
setelah berpisah dengan yuki dan pengawalnya hikari pergi menuju kerajaan dragnil. setelah berjalan hampir selama 2 jam lamanya dia berthenti di pinggir sungai untuk beristirahat dan menangkap ikan. hikari mencoba menangkap ikan di tepi sungai menggunakan sihirnya karena ia belum memiliki senjata apapun di tanganya. setelah melihat apakah ada ikan yang bisa ia tangkap hikari menemukan seekor ikan yang cukup besar, secara cepat hikari langsung menggunakan sihir petir. kilatan petir pun muncul dan langsung membunuh lebih dari 20 ekor ikan di sungai itu, ukuranya pun lumayan besar bahkan ada beberapa ikan yang hampir menyamai besar tubuhnya.
hikari terkejut karena sihirnya mampu membunuh banyak ikan di sungai itu. yang lebih mengenjutkannya bahwa sihirnya mampu untuk membuat kilatan besar seperti itu. setelah beristirahat hampir selama 1 jam, hikari melanjutkan perjalananya menuju kerajaan dragnil.
saat di tengah perjalanan hikari mendengar suara kereta kuda dari arah belakang.
"tap... tap..... tap"
kereta tersebut berjalan sangat cepat seolah olah melarikan diri dari sesuatu. tak lama setelah kereta kuda tersebut melewatinya ada suara lolongan serigala dari arah kereta kuda tersebut datang.
"auu... auu.. "
setelah melihat hikari segerombolan serigala yang berjumlah 8 serigala berlari dengan cepat menuju hikari. hikari yang melihat ada banyak serigala yang datang ke arahnya langsung merasa kesal kepada orang yang menaiki kereta kuda tersebut. saat jarak hikari dan serigala tersebut berada di jarak 6m hikari langsung menggunakan sihirnya dan langsung menembakan bola api secara terus menerus selama 1 menit. setiap 5 detik ada 1 bola api yang akan menembak ke arah mereka jadi selama 1 menit ada total 6 bola api yang menembaki serigala tersebut. bahkan jika mereka lebih dari 20 ekor serigala dengan jumlah sebnyak itu serigala tersebut tak akan bertahan lama.
setelah 1 menit ia melihat ke arah gumpalan asap tempat serigala itu berada. hikari melihat bahkan tak ada sisa tubuh mereka di tanah, semua serigala tersebut dalam sekejap berubah menjadi abu. setelah memastikan bahwa tak ada satupun serigala yang masih hidup hikari langsung melanjutkan perjalanannya dengan perasaan sedikit kesal karena ulah orang yang mengendarai kereta kuda tersebut.
"ahh sial, untung aku bisa menggunakan sihir, kalau tidak aku pasti telah mati" ucap hikari dengan nafas lega.
setalah berjalan selama 1 hari lamanya hikari akhirnya sampai di kerajaan dragnil. ia tak menyangka bahwa kota yang pertama ia kunjungi akan sangat besar. saat hikari mau memasuki kota tersebut hikari di hentikan oleh seorang penjaga.
"berhenti" ucap penjaga tersebut sambil menghalangi hikari.
hikari yang kebingungan karena ia di berhentikan oleh penjaga tersebut langsung bertanya kenapa ia di hentikan. penjaga tersebut langsung melihat ke arah hikari dan memanggil seorang pendeta untuk memastikan apakah hikari adalah seorang iblis atau bukan.
"maaf memberhentikanmu petualang, kami hanya ingin sedikit memeriksa apakah kau adalah iblis atau bukan." ucap penjaga.
hikari sedikit bingung mendengar perkataan penjaga tersebut, walau sedikit ragu ia menyetujui untuk di periksa oleh pendeta tersebut. mendengar hikari menyetujui pemeriksaan itu, pendeta yang berada di samping penjaga langsung membaca mantra untuk sihir penyembuh. bagi para iblis sihir penyembuh akan membuat mereka sangat merasa kesakitan karena iblis adalah mahluk kegelapa sedangkan sihir penyembuh adalah sihir dengan elemen cahaya.
setelah melihat bahwa hikari tak merasakan apapun saat sihir penyembuh tersebut mengenainya, penjaga tersebut langsung memperbolehkan hikari untuk memasuki kota.
"maaf petualang karena menyita waktumu" ucap penjaga tersebut sambil mempersilahkan hikari masuk.
hikari yang bingung langsung bertanya sihir apa yang di gunakan oleh pendeta dan nama kota yang akan ia tinggali untuk sementara waktu. penjaga tersebut tertawa mrndengar pertanyaan hikari.
