Yami no Hikari no Eiyu

Yami no Hikari no Eiyu
RUBAH KEMATIAN (²)


__ADS_3

hikari yang melihat kalau snow menjadi marah karena ia tak menjawab pertanyaan darinya dan mencoba untuk mengalihkan pembicaraan langsung memberikan isyarat agar snow mendekat, snow yang melihat isyarat dari hikari langsung mendekat. setelah snow mendekati hikari, hikari langsung memitik kepala snow sambil berkata "tenang saja, suatu hari nanti kau pasti akan mengetahui semuanya" ucap nya sambil tersenyum lembut ke arah snow.


snow langsung terkejut dan terdiam serta menjadi bingung seketika mendengar perkataan dari hikari, "ada apa? kenapa kau diam?" kata hikari yang bertanya kepada snow dengan senyum di wajah hikari. snow yang tersadar dari lamunanya ketika mendengar suara hikari dan langsung bertanya apakah dia masih hikari yang sama, hikari hanya tersenyum lembut ketika mendengar perkataan dari snow dan langsung berdiri dan ketika hikari telah berdiri dia langsung mengelus kepala snow sambil mengatakan bahwa dia masih orang yang sama.


snow masih saja tetap menjadi kebingungan dan ingin menanyakan banyak hal kepada hikari, tetapi di sisi lain dia menjadi sangat bingung akan bertanya apa kepada hikari karena ia terlalu banyak hal yang ingin snow tanyakan. "haa.. baiklah, sekarang waktunya menyelesaikan semuanya" kata hikari dengan senyum misterius di wajahnya dan menatap vale yang sedang menghajar ilusi hikari.


"sihir ilusi, rantai iblis" seketika sebuah ilusi rantai berwarna hitam dengan cahaya berwarna merah seperti api yang sedang bergejolak muncul dan mengikat vale, di sisi lain hikari menghilangkan ilusi bayangan dirinya secara perlahan dan di saat yang bersamaan secara perlahan hikari membuat dirinya dapat di lihat oleh orang lain lagi.


vale yang telah terjebak oleh sihir ilusi milik hikari langsung seketika terjatuh ke lantai karena seluruh tubuhnya di lilit oleh sebuah rantai yang terbuat dari ilusi. vale yang terus berusaha untuk melepaskan rantai itu terus menerus berteriak sekuat tenaga sambil mengeluarkan seluruh tenaga yang ia miliki untuk membuat rantai itus putus, akan tetapi semakin vale terus mencoba untuk melepaskan rantai ilusi itu semakin kuat pula rantai itu melilit vale yang membuatnya berteriak kesakitan.


di sisi lain hikari yang secara perlahan memperlihatkan dirinya muncul secara perlahan tepat di hadapan vale yang sedang tergeletak di tanah dengan tubuhnya yang terlilit oleh rantai yang terbuat dari sihir ilusi milik hikari, "percuma saja kau mencoba tuk melepaskan diri dari rantai itu, karena setiap kali kau mencoba untuk melepaskan diri semakin kuat pula rantai itu akan melilitmu. jadi kusarankan padamu untuk menyerah saja!" kata hikari dengan senyum misterius di wajahnya.


"kau pikir rantai kecil ini dapat menahan kekuatanaku" kata vale dan langsung berteriak dan mengeluarkan semua kekuatan yang ia miliki. hikari yang mendengar perkataan dan melihat vale yang terus menerus mencoba untuk melepaskan diri dari rantai yang di buat oleh sihir ilusi milik hikari hanya tersenyum dan menghela nafas dalam sambil berkata "bahwa itu sangat merepotkan" dan setelah itu hikari langsung duduk di sebelah vale.


di sisi lain snow yang melihat hikari yang dengan mudahnya membuat vale menjadi sangat kesulitan dan bahkan tak bisa berkutik apalagi melawan balik hanya bisa terdiam sambil berkata dalam hati "hikari, sebenarnya siapa kau sebenarnya dan juga sebenarnya sekuat apa dirimu ini".


hikari dengan santainya menunggu dan melihat vale yang sedang berusaha keras untuk melepaskan diri dari rantai yang di buat oleh hikari, "haa merepotkan! bisakah kau segera menyerah, rasanya sangat membosankan hanya melihat tanpa melakukan apapun" kata hikari sambil tersenyum.

__ADS_1


hikari merasa bosan karena terus menerus menunggu dan melihat vale yang berusaha untuk melepaskan diri dari rantai yang di buat hikari, hikari yang telah menjadi sangat bosan karena tak melakukan apapun langsung menyuruh vale untuk menyerah tetapi vale tetap bersikaras untuk melepaskan diri dan dengan nada sombongnya menolak tawaran dari hikari.


"cih" hikari yang mendengar tolakan dari vale langsung berdiri dan menedang tubuh vale yang membuatnya menghantam dinding dan mengeluarkan darah, tak samapai di situ hikari lalu langsung membuat ratusan pedang yang terbuat dari ilusi dan secara cepat langsung menusuk tubuh vale secara satu persatu yang membuat tubuh vale dalam sekejap mata di penuhi oleh ratusan pedang yang tetbuat dari ilusi.


walaupun pedang itu terbuat dari ilusi bukan berarti pedang itu tak dapat melukai vale tetapi malah sebaliknya, pedang ilusi yang di buat oleh hikari bukan berdampak secara fisik melainkan secara mental.


di sisi lain semua orang termasuk snow hanya melihat kalau vale hanya tergeletak dan menggeliat kesakitan di lantai, semua orang terheran heran dan menjadi penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi pada vale. semua orang tau kalau vale merupakan salah satu pensiunan petualang terkuat di kerajaan beastman, di sisi lain mereka semua masih tak percaya jika mantan petualangan terkuat di kerajaan beastman bisa dengan mudah di tundukan oleh anak kecil.


