
"hei namamu zeref kan? ikutlah denganku aku akan memberikanmu kekuatan dan kejayaan jika kau mau ikut denganku" ucap hikari sambil menyembunyikan keberadaannya dari semua orang kecuali zeref dan snow. zeref yang mendengar perkataan dari hikari langsung terhenti dan menanyakan apa yang di maksud oleh hikari, "akan ku jelaskan jika kau mau ikut denganku" ucap hikari.
"ada apa tuan? kenapa kau tiba tiba berhenti?" ucap salah satu bawahan zeref yang melihat jendralnya tiba tiba berhenti dan berbicara sendiri. hikari yang melihat hal itu mengatakan jika hanya zeref saja yang dapat melihatnya dan menanyakan pertanyaan yang sama kepada zeref, "haaa maaf aku tak tertarik dan aku aku masih harus melayani raja iblis lebih lama lagi" ucap zeref sambil tersenyum dan langsung berbalik badan dan langsung pergi bersama dengan bawahanya.
hikari yang mendengar tolakan dari zeref hanya bisa tersenyum sambil menahan rasa sakitnya dan sedit kecewa, setelah itu hikari langsung mengajak snow untuk kembali ke penginapan mereka yang berada di kerajaan beastman. hikari sengaja berteleportasi di sebuah tempat yang sepi dan gelap agar tak ada orang yang melihat mereka, setelah berjalan cukup lama akhirnya mereka sampai di sebuah penginapan bernama lonceng malam dan setelah selesai melakukan registrasi hikari langsung pergi ke kamarnya sementara yuki tetap di lantai 1 dan menunggu makanan.
saat hikari telah berada di kamarnya dia langsung menggunakan sihirnya agar suara hikari tak sampai ke luar, "arghhhh.... " hikari terus berteriak kesakitan dan setelah lebih dari setengah jam hikari yang sudah tak kuat lagi menahan rasa sakit yang ia rasakan langsung terjatuh dan pingsan. di sisi lain snow yang saat ini telah selesai sarapan langsung pergi ke kamarnya yang berada tepat di sebelahnya kamar hikari, snow menjadi penasaran apakah hikari sudah tidur atau belum. snow terus mengetuk dan memanggil hikari, tetapi karena tak ada balasan ataupun karena pintunya tak di buka buka oleh hikari, snow pun mulai merasa cemas dan merasa kalau ada yang aneh. snow awalnya merasa kalau hikari sudah tertidur dan ia berniat untuk kembali ke kamarnya tetapi karena rasa penasaran dan rasa cemasnya tak kunjung hilang, snow langsung membuka pintu dan ketika ia masuk ke dalam ia terkejut bukan main saat melihat kalau hikari sudah tergeletak di lantai.
snow yang melihat hal itu langsung berlari ke arah hikari dan mencoba untuk membangunkannya tetapi hikari tak kunjung bangun juga, snow yang panik langsung memindah hikari ke kasurnya sambil terus menunggu hikari untuk siuman. snow terus berjaga di kamarnya hikari karena ia takut akan terjadi apa apa pada hikari dan bahkan snow yang panik itu langsung meminta bantuan kepada pemilik penginapan itu, setelah 3 hari berlalu hikari akhirnya tersadar pada saat pagi hari tepat jam 6 dan sedikit terkejut ketika melihat kalau snow telah tertidur di sampingnya. hikari sedikit terkejut ketika melihat kalau sudah pagi dan ia tersenyum ketika melihat wajah snow yang sedang tertidur dengan polos, hikari merasa sangat kebingungan karena melihat snow yang berada di sampingnya dan langsung memberikan selimut miliknya untuk menyelimuti snow.
__ADS_1
hikari yang saat ini telah siuman langsung membuka jendela yang terdapat di dalam kamar yang berada di kamarnya dan melihat pemandangan di luar, setalah beberapa saat seorang wanita dari ras beastmean masuk ke dalam kamarnya hikari dengan membawakan makanan dan minuman untuk snow. wanita itu terkejut ketika melihat hikari yang telah berdiri di tepi jendela sambil melihat ke kuluar, karena kaget wanita itu secara tak sengaja menjatuhkan makanan yang ia pegang tadi. hikari yang menyadari hal itu langsung menoleh ke belakang dan melihat sesosok wanita dengan telinga dan ekot rubah wanita itu adalah anak dari pemilik penginapan yang di sewa oleh snow dan hikari dan memiliki nama tsuki (bulan), hikari yang melihat kalau makanan yang di siapkan untuk snow telah terjatuh kelantai secara perlahan mendekati tsuki sementara itu tsuki langsung meminta maaf karena telah menumpahkan makan dan minuman untuk mereka dan mengatakan jika ia akan segera membersihkanya.