"hahaha... kau itu adalah sihir penyembuh. apakah kau tak pernah melihatnya" ucap penjaga sambil tertawa keras.
pendeta yang berada di samping penjaga hanya diam mengetahui bahwa hikari tak mengetahui tentang sihir penyembuh. lalu pendeta tersebut bertanya dengan nada lembut kepada hikari.
"hei adik kecil siapa namamu, nama ku sora aku adalah seorang pendeta dari gereja pintu surga" ucap sora dengan nada lembut.
hikari terkejut karena ia di panggil adik kecil oleh sora padahal hikari berumur lebih dari 30 tahun.
"siapa yang kau pangil adik kecil, namaku adalah hikari shin. usia lebih tua dari mu, jadi bersikap sopan lah kepada ku" ucap hikari
semua orang yang ada di sana langsung tertawa mendengar perkataan hikari. hikari belum menyadari bahwa ia sekarang muda seperti saat ia berumur 13 tahun. penjaga tersebut langsung memperkenalkan dirinya sambil tertawa keras.
"nama ku adalah pedro, jadi kenapa kau datang ke kota bulan" ucap penjaga sambil tertawa.
"aku ke sini untuk menjual beberapa monster yang ku tangkap di hutan" ucap hikari dengan tenang.
sekali lagi semua orang tertawa mendengar perkataan hikari. semua orang yang ada di sana tak mungkin percaya perkataan seorang anak berusia 13 tahun membunuh monster. hikari semakin kesal melihat tingkah laku semua orang dan dia langsung bertanya apakah ia boleh memasuki kota bulan. penjaga tersebut memperbolehkan hikari untuk memasuki kota.
hikari bertujuan untuk menjadi seorang petualang. tanpa berfikir panjang dia langsung pergi untuk mencari guild petualang untuk menjual monster yang di bunuhnya selama perjalananya ke kota. setelah berjalan hampir selama 1 jam hikari akhirnya menemukan guild petualang bernama lone wolf. tanpa basa basi dia langsung memasuki guild tersebut.
__ADS_1
saat hikari memasuki guild tersebut, semua orang langsung melihat ke arah hikari. hikari yang tak menyadari tingkah semua orang dengan santai berjalan menuju resepsionis.
"permisi, apakah aku bisa mendaftar menjadi seorang Petualang" ucap hikari.
semua orang terdiam mendengar perkataan hikari. resepsionis tersebut memperkenalkan dirinya dan sambil tersenyum lembut ia menjelaskan kepada hikari tentang konsekuensi nya.
"perkenalkan nama ku aulia rize, aku adalah resepsionis di guild ini. apakah kau yakin ingin menjadi seorang petualang " ucap rize sambil tersenyum.
"ya, aku ingin menjadi petualang" ucap hikari.
"apakah kau tau konsekuensinya bukan hanya akan menghadapi monster kau juga mungkin akan kehilangan nyawamu adik kecil" ucap rize dengan suara lembut.
hikari tetap mengatakan bahwa ia akan menjadi petualang apapun konsekuensinya. melihat tekad hikari, rize pun memberikan formulir pendaftaran untuk menjadi seorang petualang.
"silahkan di isi formulir ini. jika kau tak ingin atau tak mengerti silahkan kosongkan saja, setelah itu teteskan sedikit darahmu di formulir ini" ucap rize sambil memberikan formulir pendaftaran petualang dan sebuah pisau kecil.
hikari mengisi beberapa kolom formulir tersebut seperti nama dan ras. setelah mengisi formulir hikari langsung memberikan formulir yang telah ia isi kepada rize.
NAMA : HIKARI SHIN
USIA :
RAS : MANUSIA
setelah memeriksa formulir tersebut rize langsung membawa hikari untuk melanjutkan tes selanjutnya. sebelum hikari pergi ada suara seorang lelaki yang menolak hikari menjadi petualang.