"bagaiman apa kau masih belum mau menyerah" kata hikari sambil tersenyum dan menatap vale yang saat ini berada di dalam pengaruh sihir ilusi milik hikari. vale merasa saat ini bahwa dia sedang berada di dunia yang tak ia kenali dan yang ia lihat hanyalah sebuah air dan awan sepanjang mata memandang dan dia saat ini berada di atas air dengan tubuh yang terikat di sebuah papan yang berbentuk seperti salib dengan seluruh tubuhnya di penuhi oleh pedang.


vale menjadi sangat terkejut ketika melihat bahwa tubuhnya hanya merasakan sakit yang amat amat sakit tanpa ada bekas luka sedikitpun dan melihat lingkunganya yang sudah berubah seperti semula tetapi perbedaannya hanya pada tempatnya yang saat ini sudah hancur berantakan seperti baru saja di terpa oleh sebuah angin topan.


setelah selesai melihat sekitarnya vale terkejut ketika hikari secara tiba tiba muncul di hadapan vale yang sedang terbaring tanpa bisa melakukan apapun dan hikari yang menyapanya sambil tersenyum membuat vale menjadi sangat kesal, terlebih lagi alasan sebenarnya vale menjadi sangat marah adalah karena ia di kalahkan oleh seorang anak kecil.


"s-siapa kau sebenarnya dan bagaimana bisa kau menjadi sekuat itu?" kata vale sambil kesakitan dan wajahnya yang berubah menjadi sangat pucat karena menahan rasa sakit. hikari yang mendengar pertanyaan dari vale hanya tersenyum dan berkata bahwa ia hanyalah petualang yang kebetulan lewat, vale menjadi sangat bingung sekaligus langsung tertawa keras ketika mendengar perkataan dari hikari "hahaha petualang yang kebetulan lewat? jangan bercanda!" kata vale sambil tertawa keras.


di sisi lain semua orang hanya terdiam dan tak percaya dengan apa yang mereka lihat, snow yang melihat bahwa pertarungannya telah selesai dan hikari yang memenagkan pertarungan itu langsung menghampiri hikari. "hei hikari, siapa kau sebenarnya dan kenapa kau bisa begitu kuat? dan juga seberapa kuatnya dirimu sebenarnya?" kata snow sambil menatap hikari dan menayakan jati diri hikari.

__ADS_1


hikari hanya tersenyum lembut ke arah snow tanpa mengatakan apapun, di sisi lain semua orang langsung menjadi terkejut ketika mendengar perkataan dari snow. mereka tak percaya jika wanita yang bersama dengan hikari bahkan tak mengetahui identitas sebenarnya hikari dan bahkan tak mengetahui sekuat apa hikari padahal mereka melihat bahwa hikari sepertinya sangat melindungi snow dan bahkan sangat dekat.


awalnya mereka mengira jika hikari dan snow adalah ibu dan anak, tetapi setelah mendengar perkataan dari snow pikiran mereka seketika sirna dan menjadi penasaran dengan identitas sebenarnya hikari. "oh ya! kenapa kau tiba tiba menyerangku tadi?" kata hikari.


setelah hikari bertanya kepada vale, vale yang mendengar pertanyaan dari hikari langsung mengatakan bahwa ia hanya mengira jika hikari adalah orang yang sangat kuat dan juga dia hanya iseng, tebakan vale yang mengatakan kalau hikari itu adalah orang yang sangat kuat memang tepat. hikari bukan hanya kuat tetapi dia juga sangat pintar sekaligus licik, dia akan melakukan apapun untuk mencapai tujuannya.


"hmm... iseng ya" kata hikari dan dengan senyum misterius langsung mendang badan vale yang membuat vale terpental cukup jauh. hikari tidak hanya menendang tubuh vale, tepat setelah hikari menedang tubuh vale yang membuatnya terpental cukup jauh hikari langsung menendangnya dan membuatnya terbang ke atas di ikuti dengan serangan lain yang membuat vale beberapa kali memuntahkan darah.


hikari terus menerus menghajar vale tanpa memberikan vale sedikitpun untuk bernafas, hikari saat ini seperti seorang iblis yang tanpa ampun menghajar musuhnya. tatapan mata dan sikap hikari yang sebelumnya selalu tenang secara tiba tiba berubah menjadi sangat berbeda, seluruh tubuh hikari mengeluarkan aura membunuh yang begitu kuat dan mengerikan.


snow yang melihat bahwa hikari sangat berbeda dari sebelumnya menjadi sedikit ketakutan, di sisi lain dia sangat ingin menghentikan hikari yang secara terus menerus menghajar vale tanpa ampun tetapi dia merasa sangat takut karena hikari. tubuh snow dan seluruh orang yang ada di sana menjadi tak bisa bergerak dan memucat ketika melihat bahwa vale di hajar habis habisan oleh seorang bocah.


tepat di saat hikari hampir membunuh vale dia terhenti oleh bunyi dari suara lonceng yang sangat keras, "TING.. TONG.. TING. " suara lonceng itu begitu keras dan mengema di seluruh kerajaan beastman.


SAAT SETANGKAI BUNGA MAWAR BARU SAJA DI PETIK DARI POHONYA SEMUA ORANG BERBONDONG BONDONG UNTUK MELIHATNYA DAN MEMUJINYA.....


TETAPI KETIKA BUNGA MAWAR ITU TELAH LAYU SEMUA ORANG MULAI MENINGGALKANYA DAN MENGHINA BAHKAN MENGANGGAPNYA TAK PERNAH ADA.......

__ADS_1


__ADS_2