Wanita Pembunuh Bayaran Untuk Sang Mafia

Wanita Pembunuh Bayaran Untuk Sang Mafia
Chapter 6


__ADS_3

Keesokan harinya, Agatha yang baru bangun dari tidurnya langsung menuju ke kamar mandi, ia segera mandi dan bersiap-siap untuk menghadiri rapat yang diadakan oleh kampusnya Agatha yang sibuk dengan bersiap-siap berbeda lagi dengan lily masih berbaring di atas kasurnya.


Agatha yang sejak tadi bersiap-siap dan sudah berangkat ke kampusnya,kini meraup telfonya ingin menghubungi Lily, karena tidak biasanya Lily tidak menelfonnya disaat mereka ingin menghadiri rapat


"Nomer telfon Lily yang mana"


Agatha menggaruk-garuk kepalanya sambil mencari nomer telfon Lily. "Apa mungkin ini "."Atau yang ini,ichhh Kenapa susah sekali mencari nomer telfonya"


Agatha kesal sendiri


"seharusnya hari itu aku menyimpan nomer telfonya,kalau begini aku sendiri yang repot jadinya"


Agatha mendegus kesal


sedangkan dirumah Lily terlihat ia masih dengan nyaman dan masih terdengar dengkuran halus dari mulutnya pertanda Lily masih menikmati tidurnya


setelah hampir pukul 8 pagi, tiba-tiba seseorang masuk kedalam kamar Lily


"Astaga non" terdengar suara dari asisten rumah tangga kediaman Lily


"non Lily bangun,sudah mau jam 8"


bi inah menggoyang-goyangkan tubuh Lily yang tak kunjung bangun dari tidurnya


Drrtt...


drrt...


drtt...


terdengar ponsel milik Lily berbunyi,bi inah yang masih setia berada di kamar Lily,kini mengambil inisiatif untuk memeriksa siapa yang menelfon.


melihat nama yang tertera disana "My Cweetyy Agatha"


Bi inah membawa ponsel Lily tepat didekatnya


"Non Lily,nona Agatha menelfon non"


Bi inah terus menggoyang-goyangkan tubuh Lily


Lily mendengar nama Agatha berusaha memfokuskan ingatannya, tiba-tiba badanya tersentak bangun dari tempat tidurnya


"sekarang jam. berapa bi"


tanya Lily kaget


"Sembilan menit lagi jam Delapan non"


"Apaaa...Kemarikan telfonku bi inah" Bi Inah langsung memberikan ponsel Lily


Lily yang melihat layar ponselnya masih terlihat telfon dari agatha langsung mengangkatnya


"Halo Lily,kamu kenapa lama mengangkat telfonku"


"Maaf Al,aku baru bangun"


"Astaghfirullah "


Agatha mengucap istighfar seperti kebiasaan dosenya di Dubai saat menegur temanya yang nakal


"Hehehe...kamu lagi dimana Al"

__ADS_1


tanya Lily cengengesan


"2 menit lagi sampai dikampus "


Agatha menjawab Lily dengan tempo yang cepat


"Tunggu aku disana Al, jangan kemana-mana 10 menit lagi aku menyusul "


"Sekalian tidak usah mandi"


Ucap Agatha mengejek Lily yang berjanji sepuluh menit akan menyusulnya


,"Ichh Agatha, sia-sia tau aku berbelanja baju kalau kesana tidak pernah mandi "


Ucapnya merajuk


"Hahaha iya iya, cepatlah kau tidak inginkan laki-laki tampan dirapat nanti ada cewe lain yang mendahuluimu"


ucap Agatha sedikit terkekeh


"Iyya" jawab Lily jutek


Hampir setengah jam Agatha menunggu Lily barulah ia muncul,disana Agatha lebih dulu duduk dan tidak lupa ia menyimpankan 1 kursi kosong didekatnya untuk Lily


"Permisi kak, apa boleh saya duduk disini "


tanya seorang yang tersenyum ke arah agatha, pria yang memiliki bola mata indah dan memiliki paras yang tampan


"Sudah ada yang punya"


jawab agatha sangat cuek padanya


Masih dengan bibir melengkung keatas "Aku Alex,kalau boleh tau namamu Siapa" tanya Pria itu mendekati agatha


"Aku sepertinya tertarik padamu"


ucap Pria itu mengindahkan tatapan tak suka agatha


Tak berselang lama Pria itu terus saja mendekati agatha, Lily akhirnya menemukan agatha melihat temannya itu seperti tertekan membuat Lily memasang badan untuknya


