Wanita Pembunuh Bayaran Untuk Sang Mafia

Wanita Pembunuh Bayaran Untuk Sang Mafia
Chapter 4


__ADS_3

"Apa hanya ini yang kau dapat"


Tanya gadis itu kepada Alex,ia adalah mata-mata yang terkenal di dubai, banyak kasus yang sudah ia selesaikan selama ini,maka dari itu ia memakai jasanya


"Iyya hanya ini yang saya dapat, sepertinya pria yang sedang anda mata-matai bukan orang sembarangan"


ucap Alex menyerahkan sebuah map berwarna coklat pada gadis itu


Hemm...


gadis itu meraih map yang disodorkan alex


"kau benar-benar sudah menyelidiki kasus ini bukan,kau tau aku tidak suka menerima informasi palsu"


tatap gadis itu membulatkan matanya, entah mimik muka seperti apa yang sedang ia perlihatkan sekarang, tidak ada yang tau karena gadis itu memakai masker dan topi jadi hanya mata yang terlihat


"saya tidak suka tatapan itu,jika anda tidak percaya padaku kembalikan berkas itu dan cari informan lain saja"


."Cihh,kau tidak layak untuk jadi seorang informan jika terus bersikap kekanak-kanakan seperti itu"


Decih gadis itu mengejek sifat Alex


"Ingat nona, saya tau betul dan memahami pekerjaan saya bertahun-tahun ini,tapi satu hal yang saya butuhkan dari klien saya yaitu kepercayaan.


Bagi saya apapun yang saya lakukan tanpa adanya rasa percaya dengan orang yang saya temani kerjasama,itu termasuk pekerjaan yang hanya sia-sia "


sarkas Alex ingin mengambil kembali berkas yang ia berikan kepada Gadis itu,tapi gadis itu menepis tangannya


"Cihhh,baru kali ini aku mendapat informan baperan sepertimu"


Decih gadis itu lagi


"apalagi saya nona,baru kali ini saya mendapat klien yang banyak tanya dan tidak percaya dengan kliennya sendiri "


Balas Alex remeh pada gadis itu

__ADS_1


tak lama kemudian gadis itu mengeluarkan sebuah amplop dari saku jasnya dan melemparkannya tepat di badan Alex dan dengan sigap Alex menangkapnya


"itu bayaranmu"


Gadis itu berencana langsung ingin pergi meninggalkan Alex tapi ia mengurungkan niatnya


"Alex kau tau jika semua informasi yang kudapat berbeda dari yang ku selidiki,maka kau tau konsekuensinya bukan" ucap Gadis itu memperjelas ancamannya


"Iyya nona saya tau"


ia menjawab dengan muka sumringah melihat isi dari amplop yang gadis itu berikan


"Aku pergi dulu, tetap selidiki pria itu dan beritahu aku jika kau mendapatkan informasi baru dan kau bakal mendapatkan imbalan lebih dari itu jika kabar yang kau kasih menguntungkan diriku"


ucapnya pergi dari sana


Alexpun mengangguk menyanggupi permintaan dari Gadis itu, melihatnya pergi dan Alex melambaikan tangannya


"Semoga kita bisa bertemu kembali nona"


Terbayang bukan rumah elit didubai seperti apa,harga 1 unit rumah disana 219 juta dirham atau Rp 801 miliar x 4 unit rumah,gimana nggak salfok sama mobil gadis yang ditemui Alex itu.


*


Agatha yang baru bangun dari istrahatnya langsung mengecek handphone miliknya


"Seperti pagi biasanya Agatha, tidak akan ada yang menghubungimu"


Agatha mengasihani dirinya dan mengusap kasar wajahnya


Agatha berusaha menahan rasa ngantuknya karena hari ini ia akan menemui Lily membahas tentang pakaian yang akan mereka pakai saat rapat nanti


tapi tidak menunggu lama.tiba-tiba terdengar suara notifikasi dari handphone Agatha, dengan cepat ia meraih handphonenya memeriksa siapa yang mengirim pesan padanya sepagi ini....


ia menekan tombol hijau di handphonenya itu membuka pesan yang masuk

__ADS_1


...[aku belum mendapatkan dengan rinci identitas Jackson...


...sepertinya dia bukan dari kalangan orang biasa, biodatanya sangat minim bisa didapatkan]...


"Ichhh apa maksud dari pesan gadis ini, biasanya dia selalu mendapatkan apa yang dia cari"


Ucap Agatha sambil membalas pesan gadis itu singkat


...[aku tidak tau persis dia siapa,tapi beri saja dia pelajaran agar miliknya itu tidak jajan sembarangan]...


Gadis yang disebrang jalan,mendecih kecil melihat balasan dari Agatha


^^^[Jangan terlalu memerintahku,kau bisa saja dalam sekejap aku musnahkan]^^^


iapun membalas pesan Agatha sambil menyunggingkan seringai mengerikannya


Agatha pun mengepalkan tangannya mendapat pesan itu


"Apa-apaan sih cewe gila ini, sedikit-sedikit mengancam ku dari dulu selalu begitu,bikin moodku hancur saja sepagi ini"


Huuffttt


Agatha berusaha menenangkan dirinya dan berusaha mengatur nafasnya agar moodnya kembali seperti semula...


"Tahan Agatha,kau masih butuh semua ini jika nanti waktunya tiba, perlihatkan siapa sebenarnya dirimu"


kini terlihat disudut bibirnya melengkung naik ia tersenyum aneh setelah berkata seperti itu


masih ditempat yang sama Gadis misterius itu membuka masker yang ia pakai sedari tadi...


"Hufff pengap sekali memakai masker setiap hari"


ucapnya sambil mengibaskan tangannya kearah wajahnya


Terlihat bibir tipis seksi berwarna merah natural, hidung mancung,dan wajah tirus bak Putri kerajaan,ia terlihat nyaris sempurna tubuh dan wajahnya tanpa cela.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2