hikari hanya tersenyum ketika mendengar perkataan dan melihat tingkah nya tsuki serta secara perlahan mendekatinya, saat hikari telah berada di dekat tsuki hikari langsung memegang pundaknya dan menyuruhnya untuk berdiri dan tak usah memperdulikan tentang makanan yang telah terjatuh itu sambil mengatakan jika ia akan memperlihatkan sedikit trik asalakn tsuki berjanji tak akan memberitahu snow tentang apa yang ia lihat. tsuki mengiyakan perkataan hikari dan berjanji padanya kalau ia tak akan memberitahukan tentang apa yang terjadi kepada nona snow, hikari yang mendengar perkataan dari tsuki langsung tersenyum dan langsung menggunakan sihir waktu miliknya untuk memundurkan waktu dari makanan itu sebelum ia terjatuh agar makanan itu kembali seperti semula tepat sebelum ia terjatuh ke lantai.
tsuki sangat terkejut ketika melihat sihir yang di gunakan oleh hikari dan kagum ketika melihat bahwa makanan yang seblumnya telah hancur karena jatuh ke lantai telah kembali seperti semula, sementara itu di sisi lain tak lama setelah hikari selesai menggunakan sihir waktunya pada makanan itu snow terbangun karena mendegar suara dari piring yang terjatuh dan suara ribut dari hikari dan tsuki. hikari yang tak menyadari kalau hikari telah terbangun hanya tersenyum melihat ekpresi dari tsuki dan menanyakan nama dari tsuki, "namaku tsuki, aku berusia 16 tahun dan juga aku adalah anak dari pemilik penginapan lonceng malam, salam kenal" ucap tsuki sambil menundukan kepalanya.
setelah cukup lama akhirnya snow tenang dan ketika ia tenang snow langsung menampar hikari sambil berkata, "ku mohon jangan pernah malakukan hal yang berbahaya seperti itu lagi!" ucap snow dan langsung memeluk hikari dengan erat. hikari masih tak terlalu mengerti denga apa yang terjadi tetapi dia "berfikir apakah snow mengetahui efek dari sihir pembangkit yang ia miliki, tetapi hal itu adalah hal yang mustahil karena ia tak pernah menceritakan apapun tentang sibir tersebut".
hikari lalu menayakan apa yang sebenarnya sedang terjadi kepada tsuki, setelah mendengar penjelasan dari tsuki hikari sedikit terkejut ia tak menyangka jika ia akan pingsan selama lebih dari 3 hari, "maaf ya" ucap hikari sambil memeluk snow. snow terus menangis di pelukan hikari sementara itu tsuki yang melihat hal itu langsung pergi keluar dari sana agar tidak menggangu mereka berdua, "hei snow apa kau ingin keluar untuk jalan jalan? aku akan membelikan apapun yang kau suka" ucap hikari sambil berjanji dalam hati bahwa ia tak akan pernah membirakan snow meneteskan air matanya untuk yang kedua kalinya.
__ADS_1
setelah lebih dari setengah hari akhirnya snow dan hikari pun pergi keluar untuk melihat lihat dan membeli sesuatu dan memutuskan untuk menetap sebentar di kerajaan beastman, "hei snow apa ada yang kau inginkan" ucap hikari. snow hanya menggelengkan kepalanya yang mengisyaratkan kalau ia tak menginginkan apapun, sementara itu hikari terus kepikiran tentang konsekuensi dari sihir pembangkit miliknya hal itu baru saja terjadi dua kali, kali pertama adalah tepat saat hikari mendapatkan sayapnya dan menghidupkan teman temannya himawari dan kali kedua adalah saat hikari selesai menyembuhkan zeref. hikari berfikir apakah ada cara agar iya tak perlu terus menerus merasan rasa sakit setelah menggunkan sihir tersebut, "bagaimama kalau kita pergi ke restoran yang ada di kerajaan ini? tapi sebelum itu kau harus mengganti dulu pakaian milikmu itu" ucap hikari dan mengajak hikari pergi untuk membeli pakaian baru.
hikari terus mencoba untuk menghibur snow tetapi tetap saja tak berhasil bahkan setelah hikari membelikan pakaian baru dan mengajak snow pergi makan malam di restoran yang sangat terkenal di kota aren snow tetap saja tak tersenyum sedikitpun.
setelah kembali dari makan malam hikari langsung kembali ke kamarnya dan menatap keluar jendela, beberapa menit berlalu dan sebuah suara ketukan dari pintu terdengar. hikari yang mendengar suara ketukan pintu itu langsung menyuruh orang yang mengetuk pintu itu untuk masuk, "permisi, apakah aku boleh tidur bersamamu untuk malam ini?" ucap snow dengan di tanganya terdapat sebuah bantal. hikari sambil tersenyum mengiyakan perkataan dari snow dan langsung menyuruhnya untuk tidur, "selamat malam, semoga kau bermimpi indah" ucap hikari sambil mencium kening snow.
snow langsung menjadi sangat malu ketika keningnya di cium oleh hikari tetapi di dalam hatinya ia merasa sangat gembira, "apa kau masih belum mau tidur?" ucap snow. hikari mengatakan jika ia sebentar lagi akan tidur dan menyuruh snow untuk segera tidur.
"SEINDAH APAPUN BUNGA MAWAR PASTI AKAN ADA SAATNYA IA LAYU DAN DI TINGGALKAN"
__ADS_1