Yami no Hikari no Eiyu

Yami no Hikari no Eiyu
serangan iblis


__ADS_3

hikari yang berniat untuk menghabisi vale terhenti seketika mendengar suara dari lonceng yang bergema hampir ke seluruh kerajaan beastman, "cih" hikari yang telah berhenti menghajar lalu melihat ke arah dinding yang telah hancur dan melihat semua orang yang sebelumnya masih berjalan dengan santainya di luar langsung menjadi panik dan takut seketika mendengar suara lonceng itu.


hikari yang melihat hal itu merasa heran dan menjadi bingung dan langsung menghampiri salah seorang yang masih tersadar yang ada di dalam penginapan itu dan menanyakan alasan kenapa semua orang secara tiba tiba menjadi panik dan takut. "bagaimana kau tak mengetahuinya? suara lonceng itu adalah peringatan akan adanya serangan dari monster ataupun iblis" kata petualang yang berbicara dengan hikari dengan perasaan bingung.


setelah mendengar perkataan dari pertualang itu hikari langsung berterimakasih dan berjalan mendekati vale dan snow "hei aku akan bertanya sesuatu padamu, jadi dengarkanlah baik baik!" kata hikari sambil tersenyum lembut ke arah vale yang membuat vale menjadi sangat ketakutan.


"apa yang akan kau lakukan jika kau tak terluka seperti ini? apakah kau akan membantu mengusir para iblis itu dari kerajaan ini atau kau akan duduk dan melihat mereka bertarung sambil menikmati secangkir kopi" kata hikari sambil melihat ke atas dan berbaring tepat di samping vale dan snow.


"a-apa maksudmu? j-jika aku tau jika akan ada serangan iblis dan jika aku tak terluka seperti ini aku pasti akan membantu untuk mengalahkan para iblis sialan itu! seandainya waktu bisa di ulang kembali" kata vale sambil terbaring lemas dengan tubuh penuh luka dan memar. hikari yang mendengar perkataan dari vale hanya tersenyum dan berkata pada vale "bukankah kau itu adalah seorang berandalan? dan juga bukankah kau di kucilkan di negara ini? lalu kenapa kau mau membantu kerajaan yang telah membuatmu menderita?" ucapnya sambil memperlihatkan ilusi masa lalu vale yang menyakitkan.


sebelumnya saat bertarung melawan vale, hikari sempat membaca ingatan dan melihat hampir seluruh masa lalu vale. di kerajaan ini vale sangat di kucilkan ketika ia masih sangat kecil, alasanya sederhana karena vale saat kecil adalah seorang berandalan yang suka mencuri untuk bertahan hidup.


kehidupan vale yang hari harinya penuh dengan penderitaan terhenti dan berubah seketika ia bertemu dengan salah satu bangsawan dari kerajaan beastman, bangsawan itu mengadobsi vale saat ia berumur 15 tahun. bukan hanya di di perlakukan seperti anak sendiri oleh kerluarga bangsawan itu, vale juga di ajarai cara untuk bertarung dan menggunakan beberapa jenis sihir yang cukup kuat.


dan ketika vale berumur 20 tahun dia memulai karyanya menjadi seorang petualang rank e dan tak butuh waktu lama dia naik menjadi petualang rank s, semenjak vale menjadi petualang rank s cara pandang orang lain teradapnya pun mulai berubah dari yang dulunya menganggap vale sebagai sampai menjadi seorang pahlawan.


"lihatlah! bukankah seharusnya kau balas dendam pada mereka yang telah menyakitimu? bukankah ini adalah waktu yang sangat tepat untuk balas dendam pada mereka yang selalu menyakitimu?" kata hikara sambil terus memperlihatkan ilusi kepada vale.

__ADS_1


vale yang terus menerus melihat ilusi tentang masa lalunya hanya bisa terdiam dan menahan rasa amarahnya dan terus menerus menggenggam tanganya dengan sangat kuat yang membuatnya tanganya mengeluarkan darah, di sisi lain hikari terus menerus membuat suara yang menyuruh vale untuk balas dendam dan menawarkan sebuah kekuatan yang tak bisa di bayangkan oleh vale jika dia mau membalas dendam.


vale hanya bisa memandang dan menahan rasa marahnya yanv terus menerus bertambah, tepat sesaat vale ingin menyetujui tawaran hikari yang menyuruhnya untuk membalas dendam dan memberikannya sebuah kekuatan, vale teringat pada sesosok wanita yang sangat ia sayangi dan yang merubahnya menjadi seperti sekarang.


saat vale mengingat wajah wanita itu secara mengejutkan vale langsung menolak tawaran dari hikari, saat mendengar tolakan dari vale hikari bukanya marah tetapi ia malah tersenyum lembut dan menghilangkan efek dari sihir ilusi kepada vale. "hmm menarik" ucap hikari sambil menggunakan sihir ilusi kepada semua orang dan langsung menggunakan sihir penyembuh kepada vale.


