk Alan dengan erat.
Alan membalas pelukan hangat dari Kazumi.
"gua mohon lo harus terus tegar ya"ucap Alan.
"gua harap gua bisa Alan."ucap Kazumi tersenyum.
"yaudah gue,keluar dulu"ucpa Alan beranjak pergi.
"gua seneng punya sahabat pengertian kaya Alan."batin Kazumi.
"tapi gua juga harus tau mereka dapet video itu dari siapa!?"batin Kazumi.
__ADS_1