"Hei pria aneh, jangan berusaha mendekatinya kau tidak lihat bagaimana temanku ini tidak menyukaimu"


"hahhh" ucap Lily berusaha menggertak


Pria itu hanya tertawa melihat tingkah menggemaskan dari Lily. Lily yang ditertawakan terbawa emosi


"Ichh kau benar-benar tuli rupanya" Lily yang tersulut emosi


Sungguh membuat Agatha tidak nyaman berada di ruangan itu, Agatha yang mengikuti rapat karena ingin mencari kesibukan lain,kini agatha langsung beranjak dari duduknya menarik Lily pergii dari ruang rapat itu


"Kau duduklah biar kami yang keluar"


Ucap Agatha sangat dingin


Belum sempat Alex berkata agatha sudah membelakanginya


"Tapi Al seharusnya dia yang pergi"


Agatha tidak mengindahkan racauan Lily,dia terus berjalan keluar dari ruangan


Mereka yang sudah sampai diluar ruangan kini mencari tempat untuk merek tempati untuk duduk dan ia berada di ruang aula seni kampusnya

__ADS_1


"Al,kau tidak ingin kembali ke sana"


"Tidak"


"Kau yakin Al"


"emm"


Lily mendengar keputusan Agatha, terlihat tidak tenang ia mondar mandir di depan agatha yang bersandar sambil memejamkan matanya


"Kau kenapa seperti cacing kepanasan"


ucap Lily menohok


"Ichhh Al,kau tau rapat kali ini presiden kampus mengundang miliader terkenal di Dubai"


Sambil bercerita Lily mendekatkan dirinya dengan Agatha,ia memelas di tangan agatha


"al aku dengar di Pria yang sangat tampan,dan juga sangat kaya Raya,kau yakin tidak ingin melih ketampanan Akhi-akhi Dubai"


"kau masuklah aku masih ada urusan lain"


ucap agatha


"Tapi aku ingin kau juga ikut"


Lily menatap Agatha sambil memperlihatkan wajahnya memohon seperti anak kecil


"Tidak Lily,aku tidak bersemangat untuk itu"


mendengar itu, Lily sedikit kecewa tapi demi misinya yang ingin mencari Pria tampan tetap bertekad untuk masuk kedalam sana


"Emm baiklah aku akan memotret wajah tampan pria itu untukmu "


Ucap Lily berdiri didepan Agatha


dan hanya dibalas anggukan Agatha, karena saat ini mood agatha benar-benar tidak stabil karena Alex


Lily yang masuk kedalam rapat,kini mendengar semua Acara-acara yang disampaikan MC hingga ke acara terakhir dimana MC itu mengundang seorang milyader terkenal Dubai...


Terlihat seorang Pria berjalan ke atas panggung,ia memiliki tubuh kekar ,bahu lebar, hidung mancung, memiliki postur wajah yang amat sempurna . tidak ada yang mampu memalingkan pandangannya dari Pria itu sungguh kharismanya sangat memikat.


Lily melihat itu cukup cengoh, mulutnya terbuka dan tidak mengedipkan mata


"Tuhan ciptaan manamu lagi yang bisa kudustakan"


ucap batin Lily dengan pandangan tidak lepas dari pria itu.


MC memperkenalkannya ia adalah Alexander Jacob pemilik perusahaan terbesar di Dunia,PT PRIMA ALEXANDER.


sungguh tidak ada yang tidak menatap kagum padanya


Lily ang hampir lupa,kini tersentak sadar mengingat bahwa ia berjanji pada Agatha ingin memotret pria tersebut, Lily mengeluarkan ponselnya dan menaikkan satu tangannya sambil menekan tombol tengah isyarat ia memotret berkali-kali,ia menzoom dan memfokuskan lalu memotretnya berulang-ulang.


tak lupa pula Lily mengirimkan foto itu pada agatha dengan caption


"Tampan Bukan" dengan emot menutup mulut


Agatha yang mendengar notifikasi pesan langsung membuka ponselnya dengan sidik jari,menekan pesan dari dari lily.


Agatha melihat semua gambar yang Lily kirim,mata Agatha berbinar melihatnya dan tersenyum ia sangat menyayangkan tidak ikut dengan Lily hanya karena pria tadi.

__ADS_1


ia membalas pesan Lily "Biasa saja Lily" sambil terkekeh


bersambung


__ADS_2