
hikari langsung tersadar dari lamunanya ketika yuki berteriak padanya dan mengatakan jika wyver itu kembali.
"cih. sialan, apa kau tau berapa harga pedangku dasar kadal sialan. akan ku habisi kalian semua" ucap hikari dengan kesalnya. snow lalu menawarkan bantuanya pada hikari, tetapi hikari malah menolaknya dan tersenyum sambil menunggu kedatangan ketiga wyvern itu "kemarilah kalian semua kadal sialan" ucap hikari sambil tersenyum .
"hei apa kau yakin kau tak bukuh bantuan ku?" ucap snow. hikari tetap menolak bantuan snow dan sambil tersenyum dia menciptakan beberapa anak panah yang terbuat dari api dan angin serta petir yang di gabungkan menjadi satu. hikari menciptakan lebih dari ratusan anak panah dan langsung menembaknya secara bersamaan ke arah wyvern itu, lebih dari ratusan anak panah menghujani tubuh mereka yang mebuat tubuh para wyvern itu terbakar dan tersambar oleh petir dari sihir hikari.
snow hanya bisa melihat dari bawah, ia bahkan tak menyangka bahwa hikari bisa menggabungkan dan menggunakan 3 jenis sihir secara bersamaan. ketiga wyvern yang malang itu seketika langsung berubah menjadi abu, "hmm... bagaimana? apakah aku tadi keren?" ucap hikari dengan bangganya.
snow hanya melihat kearah hikari dan terdiam "apa-apaan kekuatan bocah ini? jika saat itu dia bertarung dengan ku menggunakan sihir itu dia pasti bisa dengan mudah membunuhku" ucap snow dalam hati. snow bersyukur karena hikari bukanlah musuhnya, jika hikari adalah musuhnya dia pasti akan bernasib sama dengan para wyvern itu.
"hei kenapa kau diam? haa sudahlah, ayo lanjutkan perjalanan" ucap hikari sambil tersenyum. setelah berjalan cukup lama akhirnya mereka sampai di kerajaan beastman, saat hikari dan snow berniat memasuki kerajaan beastman dia di hadang oleh puluhan penjaga yang sudah bersiap untuk menyerangnya. "kya... t-tolong jangan sakiti a-aku..." ucap hikari yang berpura pura takut dan langsung bersembunyi di belakang snow.
snow sangat terkejut sekaligus heran melihat tingkah hikari yang seperti itu "hei apa yang kau lakukan?" ucap snow sambil melihat hikari. semua penjaga itu langsung ketakutan saat snow berbicara, hikari lalu mengatakan bahwa ia merasa sangat ketakutan karena para penjaga itu. snow langsung tertawa ketika mendengar perkataan hikari dan tingkahnya, semua orang merasa aneh sekaligus takut melihat snow dan salah seorang kepala prajurit bernama ray light bertanya pada snow "a-apakah a-anda adalah f-fefnir yang legendaris itu?" .
"he... kalau iya kenapa? dan juga ada apa dengan tingkahmu yang memalukan ini bodoh?" kata snow yang menatap para penjaga itu dengan tatapan menakutkan dan langsung berbalik menatap hikari lagi. hikari hanya bertingkah ketakutan di depan para penjaga itu yang telah menutupi wajahnya dengan topeng tanpa dinsadari oleh snow "dan juga sejak kapan kau menggunakan topeng aneh itu? berhentilah membuatku malu bodoh" kata snow sambil memukul hikari.
__ADS_1
"hiks...hiks... kenapa kau memukulku? sakit tau" kata hikari sambil menagis. snow menjadi semakin kesal karena tingkah hikari, lalu ray berkata "b-bukankah itu kejam? kenapa kau memukul gadis kecil yang tak bersalah itu?".
"haa... gadis kecil? apa mata kalian semua buta? dia ini jelas jelas pria" kata snow. semua prajurit langsung ketakutan ketika mendengar perkataan snow dengan ekspresi wajah nya yang menakutkan. "m-maaf, tapi mau di lihat dari segi manapun dia ini seorang wanita" kata seorang prajurit.
setelah hikari memggunakan skil yang dapat menghidupkan kembali orang yang telah mati, tubuh hikari bukan hanya tumbuh sebuah sayap tapi juga warna rambutnya berubah menjadi warna hitam dan putih serta membuat rambutnya menjadi sangat panjang yang membuat terlihat seperti seorang wanita. disisi lain wajah hikari memang sudah feminin dari dulu, setiap kali dia memanjangkan rambutnya atau orang tuanya menggunakanya pakaian wanita dia terlihat sangat mirip seperti seorang wanita.
hiiari memanfaatkan kefeminimanya itu dengan baik di kehidupannya yang sekarang, "hee" snow lalu menoleh ke arah hikari yang sedang duduk dan berpura pura menangis, padahal di balik topengnya dia tak sedang menangis "benar juga, di lihat dari segi manapun dia ini terlihat seperti seorang perempuan. hei hikari apa kau ini sebenarnya seorang perempuan?" kata snow yang melihat hikari. semua penjaga itu setuju kalau hikari adalah seorang perempuan, ray yang melihat hikari menangis menjadi kebingungan apakah dia harus mencurigai gadis kecil seperti hikari atau tidak.