"ini bukanlah tempat untuk mu bermain bocah, lebih baik kau pulang dan temui ibumu" ucap salah seorang petualang yang membawa kapak besar dengan rambut hitam.
mendengar hal itu hikari hanya diam dan mengabaikannya. rize yang mendengar hal itu langsung membentak petualang itu dan langsung membuatnya diam.
hikari yang tak peduli dengan hal itu, melanjutkan pergi untuk tes selanjutnya. setelah berjalan selama 5 menit ia sampai di sebuah ruangan yang cukup luas, dia dalam ruangan itu terdapat dua orang pria. kedua pria tersebut bernama kai seorang swordman dan noah seorang penyihir. rize lalu menyuruh hikari untuk memilih sebuah senjata yang di pajang di dinding. senjata itu antara lain pedang, panah, tongkat, tombak, dan pisau.
setelah hikari memilih sebuah senjata pedang rize menyuruh hikari untuk memilih salah seorang dari dua pria yang ada di depannya untuk bertarung. hikari tanpa pikir panjang langsung memilih keduanya untuk bertarung. kedua pria tersebut merasa terhina dan marah bahkan jika hikara memilih salah satu dari mereka. mereka akan tetap merasa malu melawan seorang bocah berusia 13 tahun.
hikari terkejut saat menyadari bahwa tubuhnya memendek dan kecil. saat ia melihat ke pedang yang ada di tangan nya dia ia melihat wajah yang tak asing , rambut berwarna biru, mata berwarna merah darah. itu adalah wajahnya saat ia masih berumur 13 tahun, saat itu ia menyadari bahwa ini adalah hadiah yang di berikan oleh dewi freya kepadanya. walaupun hikari sedikit terkejut bahwa ia tak menyadarinya selama ini, dan alasan mengapa semua orang memanggilnya bocah.
melihat kai dan noah terlihat kesal ia langsung menghunuskan kedua pedang yang di pegangnya dan bersiap umtuk bertarung. kai dan noah yang semakin kesal melihat tingkah hikari langsung berkata "bagaimana kalau kita beri bocah ini pelajaran " noah yang mendengar perkataan kai langsung setuju dengan saranya. noah tanpa basa basi langsung membaca mantra untuk memanggil fire ball dan kai langsung berlari menuju hikari.
hikari yang melihat mereka tak hanya diam saja. saat pedang kai yang besar hampir mengenainya hikari tersenyum dan langsung menhindari pedang kai. hemtakan pedang kai yang sangat besar langsung menghancurkan semua yang ada di sekitanya dalam radius 1m. melihat kai dan noah yang sedang marah mencoba menghentikan mereka berdua. tapi hikari secara cepat langsung berlari ke arah noah yang sedang membaca mantra yang hampir selesai. hikari yang dengan cepat menuju ke arah noah, kai dengan cepat melemparkan pedangnya ke arah noah. saat pedang kai hampir menembus hikari, hikari dengan sigap langsung menangkis pedang tersebut. sesaat hikari menangkis pedang kai noah yang telah selesai membaca mantra fire ball tingkat 3 langsung menembakkanya ke arah hikari. hikari yang tak sempat menghindari serangan bola api yang sangat besar menuju ke arahnya, dengan cepat langsung menggunakan sihir dengan atribut air.
"elemen air, perisai bola air" ucap hikari.
tiba-tiba sebuah air langsung muncul dan mengelilingi hikari seperti sebuah bola. saat fire ball mengenai air yang melindungi hikari hampir membuat semua sihir airnya menguap.
saat gumpalan asap yang tercipta dari serangan noah yang berbenturan dengan sihir air hikari. asap tersebut menghalangi pandanga semua orang dengan cepat hikari langsung menusuk dada kai dengan pedangnya dan kemudian di lanjutkan menuju ke arah noah. noah yang tak sadar bahwa hikari dengan cepat menuju ke arahnya, hanya terdiam dan membaca mantra pelindung. tetapi hikari dengan cepat sampai di belakang noah dan langsung mengarahkan pedangnya ke leher noah dengan tujuan agar noah menyerah.
"menyerahlah" ucap hikari
sikap hikari yang sebelumnya ssangat ceria tiba tiba berubah menjadi dingin. melihat pedang hikari yang ada di lehernya dan tubuh temanya kai yang tergeletak di lantai dengan oenuh darah, noah langsung menjatuhkan tongkatnya dan menyerah.
"a-aku menyerah jadi ku mohon jangan bunuh aku" ucap noah dengan nada takut.
__ADS_1
mendengar noah menyerah sikap dingin hikari tiba-tiba langsung berubah menjadi seperti semula. hikari pun langsung tertawa "hahaha, santai saja aku tak mungkin membunuhmu" ucap hikari sambil tertawa. mendengar hikari tertawa dan berkata demikian noah masih tetap takut. hikari pun langsung menjauhkan pedangnya dari leher noah dan dengan segera langsung mendekati kai yang tergeletak di lantai.
