Wanita Tegar

Wanita Tegar
akhir pencarian


__ADS_3

" om.. .ayo masuk rumah. .bunda ku sudah menunggu di dalam . .nanti luka om biar di obati".


lukas pun mengikuti reval kedalam rumah. .


saat dia melihat seorang wanita yang tak asinh dan sangat di kenalnya berada di depan matanya. . dia sungguh tak menyangka setelah sekian lama mencari namun Tuhan berkata lain mempertemukan mereka dengan cara yang berbeda dan tak terduga..


dira tak melihat siapa yang datang dia merapikan kotak p3k. .


tanpa ada kata kata lukas memeluk dira. .


dira pun kaget.


" aku sangat merindukan mu dira. .akhirnya aku menemukan mu".


lukas menangis dan memeluk nadira yang kaget dan bengong.


" sudah sebulan lebih aku mencarimu. ".


" untuk apa kau mencariku?".kata dira ketus dan melepaskan pelukan lukas.


" aku ingin menebus dosaku dira".


" dosa apa?".


" aku sudah lupa akan masa lalu aku mau menata hidupku sendir". dira menjauhi lukas. .


" aku mohon jangan datang lagi kemari, jangan ganggu lagi hidupku dan anak ku. .". sambil menyatukan tangan dan pergi kekamar. .


lukas pun terdiam tanpa berkata kata.


" bunda . .paman itu siapa?". tanya reval. .

__ADS_1


sambil menyeka air matanya yang entah kapan mulai tumpah nadira meyakinkan reval.


" dengar kan bunda jangan pernah temui orang itu lagi. .bunda gak suka dia orang jahat".


" tapi bunda dia orang baik, dia menyelamatkan reval tadi".


" diam reval. .apa mungkin bundamu berbohong padamu. .".


reval pun tertunduk dan diam. .


lukas yang masih terdiam dan bingung harus berkata apa. .orang yang dia cari selama ini malah membencinya.


lukas masih berdiri di luar rumah nadira, menunggu nadira keluar dari rumah. .


kala itu hujan turun dengan derasnya..namun lukas masih saja berdiri disana..


sedangkan nadira dikamar dengan anak anaknya. .nadira terisak tangis dan enggan perduli dengan lukas. .


"braaaakk.."


nadira kaget kemudian bergegas pergi keluar rumah. .dia melihat lukas yang sudah pingsan


" kak lukas".teriak nadira.


" tolong. .tolong. ." nadira meminta tolong penduduk setempat.


kemudian lukas di bawa di rumah sakit. .


dalam IGD lukas masih saja menjalani pemeriksaan. .satu jam nadira menunggu dengan menggendong raditya dan memggandeng reval. .


" yaTuhan apa yang terjadi kenapa lama sekali". gumam nadira dalam hati. .

__ADS_1


tak lama kemudian dokter keluar dari ruangan.


" keluarga bapak lukas?".


" iya dokter .bagaimana dengan keadaannya?". tanya dira penasaran.


" maaf kan saya nona pasien dalam keadaan kritis. .penyakit yang di deritanya sudah memburuk. .kita hanya tinggal berdoa". .


glek. hati nadira berasa tersambar petir. . mendengar kata kata dokter yang tak terduga. . secepat kilat nadira masuk keruangan lukas. .


dia berjalan perlahan saat mau mendekati tempat tidur lukas. .tanpa di sadari air matanya menetes. .dia mendekati lukas yang berbaring lemah, tak berdaya dengan banyak selang yang ada di tubuhnya..


" kenapa?" dengan lirih nadira sambil memegang tangan lukas.


" kenapa kau tak mengatakan bahwa kau sedang sakit? kenapa harus saat ini aku mengetahuinya". sambil terisak tangis semakin sakit rasa sakit di hatinya. .


dia mengelus dadanya yang sesak melihat mantan suaminya berbaring lemah. .


" maafkan aku kak lukas. .ini semua salahku, jika kau tak aku usir maka kau tak akan begini.. bahkan kau belum pernah menggendong anakmu sendiri".


air mata nadira membasahi tangan lukas. . sesaat lukas tersadar, dia menggerak kan jemarinya. . dan mulai membuka matanya perlahan. .nadira yang tersungkur menundukkan kepalanya di atas tangan lukas mulai menyadari kalau lukas sadar..


* kak lukas. .". dia langsung mengangkat kepalanya dan melihat lukas. .


" dira". dengan lirih lukas memanggil dira. .


" kakak sudah sadar syukur lah. . .". segera mungkin nadira pergi memanggil dokter agar bisa memeriksa lukas. .


namun saat dokter datang , detak jantung lukaa mulai tak teratur . .dia mengalami kejang dan tak sadarkan diri. ..


beraambung

__ADS_1


__ADS_2