
Walau sudah berada di rapat paling akhir akan tetapi Agatha yang memiliki kesabaran setipis tissue meras sangat bosan sendiri
"Andai aku tahu akan menunggu seperti ini, mending dirumah duduk manis saja"
ungkap agatha
Berbeda dengan Lily yang menikmati rapat karena melihat pria tampan yang ia dambakan.
"Emm haruskah aku meminta nomernya "
kata Lily membatin
"Atau langsung minta dia jadi pacarku saja"
katanya lagi sambil cengengesan
Lily membayangkan betapa bahagianya jika Jacob menjadi kekasihnya, dipikiran Lily sudah terbayang ketika mereka jalan bersama ke mall Jacob mengajaknya nonton bersama film romantis, mengajaknya berjalan-jalan sambil pegangan tangan,dan mengajaknya melihat senja sambil bersandar di bahu Jacob
"Ummm mauu....."
ucap Lily menggoda mengerakkan bahunya
Lily terus menerus menatap muka tampan dari Jacob, menyungging senyum manisnya kepadanya walaupun Jacob tidak pernah melihat ke arah Lily atau meliriknya.tepat di akhir sepatah kata dari Jacob
"Terimakasih karena mengundang saya, semoga Kalian bisa mengikuti jejak saya"
Jacob menyunggingkan senyum manisnya, memperlihatkan Gigi putih nan rapi dan sedikit membungkukkan badannya lalu berkata
"Assalamualaikum"
Mahasiswa yang mendengar itu serentak bersorak memukau pada Jacob
__ADS_1
"Aaaaaa Manis sekali "
"Sungguh Pria tampan dan aku sangat menyukainya"
Cerutu beberapa mahasiswa perempuan di ruangan itu
Jacob hanya mengembangkan senyumnya dan tetap berusaha untuk memberikan kenyamanan walaupun hatinya saat ini begitu risih.
Jacob jika bekerja sebagai mafia maka sisi Kejam dan Introvertnya akan begitu terlihat,akan tetapi saat ini Jacob harus berpura-pura menjadi pria yang baik.
Arsen asisten pribadi Jacob, melihat dari pinggir panggung kini mengetahui kalau atasnya itu sangat tidak nyaman dengan situasi sekarang terlihat Jacob yang hanya tersenyum, Arsen menaiki panggung dannitu mampu mengalihkan perhatian peserta rapat disana.
"Ommooo....Siapa lagi Pria tampan itu"
ucap Lily melototkan matanya,sama dengan reaksi peserta lainnya yang melihat kedatangan Arsen
Lily tidak ingin menghilangkan kesempatan besar itu, langsung menelfon Agatha untuk masuk kedalam ruangan, walaupun sempat ditolak tetapi berhasil di bujuk oleh Lily.
Agatha yang terpaksa menuruti kemauan dari sahabatnya yaitu Lily,masuk kedalam ruangan
DEGGGG....
Tiba-tiba sebuah sorotan mata tajam mengarah pada agatha mata manik mereka bertemu
Tiba-tiba Agatha merasakan sesuatu di dadanya, jantungnya berdegup kencang mendapat tatapan dari pria tertampan diatas panggung yang menjadi Sorotan media dan paling didambakan
Agatha memegang keras dadanya "Perasaan apa ini" Ucap Agatha batin.
agatha yang selama ini menutup hatinya kepada pria manapun,kini merasakan sesuatu berbeda disaat ia ditatap oleh Jacob.
Jacob yang menatap ke arah agatha merasa biasa saja,bisa dibilang mata Jacob ke arah agatha karena kehadiran Agatha yang baru masuk ke dalam ruangan.
__ADS_1
Lily yang melihat Agatha tertegun tak bergerak sedikitpun sambil memegang dadanya merasa heran, Lily memperhatikan kemana arah mata agatha memandang dan begitu terkejutnya ternyata sahabatnya memandangi pria yang ia kagumi.
"Al, hentikan pandangan sukamu itu" teriak Lily membangunkan Agatha dari lamunannya
Agatha memalingkan wajahnya ke Lily
"Lily kau salah paham,aku hanya heran kenapa pria idamanmu bagai malaikat"
alasan Agatha menyangkal agar Lily tidak marah, Agatha Pun tidak tau perasaan apa yang muncul di dadanya saat pandang mereka bertemu.
diam-diam agatha mencuri pandang ke arah Jacob karena takut lily merajuk
dan Jacob tau ada yang sedang memperhatikannya tapi sangking profesionalnya tetap terlihat biasa-biasa saja.
Tapi tidak lama agatha didalam ruangan tiba-tiba ponselnya berbunyi, terlihat nomer tanpa nama menelfon agatha dan ia menepi menjauh dari Lily lalu mengangkatnya
"Halo bagaimana"
^^^"ku selesaikan malam ini" terdengar suara gadis misterius ^^^
"Lakukan dengan baik, ingat jangan ada jejak sedikitpun"
^^^"Tanpa kau katakan,dan ingat jaga bicaramu jangan seolah-olah kau memerintahku" bentak gadis misterius itu^^^
"Iya iya maaf"
^^^"Kau tunggu kabarku saja"^^^
"Baiklah "
ucap agatha sambil menutup telfonnya
__ADS_1
Sejujurnya agatha tidak tega melakukan hal itu,tapi perasaan Lily adalah prioritas nya, agatha hanya menunggu kisah terbaik di versi kehidupanya
Bersambung