"elemen cahaya, healt" ucap hikari
luka yang ada di tubuh kai pun secara perlahan langsung menutup bersamaan cahaya yang menyinari luka yang ada di tubuh kai. tak lama setelah luka kai di sembuhkan oleh hikari kai langsung terbangun dan bingung.
"bukankan tubuhku tadi tertusuk oleh sebuah pedang, bagaimana mungkin luka nya menghilang dan bahkan tak ada bekas sobek sedikitpun di pakauanya kecuali noda darah " ucap kai sambil memeriksa tubuhnya
rize dan noah bahkan lebih terkejut melihat sihir penyembuh hikari. bukan hanya luka yang ia sembuhkan bahkan pakaian nya pun kembali seperti semula, dlbahkan darah yang ada di lantai kecuali noda darah yang ada di pakaian kai semuanya menghilang. saat semuanya terdiam dalam kebingungan hikari menghampiri rize dan bertanya apakah ia lulus ujiannya dan apa tujuanya ujian tersebut.
"hei rize, apakah aku lulus? lalu apa tujuan sebenarnya ujian ini" ucap hikari.
saat hikari berbicara dan menanyakan tujuan ujian tersebut baru semua orang yang ada di sana sadar. lalu rize meminta maaf dan langsung menjelaskan semuanya.
hikari yang tak mengerti dengan apa yang di bicarakan oleh rize dan kenapa ia minta maaf . lalu hikari sekali lagi menanyakan tentang tujuan dari ujian tersebut.
rize pun dengan nada lembut mengatakan bahwa ia lulus dan mengatakan tujuan di laksanakan ujian tersebut adalah untuk menentukan rank dari petualang yang baru mendaftar. rize mengatakan bahwa rank petualang di bagi menjadi 8. dari yang terendah yaitu h rank yang biasanya dengan misi seperti membantu membersihkan toko dan jalan lalu rank g, f, e, d, c, b, a, dan yang tertinggi adalah s rank.
hikari secara gari besar mengerti penjelasan rize dan bertanya apa dari rank nya. rize pun mengatakan untuk datang lagi besok dan melihatnya sendiri sekalian untuk mengambil kartu guildnya. setelah mendengar hal itu hikari langsung bertanya apakah guild mau membeli monster yang ia bunuh.
"hmm... apakah kau mau membeli monster yang ku bunuh" ucap hikari sambil mengeluarkan beberapa item dan semua monster yang telah ia bunuh di jalan.
sontak mereka bertiga terkejut melihat hikari mengeluarkan begitu banyak monster bahkan terdapat mosnter rank b. jika mereka mengetahui bahwa hikari memiliki monster rank a chimera mereka pasti akan mati kena serangan jantung. setelah memandang hanpir selama 5 menit ke arah tumpukan monster tersebut. hikari mengatakan bahwa mereka bisa membeli semua monster tersebut dengan harga 357 koin emas.
"setelah melihat semua ini total harganya sekitar 357 koin emas, bagaimana apa harganya cukup" ucap rize
shiryu yang tak terlalu peduli tentang harganya karena mengangap mereka hanya sampah menyetujui harga tersebut dengan sebuah syarat "baiklah, tapi dengan 1 syarat kau harus merahasiakan dan membuat rank ku menjadi rank e dan aku bisa dengan bebas mengambil quest apapun yang aku mau, jika kau menyetujuinya aku akan menjual semuanya dengan harga 300 koin emas" ucap hikari.
mendengar hal tersebut rize tanpa pikir panjang langsung menyetujui syarat tersebut dan langsung memberikan 300 koin emas.
"terima kasih guild master dari guild lone wolf" ucap hikari sambil mengambil sekantong uang dari rize dan langsung pergi keluar.
mendengar hal tersebut rize, kai, dan noah terkejut bahwa ia mengetahui bahwa rize adalah guild master.
"bagaimana mungkin anak itu bisa tau bahwa kau adalah gm " ucap kai.
"bukankah hanya sedikit orang yang tau bahwa rize adalah gm dari guild lone swolf" ucap noah
sementara itu rize hanya bisa terdiam dan bingung karena ulah hikari.
"bocah yang menarik" ucap rize sambil tersenyum.
ORANG YANG SELALU BERADA DI CAHAYA.
__ADS_1
TAK KAN MENGERTI BETAPA MENAKUTKANYA KEGELAPAN.