
Agatha sekarang sudah duduk di kursi pesawat pribadi miliknya
"Ada yang bisa saya bantu nona "
Ucap pramugari cantik tepat di depan Agatha
"Emm...ada Es-Krim kak"
Jawab Agatha menyunggingkan senyum manisnya
"Saya periksa dulu nona apakah ada dalam menu atau tidak"
Imbuh pramugari cantik itu
"Kalau ada langsung bawa saja,tapi jika tidak ada...kamu tidak perlu melapor lagi kepadaku aku ingin beristirahat"
Ucapnya terkesan dingin terhadap pramugari itu
Karena Pramugari yang mengecek menu tidak melihat Pesanan yang diinginkan Agatha kini memutuskan untuk tidak kembali lagi, melihat Agatha yang sebelum dan sesudah masuk kedalam pesawat itu sangatlah berbeda
"Ada apa dengan nona"
Bisik pramugari cantik itu ke temannya
"Husstt...lebih baik diam saja,jalankan saja pekerjaanmu"
Jawab temanya memperingati pramugari cantik itu dengan nada ketus
Sepertinya pramugari itu tidak tau menahu tentang peraturan dalam pesawat pribadi milik Agatha
Perjalanan London ke Dubai memakan waktu sekitar 7jam 46 menit, itupun sudah non stop perjalanan karena Agatha memakai pesawat pribadi miliknya sendiri,dan Agatha mempergunakannya untuk beristirahat didalam pesawat hingga sampai di tujuannya
...****************...
Tepat setelah ia mendarat di Bandara terbesar Dubai yaitu Bandara Internasional DubaiĀ (DXB)...
Agatha yang membawa sebuah tas berwarna Hitam pas ditanganya untuk Agatha genggam..
"Biar saya saja yang membawanya nona"
Ucap Pramugari cantik itu lagi, dengan membukkukkan dan menjulurkan tangannya kearah tas yang dipegang erat oleh Agatha. Tapi...
"Siapa kau,Kenapa dari London sampai sekarang kau melanggar semua peraturan yang kubuat"
Tanya Agatha geram kepada pramugari itu
Dia yang mendengar nada marah dari ucapan Agatha, membungkukkan badannya rendah untuk meminta maaf...
"Maaf nona,saya baru bekerja tadi pagi di pesawat ini dan belum sempat membaca semua kontrak dan peraturan yang ada karena harus bersiap dengan cepat"
Pramugari itu sudah merasa takut , akibat perbuatannya yang tidak membaca detail kontrak yang ia tanda tangani kemarin,ia telah membuat banyak kesalahan dihari pertama kerjanya
"Kau ku pecat,aku tidak suka orang yang sembrono dan teledor sepertimu"
Ucapnya tegas tanpa jeda sedikitpun
Pramugari cantik itu hanya bisa menahan tangis di posisi kepalanya yang menunduk tanpa mengeluarkan sepatah kata pun karena tau kesalahannya,ia hanya berharap Agatha menarik semua perkataannya
akan tetapi itu adalah hal yang sangat mustahil bagi Agatha,sekali ia mengeluarkan perintah maka hal itu tidak aka ia tarik kembali
Melihat pramugari itu tidak kunjung pergi dari hadapannya dan tidak mengeluarkan permintaan maaf apapun, membuat amarah Agatha terpancing dan maju tepat di depan pramugari itu, tiba-tiba ia berbisik tepat di dekat telinga pramugari cantik yang sedang menahan kesedihannya..
"Menunggu ajalmu datang saat ini juga, sampai-sampai kau tidak ingin enyah dari hadapanku"
Bisik Agatha menggulung naik sudut bibirnya
Pramugari melihat intens senyum Agatha bergidik ngeri, seluruh bulu kuduknya berdiri dan nafasnya terasa ingin terhenti detik itu juga
"maaf nona,saya undur diri terimakasih telah memberi sayaa kesempatan bekerja di pesawat ini"
Undur pramugari itu panik dan melangkah dengan cepat membereskan seluruh barang miliknya agar lekas pergi dari sana
Agatha yang melihat kepergiannya
"Beri dia pemakaman layak William"
__ADS_1
kini senyum menyeramkan terlihat sangat jelas di wajahnya setelah memberi titah pada pengawal yang menjaga keamanan pesawatnya
"Baik nona"
ucap pengawal yang bernama William dan memisahkan diri dari rombongan pengawal disana
"Kau terlalu lancang sampai berkali-kali mengulang kesalahan yang paling utama dalam peraturanku"
tutur Agatha dalam hati dan menatap ruang barang milik awak pesawatnya
Setelah para pengawal memeriksa area bandara dan mereka menyatakan aman
Agatha yang terlihat menunggu dalam pesawat melangkahkan kakinya tepat di lantai bandara internasional Dubai untuk kesekian kalinya
ia memakai dress sampai lutut berwarna Cream dan memakai kacamata bermerek dengan harga yang sangat Fantastis untuk menutup area wajahnya agar tidak ada yang melihat dan mengekspos dirinya
"Kalian kembalilah ke London,beritahu orang tuaku, pesawat mendarat dengan selamat dan semuanya aman"
Ia berbicara sambil berjalan memegang kacamatanya seperti menutup area muka
"Maaf nona,kami akan dihukum jika tidak mengawal nona sampai asrama nona"
"Pulanglah, bilang saja aku sudah sampai dan yahh kalian akan tetap aman selama tidak keluar dari rencanaku "
menatap sinis pengawalnya lalu membalikkan badannya
"Baik nona"
Jelas pengawal mengerti
...****************...
