
Kazumi belajar dengan serius tidak seperti biasanya ia belajar dengan sungguh sungguh.teman sekelas nya pun heran melihat Kazumi berubah seketika.
"woi Zum Lo kesambet apaan sih,rajin banget hari ini?!?"tanya yumeko heran.
"aelah diem,gue lagi seirus nih"Kazumi berkata tanpa menoleh menatap yumeko.
"Kazumi !!"panggil Bu Sri.
"apa Bu?lanjutin dong Bu ngejelasin nya tanggung nih"pinta kazumi.
"Kazumi!!"
"apaan sih Bu manggil manggil ngefans Bu,ah ibu malu saya Bu"ucap Kazumi dengan pd.
"Kazumi!!"kini suara Bu Sri terdengar lebih keras.
"apa Bu saya kan diem ngak bikin ulah"ucap Kazumi.
"tumben kamu serius dalam belajar,kesambet apaan kamu?!"tanya Bu Sri.
"kesambet apaan?,ya kesambet hati ibu lah,ibu kan kalo ngajar lembut,saya suka loh Bu kalo ibu bersikap lembut,apalagi ibu secara dilihat keren pokoknya the best lah"rayu Kazumi.
Bu Sri hanya geleng geleng kepala melihat tingkat kebucinan Kazumi.
"yasudah kembali lanjutkan,kalian sudah dengar penjelasan saya sekarang kita ulangan.keluarkan 3 lembar kertas.nanti ibu kasih tau apa saja yang akan kalian tulis"tegas Bu Sri kembali mengajar dan melanjutkan pembelajaran yang sempat tertunda.
__ADS_1
lalu seluruh murid dikelas segera mengeluarkan 3 lembar kertas dan di simpan diatas meja.
"baik semuanya sudah selesai,ehm,jadi disini ada 3 lembar kertas,yang pertama-"baru saja Bu Sri akan menjelas kan ada seseorang yang mengetuk pintu kelas.dengan terpaksa Bu Sri menunda pembelajaran lalu segera membuka pintu.
ternyata itu adalah lita.dia datang kemari untuk bertemu dan berbincang sebentar dengan kazumi.dsn Kazumi diperizinkan untuk mengobrol sebentar.
"eh Lit,ada apa?"tanya Kazumi.
"ini gue mau bilang,katanya novel kesukaan Lo tuh bakal terbit nanti nah kebetulan novel kesukaan Lo tuh kesukaan gue juga jadi mau ngak kita ke perpustakaan bareng"ajak Lita.
"wah,bagus banget,mau dong,eh tapi ajak ava ya"ujar Kazumi.
"hmm yaudah deh biar tambah rame"ujar Lita dengan tersenyum.
"eh yaudah bye"ujar Kazumi sambil melambaikan tangan nya keatas.terlijat bayang bayang Lita telah hilang.
lalu Kazumi pun kembali masuk untuk melanjutkan pembelajaran.
"maaf Bu saya lama,kalo gitu lanjut aja Bu"ujar Kazumi sopan.
"hmm,kalo gitu cepat duduk kembali ke tempat,baik kita lanjutkan yang pertama-"ucapan Bu Sri Kemabli terhenti karena ketukan pintu dari luar.terpakasa Bu Sri kembali berjalan untuk membukakan pintu.
terlihat Bu Sinta sedang berdiri dengan raut wajah kesal.
"eh ada apa ya Bu?"tanya Bu Sri sopan pada Bu Sinta.
__ADS_1
"ini loh Bu,si Fin cari masalah,apa ibu ngak nyadar dia keluar kelas dan berniat bolos,dia juga sempat membuat onar dikelas lain bukan itu saja Bu dia juga sempat berdebat dengan saya.itu sangat tidak sopan bu.mohon untuk perhatikan geng dari kazumi.soalnya ibu sudah pasti tau tingkat kenakalan mereka!!!"tegas Bu Sinta yang sudah kalut dengan emosi
"maaf Bu,saya akan lebih perhatikan Fin,kalo gitu serahkan pada saya sisanya Bu"ucap Bu Sri dengan sopan dan ramah.
"baiklah urus dia dengan baik"ujar Bu Sinta mendorong Fin kedekat Bu Sri.
"kalo begitu saya pamit Bu masih banyak pekerjaan yang harus saya urus. permisi"pamit Bu Sinta langsung pergi meninggalkan Bu Sri dan Fin yang tengah diambang pintu.
Bu Sri menatap tajam kearah Fin lalu menarik telinga nya dengan kencang.
"Fin kenapa kamu buat ulah.!?!kamu ngak kapok sekarang push up sebanyak 200 kali lalu duduk dilantai dan kerjakan soal yang diberikan"tegas Bu Sri yang terus menatap tajam Fin.
Fin segera melaksanakan hukuman dari Bu Sri dia push up sebanyak 200 kali.
"ehm,baik kita lanjutkan kembali maaf sempat tertunda.jadi yang pertama-"lagi lagi ucapan Bu Sri terpotong bukan karena ketukan pintu tapi karena si Fin.
"Bu seratus aja ya Bu capek nih"ujar Fin yang sudah penuh keringat
"nyet ngapain nganggu sih,daritadi ke ngangu Mulu dah,diem dikit kek nyet"ujar Kazumi yang sudah kesal karena terus tertunda.
"heh nyet,Lo kira nih ngak cape apa"bela Fin.
"Lo kan yang buat onar ya salah Lo lah. buat masalah,lagian juga Lo kan cowo masa ngak kuat,ahhh Cemen Lo"sindir Kazumi.
"sudah sudah kita lanjut kan kembali!!"lerai Bu Sri yang sudah muali kesal.karena ia tau jika Kazumi dan Fin berdebat tidak akan ada habisnya jadi percuma saja.
__ADS_1