
seminggu berlalu setelah kepergian ibu nadira. . namun nadira masih saja bersedih dan menangis. .setiap lukas pergi kerja seharian nadira menangis mengingat kenangan bersama ibunya. .sesekali lukas mengajak istrinya jalan jalan agar hilang rasa sedihny. .namun semua itu tidak membuat nadira menghilangkan rasa sedihnya. .
sampai nadira jatuh sakit. .dia tetap tidak mau makan dan minum. .dia slalu menangis. .
lukas bingung harus berbuat apa supaya istrinya mau makan san minum obat. .
hari berganti sore hari ketika lukas pulang kerja . .dia membuka pintu mendapati istrinya terjatuh dan pingsan. .seketika lukas membawa istrinya ke klinik terdekat. . dia cemas dengan keadaan istrinya itu. .
setelah dokter memeriksa. .
" gimana keadaan istri saya dokter?". tanya lukas kawatir..
" istri anda tidak apa apa dia lemas karna tidak ada asupan makanan yang masuk . .padahal istri bapak sedang hamil".
jelas dokter kepada lukas
" apa istri saya hamil dok?". lukas syok dan juga senang karna istrinya sedang hamil . .
lukas menunggu disamping istrinya yang masih belum sadar itu. . beberapa waktu kemudian nadira tersadar.
" aku dimana?".gumamnya sambil.mdmegang kepalanya yang masih pusing dan mencob bangun. .
__ADS_1
" jangan bangun dulu sayang. .istirahatlah dulu ". sambil menidurkan istrinya kembali.
" kamu ada di klinik, tadi kamu pingsan makanya aku bawa kesini.". tambah lukas mencoba menjelaskN ke istrinya. .
tiba tiba nadir pengen muntah, secepat kilat lukas mengambil ember untuk tempat muntah nadira. .
" maaf ya kak aku merepotkN kakAk".
" kamu ini ngomong apa ,akukan suamimu jadi aku wajib menjagamu, kamu tau sayang dokter berkata apa?". lukaa mencoba memberi kejutan pada nadira.
" memang dokter bilang apa kak?. tanya nadira dengan nada lemas.
" kamu hamil sayang. .selamat ya kamu mau jadi ibu dan aku mau jadi ayah". jelas lukas yang tersenyum bahagia dan memeluk istrinya.
" kenapa sayang?". tanya lukas heran.
" kok berhenti tersenyumnya, sekarang jadi sedih lagi.".
"aku ingat ibu kak, andai ibu tau aku hamil pasti senang. . kelak kalau anak q lahir pasti ibu akan menggendong anak q. ."
dengan wajah berkaca kaca nadira mengingat ibunya. .
__ADS_1
" sayang dengarkan aku, ikhlas kan ibu di surga. .doakan saja ibu. .kamu harus bangkit jangan bersedih lagi karna apa. .didalam perutmu ini( sambil mengelus perut istrinya) calon anak kita. kamu harus menjaganya dengan baik". jelas lukas pada istrinya agar dia tidak larut dalam kesedihan.
" iya kak. .aku mengerti , aku rindu ibu aku gak bisa nahan tangis saat rindu ibu". nadira masih menangisi ibunya. .
lukas masih memeluk istrinya agar tenang dan tidak menangis lagi.
...
dua hari kemudian nadira boleh pulang dari klinik.
nb: klinik di pulau itu seperti puskesmas dia besar jadi nadira di suruh badrest di klinik selama dua hari agar tubuhnya kembali fit.
mereka berdua memasuki rumah, lukas membantu istriny untuk istirahat di kamar. .
setelah itu lukas pergi membeli makanan . .
" aku tinggal dulu ya sayang, mau beli makanan".
" maaf kan aku ya kak , aku istri yang tidak berguna tidak bisa mengurus suami. .". nadira memegang tangan suaminya itu. .
" gak papa sayang kamu kan lagi sakit . Aku pergi dulu ya". lukas bergegas meninggal kan istrinya dan mencari makan . .
__ADS_1
nadira pergi ke kamar mandi membersihkan diri sembari menunggu suaminya pulang. .