Yami no Hikari no Eiyu

Yami no Hikari no Eiyu
fefnir


__ADS_3

"kau boleh memakan semua yang ada di sini, tapi dengan 1 syarat mintalah dengan sopan" ucap hikari dengan senyuman di wajahnya. fefnir itu langsung tertawa ketika mendengar perkataan hikari lalu berkata "kau punya keberanian juga rupanya. apa kau tak tau siapa aku?". hikari tak memperdulikan perkataan fefnir dan hanya memakan makanannya sambil melihat pemandangan yang indah, fefnir yang melihat tingkah acuh hikari menjadi sangat kesal "dengar kan saat seseorang sedang berbicara! dasar bocah bodoh. aku adalah fef" sebelum fefnir selesai berbicara hikari langsung memotong pembicaraan "kau adalah monster yang di panggil sebagai fefnir kan?" ucap hikari sambil terus memakan makanannanya.


"haha.. jika kau telah mengetahui siapa ak..." sekali lagi sebelum fefnir itu menyelesaikan perkataannya hikari langsung memotong pembicaraan dan berkata "lalu kenap jika kau adalah monster fefnir? aku tak peduli kau itu apa, tapi jika kau ingin makan maka mintalah dengan sopan, jika tidak segeralah pergi dari sini!" ucapnya sambil mengeluarkan niat membunuh yang sangat kuat tanpa ia sadari dan di tambah dengan tatapan mata hikari yang begitu tajam yang membuat fefnir itu sedikit ketakutan dan mundur beberapa langkah.


setelah melihat ekspresi hikari dan tatapan matanya, serigala fefnir itu lalu meminta dengan sopan dengan tetapi hikari menolaknya. "sialan kau! beraninya kau mempermainkan ku" ucap fefnir itu karena kesal dan semakin marah akibat ulah hikari. serigala fefnir itu sudah hampir mulai untuk menyerang hikari, hikari yang melihat bahwa fefnir itu sudah marah langsung tertawa dan mengatakan bahwa ia hanya bercanda sambil mempersilahkan serigala fefnir itu untuk makan sesuka hatinya.


serigala fefnir itu langsung tak jadi marah dan sifatnya langsung berubah jadi sangat ceria dan langsung menggigit setiap daging yang di lihatnya dan dengan cepat menghabiskan semua daging yang sudah di masak oleh hikari sebelumnya. "serigala ini seperti anak kecil saja" ucap hikari sambil tersenyum melihat ke arah serigala fefnir yang dengan lahap memakan srmua daging yang ada tanpa di sadari oleh hikari.


saat hikari ingin mengambil beberapa daging ia langsung terkejut saat melihat bahwa semua daging yang sebelumnya ia masak sudah habis di makan oleh serigala fefnir. "k-kau! kenapa kau habiskan semua dagingnya? aku juga mau dasar serigala tak berguna" ucap hikari yang kesal karena semua dagingnya di habiskan oleh fefnir dan hanya menyisakan makanan yang terbuat dari sayur.


"bukankah kau tadi bilang begini (kau boleh memakan semua makanan yang kau suka)" ucap serigala fefnir sambil sedikit menggoda hikari.


"aku memang mengatakan itu, tapi sisakan juga sedikit untuk ku makan dasar serigala bodoh" ucap hikari dengan rasa kesal. setelah itu hikari dan serigala fefnir terus beradu mulut karena kudua duanya merasa kesal, setelah perdebatan mereka mencapai puncaknya hikari yang telah sangat kesal lalu melemparkan sup tepat di kepala serigala fefnir itu.


serigala fefnir itu jelas menjadi bertambah marah karena hikari melemparkan mangkuk yang masih terdapat sebuah sup tepat di atas kepalnya dan membasahi bulu miliknya, serigala fefnir itu menjadi bertambah marah dan membalas serangan hikari tetapi serigala fefnir itu tak menggunakan sihirnya ataupun berniat untuk membunuh hikari begitupun juga dengan hikari. mereka berdua terus terusan beradu pukulan dari siang hingga tengah malam yang membuat wajah mereka berdua membengkak seperti bakpao, tepat saat mereka ingin melancarkan pukulan terakhir mereka, serigala fefnir dan hikari terjatuh bersamaan dengan tubuh penuh luka memar karena saling beradu pukulan dari siang hari hingga tengah malam.

__ADS_1


mereka terus mencoba untuk bangkit dan bertarung hingga salah satu dari mereka mengaku kalah, hikari dan serigala fefnir yang sudah terkapar di tanah dan tak bisa bangkit lagi hanya bisa saling beradu mulut sampai akhirnya mereka berdua tertawa dengan sangat keras bersama sama.



keesokan harinya!


saat hikari terbangun dan membuka kedua matanya ia sedikit terkejut karena hari sudah siang dan melihat serigala fefnir yang juga masih tertidur di dekatnya. seingat hikari dia bertarung dengan serigala fefnir hingga tengah malam dan seterusnya ia tak ingat lagi apa yang sudah terjadi.


hikari lalu menggambil peralatan memasakanya dari investornya dan beberapa daging dan sedikit sayuran untuk di santap olehnya dan serigala fefnir. saat hikari hampir selesai memasak, serigala fefnir terbangun karena aroma dari masakan hikari dan saat serigala fefnir itu membuka matanya ia melihat hikari yang sedang memasak danging dan langsung berlari ke arah hikari untuk memakan daging yang sedang di panggang di sebelah hikari.


