Wanita Kesedihan

Wanita Kesedihan
31.pohon besar kesayangan


__ADS_3

setelah itu Kazumi menutup buku pelajaran nya dan menatap papan dengan malas.


"eleh,gabutz aku tuh,butuh yang dingin"batin Kazumi.


"ehm,punya ide nih,Untung otak gua ngak geblek geblek amat."ucap Kazumi.


"bu,saya izin ke halaman belakang yaw,boleh ngak?"tanya Kazumi.


"ngapain kamu?"tanya bu Sinta.


"aelah bu,masih mending saya jujur,udahlah Bu kasih izin aja apa susahnya coba."ujar Kazumi.


"yasudah,karena tugasmu sudah selesai,kamu boleh istirahat"ujar Bu Sinta.


"Untung w orang nya jujur,kan enak langsung istirahat."batin kazumi.


Kazumi datang langsung ke tempat pohon besar di halaman belakang.ia kesana untuk melihat sesuatu.


"tempat ini akan selalu gw inget"ujar Kazumi mengelus elus sebuah bunga.


Kazumi duduk dibawah pohon yang begitu rindang.


saat yumeko melewati koridor,ia melihat kazumi yang terduduk di pohon kesayangan nya itu,yumeko tersenyum melihat diri Kazumi,lalu ia segera menghampiri Kazumi.


yumeko segera menyentuh tangan milik kazumi.kazumi segera menoleh kearah yumeko,ia tersenyum ceria.


akhirnya kini mereka berdua bermain dibawah pohon itu bersama.


Rey yang juga tak sengaja melihat diri Kazumi dan yumeko yang bermain begitu senang.


Rey segera menghampiri kedua wanita itu.


tak lama Alan yang sedang berjalan mendengarkan musik melihat Rey yang akan mendekati kedua seorang sahabat yang sedang bersenang-senang.


Alan langsung menepuk pundak milik Rey.


Rey segera menoleh malas.

__ADS_1


"hmm"gumam Rey.


"Lo,mau 'dia'?"tanya Alan yang masih menatap kedua gadis yang ceria.


"iya,gua mau 'dia' "jawab Rey yang menoleh melihat Kazumi yang tersenyum begitu senang.


Alan dan Rey langsung menutup mata kedua gadis yang sedang bermain lari larian.


"eh,woy lepasin,ku lempar kau ke hatiku baru tau rasa"ujar Kazumi yang sedang berusaha melepaskan tangan yang menutupi matanya.


"bener,Lo bakal ngelempar gua ke hati Lo?"tanah Alan.


"eh"


Alan segera melepas tangannya dan Kazumi segera menoleh kearah belakang.


"yaelah,jangan dianggap seriuscuma bucin doang kali"ucap kazumi.


"ish,emang ya ni buchen kalo keluar sembarangan ae"batin kazumi kesal.


Rey langsung menepuk pundak Kazumi dan Alan dengan keras.


"duaar,bisa kali ngejar gua dulu"ucap Rey yang langsung segera berlari.


"aelah,sini lo, kebiasaan lo bakalan gua alis,sini lu nyet"ucap Kazumi langsung mengejar Rey yang telah berlari jauh.


Alan langsung menyusul tak kalah hebat ia berlari begitu kencang.


"woi,ish jahat kalian tuh,awas nih kena Lo semua!!!"teriak yumeko segera berlari menyusul.


"huaaaa,kabur,Mak yumyum marah"ujar Kazumi yang berlari dengan kencang.


"kenal Lo Kazumi,sini lo!!!"teriak yumeko yang juga memengang sepatu ditangannya.


mereka semua menikmati kesenangan di pohon Besari yang berada di halaman belakang.


karena tingkah Kazumi dan yumeko,mampu mengundang sebagian siswa datang melihat kejadian itu.

__ADS_1


"wesh,aku kasih tau kalau kau tuh jones, JOMBLO YANG PALING NGENES,wkwkwkw!!"teriak Kazumi yang masih dikejar oleh yumeko.


"dasar setan sini Lo,gua ceburin ke kali Lo,sini lo,udah kesel se galaksi gua"teriak yumeko dengan melempar sepatu miliknya kearah Kazumi.


Kazumi yang saat itu berjalan kearah koridor dan sepatu milik Kazumi mendarat dengan mulus di wajah Fin.


Kazumi yang kaget + bikin ngakak langsung tertawa keras.


"buahahahah, wkwkwk,nasib Lo gini amat dah Fin,udah jomblo,eh ketiban sepatu pula, berharap ketiban jodoh tuh,wkwkwkwwk"ucap Kazumi yang terus tertawa.


Fin yang terdiam,dan mengepalkan tangannya dengan erat.


"dasar geblek,sini Lo berdua,woi sini Lo,gua emang jomblo yang berharap ketemu jodoh"ujar Fin yang berlari mengejar Kazumi.


"anjay,pinter juga ngerangaki katanya mah,azekkk naseb jones nih"ujar Kazumi.


Rey dan Alan yang melihatnya tertawa sedikit keras.alan yang memukul mukul tubuh Rey karena tak kuat melihat tingkah laku sahabat tergeblek mereka.


dan Rey yang memuku mukul tanah.kazumi dan yumeko berusaha menghindari Fin yang sudah marah,dan siswa yang ada disana pun ikut tertawa.


"wah harus pake ninjutsu nih"ujar yumeko.


"wkwkwk,ngak yang lebih baik pake kata kata."ucap Kazumi.


"nih rasain lo berdua,uh,lama lama gua masukkin Lo berdua ke sekolah Jepang."ucap Fin yang sedang menahan tangan Kazumi dan yumeko.


"wah Jepang, boleh, saya menerimanya dengan jiwa santuy"ujar Kazumi.


"huh, geblek semua,otak nya pada sekleng semua,nih liat gua,walau saya diem tapi jiwa gua merasakan kesakitan di sendi"ucap kevin.yang tiba tiba datang.


"sendi rian ya,wkwkwkwk,pada jones semau ternyata"ujar kazumi.


hari sudah siang mereka segera pualng dan mereka telah mengukir sejarah kenangan di pohon besar.


anjay jangan lupa komen,like ya


salam dari santuy.

__ADS_1


__ADS_2