Agatha keluar dari bandara dengan cepat,ia seperti menelfon seseorang dan memberikan arahan
"Cepat kemari"
Seseorang berjalan cepat ke arah toilet yang ada di bandara
Dua orang wanita bertemu disana, terlihat Agatha menukarkan tas yang ia pegang dengan wanita tersebut lalu masuk kedalam salah satu kamar toilet entah apa yang ia rencanakan
***
***
tidak lama setelah wanita itu keluar, terlihat dari dalam Agatha keluar dengan raut wajah yang ceria ia memakai tas yang di pegangnya dari bandara dan melompat-lompat kecil meninggalkan toilet
diseberang jalan bandara, terlihat seorang wanita berpakaian rapi memerhatikan Agatha yang berjalan riang meninggalkan bandara
"Cihh...gadis itu"
iapun pergi begitu saja
"Altaaaa....."
iapun merotasi badanya kearah suara itu muncul,dan terlihat seorang gadis cantik tubuh ramping sempurna berlari kearahnya
"Lily"
teriak Agatha sambil melebarkan tangan menyambut temannya itu
"Hmmmm,Alta kau tau aku sangat merindukanmu"
Sahut Lily memeluk tubuh Agatha sambil menggoyang-goyangkan tubuhnya
"Aku juga merindukanmu liy,aku kira tidak ada yang menyambut kedatanganku"
Ucap Agatha sambil mengelus punggung Lily
"Itu tidak akan pernah terjadi selagi aku masih ada Di Dubai"
Jawabnya sambil melepas pelukan mereka berdua dan memainkan hidung mancung Agatha
"Kamu datang sama siapa,dimana pacar kesayanganmu itu"
tanyanya sambil celangak celingukan mencari
__ADS_1
"Huftt...aku dan Jackson putus Al "
ucap Lily sedih,2 hari sebelum kepulangan Agatha ia dan kekasihnya berpisah setelah mendapati Jackson melakukan hubungan badan dengan wanita sekampusnya didalam Apartemen Jordan
"Hahh. Kenapa ? bukannya kau sangat Cinta padanya"
Agatha yang terlihat sedang mencari kepastian akan keputusan Lily
"Emm... Bisakah kita tidak membahasnya"
Ucap Lily yang kini telah meneteskan air matanya dan mengenai lantai
Agatha yang kaget mendengar kabar bahwa Lily dan Jordan sudah berpisah dan melihat reaksi temannya yang kini sesugukan setelah bertanya apa yang telah terjadi
"Baiklah,aku tidak akan membahasnya lagi tapi bisakah kau berikan aku jawaban untuk pertanyaan ku tadi "
ucapnya sambil menghapus airmata Lily
Sebenarnya Lily tidak ingin memberitahu kejadian sebenarnya kepada Agatha, tetapi di sisi lain ia juga membutuhkan sosok teman berbagi dan meluapkan semua kesedihan yang ada dalam dirinya
"Ayo kita cari restoran dulu, sampai disana barulah kau ceritakan semuanya"
ajaknya kepada Lily
dan diangguki oleh Lily, sesampainya disana Lily dan Agatha memesan makanan mereka masing-masing dan memberikan waktu kepada Lily untuk mempersiapkan diri jika memang ingin menceritakan kejadian yang sebenarnya
"Kalau kau belum siap, sebaiknya jangan kau paksakan dulu"
Ucap Agatha disela Kesibukan mereka masing-masing
"Tidak kok,aku yakin ingin mengatakannya tapi..."
"Tapi apa Lily "
"Tapi sepertinya cacing-cacing di perutku sedang meronta minta untuk diberi asupan secepatnya"
jawab Lily sambil tertawa girang
"Hahaha baiklah makanlah yang banyak, sepertinya kau kurang makan setelah ku tinggal"
"Iyya Al, selama kau pergi Jackson juga tidak perduli lagi padaku "
Lily menundukkan kepalanya ke arah bawah tepat melihat kearah sepatu yang ia pakai sambil menahan air yang tidak lama akan mengalir turun
"angkat kepalamu nona manis"
Rayu Agatha padaa Lily
Karena makanan yang mereka pesan belum datang juga, Lily pun berusaha mengatur nafas dan menjelaskan semua kejadian yang ia lihat di saat harga terpulang ke London
Lily menceritakan di mana ia menemukan Jackson di dalam apartemennya bersama wanita yang ia ucap sebagai teman selama in,di mana ia melihat posisi dari wanita tersebut berada tepat di atas Jackson melakukan adegan panas yang Lily saja belum pernah melakukan itu dengan Jackson selama bersama
BRAAAK...
Agatha yang terlihat marah memukul meja restoran sambil berdiri dari duduknya
"Pria bajingan itu..."
gumamnya mengepalkan tangan
Lily berusaha menenangkan temanya itu,dan menarik agatha kembali duduk
"Sudah..sudah aku tidak ingin melihatnya lagi L,, biarkan dia bahagia bersama wanita ****** itu"
Ucap Lily berpura-pura tersenyum ramah
"Ayoo Lily berdiri,Beritahu aku dimana apartemen Pria sialan itu"
Agata yang sedang tersulut emosi kini menarik paksa tangan lily meninggalkan restoran tersebut
"Bagaimana dengan pesannya Al"
Tanyanya tapi tidak mendapatkan jawaban apapun dari mulut agatha yang terus menyeretnya keluar
Bersambung...
__ADS_1