ray sebenarnya ingin memeriksa dan menginterogasi hikari dan snow lebih lanjut, tapi ketika dia memperhatikan dari awal kedatangan mereka, ray tak melihat ada sedikitpun tingkah mereka yang mencurigakan ataupun berbahaya, tetapi tingkah mereka berdua sangat bersahabat. ray lalu mendekati hikari lalu berkata "maaf ya nona kecil, karena kami sudah mencurigaimu. sekarang kami sudah percaya jika kau adalah orang baik, benarkan teman teman. " semua penjaga itu mengangukan kepalanya dan mereka menyetujui perkataan kapten mereka "sekarang kau sudah boleh masuk ke kota aren jadi berhentilah menangis ya nona manis. dan untukmu! aku tak peduli bahkan jika kau adalah monster legendaris, jika kau masih memperlakukan nona manis ini dengan kasar kami akan membuatmu membayarnya! benarkan teman teman" kata ray sambil melihat kearah snow.
"YA" ucap semua prajurit itu dengan semangat.
semua prajurit itu terpana mendengar suara hikari yang sangat lembut itu, "bukankah mereka semua orang baik? kalau begitu bisakah kau melepaskan topeng anehmu itu? kau membuat ku malu" ucap snow. hikari lalu menganggukkan kepalanya dan berkata bahwa dia akan melepaskan topengnya, setelah hikari melepaskan topengnya semua wajah para prajurit itu menjadi memerah bahkan snow sendiri terkejut melihat wajah hikari yang sangat feminin itu.
"ohh ya paman, tadi saat kami sedang dalam perjalanan ke sini kami melihat sejumlah pasukan yang terdiri dari iblis dan monster yang berjumlah cukup besar sedang berjalan ke arah sini" kata hikari sambil secara perlahan berjalan memasuki kota aren.
__ADS_1
mereka semua terkejut setelah mendengar perkataan hikari, lalu salah seorang prajurit bertanya kepada snow apakah yang di katakan oleh hikari itu adalah kebenaran. mereka semua tentu tak percaya dengan perkataan seorang gadis kecil yang mengatakan bahwa sebuah pasukan iblis dan mosnter sedang menuju ke arah kerajaan beastman, tapi setelah semua prajurit itu mendengar perkataan snow yang mengatakan bahwa apa yang di katakan oleh hikari itu adalah sebuah kebenaran semua wajah prajurit itu langsung memucat.
"kenapa kalian diam saja? cepat segera laporkan ini! aku dan akira akan pergi untuk memeriksanya secara langsung " kata ray sambil memerintahkan para bawahanya. sebelum ray dan akira pergi untuk memastikanya, ray berterimakasih kepada hikari dan snow dan setelah itu mereka langsung bersiap siap untuk memeriksa kebenaran dan juga jumlah monster yang akan menyerang kota mereka.
"hei hikari apa kah kau ini benar benar seorang wanita? dan juga bukankah kau sebelumnya mengatakan jika ini bukan urusan kita? jadi kenapa kau memberikan informasi tentang para iblis yang akan menyerang kota ini?" kata snow dengan bingung sekaligus senang mengetahui bahwa hikari masih mau membantu orang lain.
"aku ini seorang laki laki kok" kata hikari. snow hanya menghela nafas ketika mendengar perkataan hikari, dia tak habis fikir apa yang sebenarnya di fikirkan oleh hikari. di sisi lain snow merasa sedikit terganggu karena semua orang memperhatikan dan menatap mereka berdua, tetapi hikari bahkan tak terganggu sedikitpun dia bahkan tak menghiraukan sekitarnya dan hanya jalan sambil membeli apapun yang menarik perhatiannya.
"hei bukankah sebelumnya kau bilang kalau kita hanya akan membeli senjata untukmu saja? lalu kenapa kau membeli setiap makanan yang kau lihat" kata snow. hikari hanya tersenyum dan terus memakan makanan yang di belinya dan setelah mendengar perkataan snoe dia lalu menawarkan apakah sbow juka ingin memakan sesuatu.
"haa... bocah ini" kata snow sambil memakan beberapa daging yang di lihatnya di jalan. snow hampir memakan semua daging yang di lihatnya di jalan, sementara itu hikari terus terusan mengeluh sambil membayar untuk setiap daging yang di makan oleh snow. "hei ayolah... jika kau terus memakan semua daging yang kau lihat, semua uang yang ku punya bisa langsung habis" kata hikari sambil mengeluh.
snow tak memperdulikan perkataan hikari dan terus memakan semua daging yang dia lihat, "jika kau tak berhenti memakan semua daging yang kau lihat, aku tak akan pernah lagi memasakanmu ataupun memberikan mu jatah makan" kata hikari sambil tersenyum.
snow langsung berhenti memakan semua daging yang di lihatnya dan langsung mendekati hikari sambil berkata bahwa di meminta maaf dan agar dia tetap di beri jatah makan. hikari langsung tertawa ketika melihat tingkah snow "haha... aku hanya bercanda kok. kau adalah sahabatku bahkan setelah aku mati aku akan tetap menganggap mu sebagai teman baikku" ucap hikari.
__ADS_1
snow langsung terdiam ketika mendengar perkataan hikari, setelah itu hikari lalu mengajak snow untuk mencari sebuah penginapan karena hari yang sudah hampir malam.
sebesar apapun cahaya yang menyinari hidup seseorang pasti akan ada waktunya kegelapan akan melahap semua cahaya itu.