----------------------------------------------------------------------


di luar kota aren.....


"fire ball" suara lantunan mantra sihir dan serangan sihir secara terus menerus berterbangan dan saling mengenai ras iblis dan ras beastmean, "tang... ting" bukan hanya suara ledakan dari sihir tetapi juga suara dari setiap pedang yang saling bertabrakan satu sama lain menggema di luar kota aren bahkan teriakan kematian dan darah mengalir dan membanjiri medan perang tersebut.


lebih dari ratusan prajurit telah terbaring di tanah padahal belum mencapa 30 menit sejak mereka bertarung, pasukan dari kerajaan beastman ingin mempertahankan kedamaian di kerajaan mereka sedangkan ras iblis ingin menguasai dan bahkan ingin menghancurkan dunia.


di sisi lain hikari yang telah selesai menyembuhkan vale langsung menyuruhnya untuk berdiri dan menepati perkataannya tadi, vale terkejut bukan main saat dia melihat bahwa rasa sakit Dan seluruh luka yang ada di tubuhnya telah menghilang. "s-siapa kau sebenarnya?" kata vale dengan wajah memucat.


hikari sekali lagi mengatakan jika dia hanyalah seorang petualang yang kebetulan lewat, vale tak bisa mempercayai perkataan hikari dan hanya bisa terdiam sambil menatap hikari dengan rasa penasaran dan menanyakan nama hikari. "namaku hikari shin, seorang petualang yang kebetulan lewat" kata hikari sambil tersenyum dan langsung menyuruh vale untuk menepati perkataannya.

__ADS_1


vale yang sebelumnya terdiam karena rasa penasaran dan perasaab bingung langsung tersadar ketika mendengar perkataan hikari dan langsung berdiri dan menyuruh beberapa orang yang masih sadarkan diri di dalam penginapannya untuk ikut membantu mengalahkan ras iblis dengan imbalan mereka bisa makan sepuasnya selama 1 minggu penuh.


ketiga petualangan yang tersisa itu dengan senyum langsung menyetujui ajakan vale dan mengikutinya dan langsung pergi ke medan perang yang berada tepat di depan pintu masuk kota aren, "hei snow bisakah kau tunggu di sini sebentar" kata hikari sambil tersenyum.


"kemana kau akan pergi?" kata snow. hikari hanya mengatakn bahwa dia ingin melihat sesuatu dan memiliki sedikit urusan yang harus ia selesaikan sebentar dan menyuruh snow untuk tetap menunggu atau jalan jalan sebentar di kota aren sambil memberikan sekantong koin emas.


"untuk apa sekantong koin emas ini? aku tidak membutuhkanya! aku akan ikut denganmu" kata snow sambil mengembalikan sekantong koin emas itu ke hikari. hikari tak mengira jika snow akan memilih untuk ikut denganya dan hikari pun menanyakan alasan kenapa snow ingin ikut, tetapi snow malah menaya balik kenapa dia tidak boleh ikut dan apa sebenarnya yang ingin di lakukan oleh hikari.


hikari tak bisa berkata kata dan hanya tersenyum ketika mendengar pertanyaan dari snow, "haa baiklah aku menyerah, dasar" kata hikari dan langsung mengedong snow dan meyuruh snow untuk berpegangan pada hikari. saat ini wajah snow pun menjadi memerah dan jantungnya berdebar dengan sangat kencang saat di gendong oleh hikari, snow tersipu malu saat hikari melihat snow dengan jarak yang hanya beberapa centi.


setelah hikari mengedong snow, hikari secara cepat langsung berteleportasi tepat di luar gerbang kota aren dan berada di tengah tengah para prajurit yang sedang bertempur, tetapi hikari tak berada di darat melainkan dia saat ini berada di udara dan terbang menggunakan sihir gabungan dari sihir angin dan gravitasi yang membuatnya bisa melayang dan terbang di udara.


snow terkejut bukan main saat ia secara tiba tiba berada di tengah tengah medan perang dan berteriak saat dia mengetahui jika dia saat ini sedang terbang, hikari hanya tersenyum melihat snow tingkah snow dan wajahnya yang memucat karena takut sekaligus terkejut.


"b-bagaimana bisa kita tiba tiba berada di sini?" kata snow sambil memeluk hikari dengan sangat kuat. hikari langsung tertawa ketika melihat tingkah snow, dia tak mengira jika snow takut akan ketinggian dan berkata "aku menggunakan sihir teleportasi untuk bisa berpindah tempat dengan cepat, tetapi sihir ini hanya bisa di gunakan ketempat yang pernah ku kunjungi" kata hikari sambil tertawa.


SUKSES ADALAH SEBUAH PERJALANAN DAN BUKAN SEBUAH TUJUAN!

__ADS_1


USAHA SERING LEBIH PENTING DARI HASILNYA!


__ADS_2