"ehh.. ohh ayolah bukankah kita ini teman? jangan pelit begitu donk! bukankah di sana masih tersisa banyak sayur dan daging" ucap serigala fefnir. hikari yang melihat tingkah hikari langsung mengeluarkan senyuman misterius yang membuat serigala fefnir itu merinding "ohh teman ya? kalau begitu cepat cari daging untuk ku panggang jika kau masih ingin mencicipi masakan ku" ucap hikari dengan nada yang sangat mengerikan bahkan ekspresi hikari pun berubah.


serigala fefnir itu langsung merinding ketika melihat tingkah hikari "he... b-baiklah aku akan menangkap sesuatu! aku pergi dulu" ucap serigala fefnir dan langsung berlari untuk menangkap sesuatu untuk di santap oleh mereka. "sebuah teman ya?" ucap hikari sambil tersenyum, hikari sedikit tertawa ketika melihat serigala fefnir yang langsung pergi berburu ketika mendengar perkataannya yang tak akan memberikannya makan malam jika ia tak mendapatkan buruan.


setelah serigala fefnir pergi, hikari melanjutkan pekerjaan yaitu memasak. makanan yang di masak oleh hilari telah siap serigala fefnir tiba entah dari mana dan memanggil hikari "yo bocah apa ini sudah cukup" ucapnya. hikari sangat terkejut saat menoleh ke belakang dan melihat sudah ada tumpukan bermacam macam monster yang telah di buru oleh serigala fefnir "ehh..... a-apa kau sudah gila? untuk apa kau memburu monster sebanyak ini dan juga bukankah itu goblin? itu goblin kan" ucap hikari yang sangat terkejut ketika melihat tumpukan mayat monster.

__ADS_1


"hm... " serigala fefnir itu membusungkan dadanya dengan bangga ketika mendengar perkataan hikari, "aku tidak sedang memuji mu dasar serigala idiot" ucap hikari sambil melemparkan sendok masak yang ada di tanganya ke arah serigala fefnir. "kenapa kau melemparkan benda itu ke kepalaku dasar bocah sialan! apa tidak tau jika rasanya sakit" ucap serigala fefnir, hikari yang mendengar perkataan dan melihat tingkah serigala fefnir sedikit menggodanya dan berpura pura bersikap bangga dan mengira jika fefnir sedang memujinya.


"aku tidak sedang memujimu bodoh" ucap serigala fefnir dengan kesal. hikari lalu tertawa dan meminta maaf sambil mengajak serigala fefnir untuk makan, di sisi lain hikari yang melihat tumpukan mayat monster itu menjadi binggung akan di apakanya semua daging itu. "hei apa yang harus ku lakukan dengan semua monster itu?" ucap hikari sambil melihat ke arah tumpukan mayat monster.


"bukankah sudah jelas? kau hanya perlu memasaknya" ucap serigala fefnir itu sambil mengeluarkan air liurnya saat membayangkan semua daging yang akan dia dapatkan.


"apa tak masalah jika ku jual beberapa monster ini?" ucap hikari sambil menyantap makanannya. wajah serigala fefnir langsung berubah ketika mendengar perkataan hikari dan serigala fefnir langsung menolak usulanya untuk menjual beberapa monster yang sudah susah payah di kumpulkan olehnya. "ohh ayolah tak mungkin aku bisa menghabiskan semua ini" ucap hikari sambil memegang kepalanya karena pusing ketika mendengar penolakan dari serigala fefnir tentang menjual beberapa monster yang sudah di buru oleh serigala fefnir.


"tenang saja aku akan membantumu untuk menghabiskan semua daging monster itu" ucap serigala fefnir itu dengan sombong dan bangganya. hikari yang sedang memakan supnya langsung batuk dan menyemburkan sup yang ada di mulutnya yang mengenai wajah serigala fefnir. hikari langsung tertawa ketika melihat wajah serigala fefnir yang terkena semburan sup dari mulut hikari, di sisi lain hikari menjadi sangat kesal dan marah ketika sup itu mengenai wajahnya dan mengotori bulunya yang putih nan indah itu.


serigala iblis itu menjadi sangat marah dan kesal lalu segera pergi dari sana karena melihat bulunya yang menjadi kotor, bagi seekor serigala bulu melambangkan sebuah keberanian dan harga dirinya. hikari yang melihat serigala fefnir itu langsung pergi dengan ekspresi marah sekaligus sedih, hikari langsung mengejarnya karena khawatir. hikari tak tahu jika bulu adalah sebuah harta yang paling berharga bagi serigala fefnir.


"hei tunggu! mau pergi ke mana kau?" ucap hikari sambil terbang mengejar serigala fefnir. serigala fefnir itu hanya mengabaikan panggilan hikari dan terus berlari tanpa menoleh sedikitpun ke arah hikari.


"KAU YANG SELALU BERJALAN DI CAHAYA TAK AKAN PERNAH MENGERTI RASANYA BERADA DI KEGELAPAN"

__ADS_1


__ADS_2