
Setelah berhasil melakukan pertukaran Gen dan DNA selama 3 hari tiga malam dan mengeluarkan semua hal yang terlalu berbahaya bagi manusia biasa dari dalam tubuh Nathan...
Neo sedikit menyesal karena tidak mencoba melakukannya kepada Zhao Yan terlebih dahulu agar bisa memiliki DNA yang sama terlebih dahulu.
Zhao Yan saat libur : Apanya!! Saudara angkat ku itu selalu menjadikan ku sebagai Makhluk percobaan!!!!
Bahkan...... Guru kami yang sangat hebat dan disegani di puluhan tempat saja tidak berkutik oleh " Kata Kata Pembalik keadaan " dan trik Rumah tangganya!!!, Juga......Murid Guru yang sebelum kami saja tidak berani berkunjung karena "Dia"!!!!( Trik untuk menangkap hewan buruan) .
Dan setiap kami tertangkap perangkap miliknya.... Dia akan bersikap seolah tidak mengenal kami dan berkata " Hasil Buruan Kali semakin tidak berharga saja ".
Penulis dibalik buku : Kamu melanggar aturan dengan bicara panjang lebar! Kamu pecut!!
Yan : Hah?, Bukankah harusnya dipecat?
Ctar* Ctar* plak*
Manusia dibalik layar : Memang seharusnya aku curahkan isi hatiku dengan memukul teman dengan perasaan No Akhlak, Kenapa juga bisa punya imajinasi yang dipenuhi pemain seperti kalian....
Back To Story...
Neo berhasil membersihkan 24,34% Zat dan benda yang membahayakan Nathan.
Namun sayangnya dia harus mengorbankan beberapa ( Ribuan) eliksir, Tanaman herbal perpaduan Zaman, Jarum,Buah Ginseng yang di pinjam dari Gurunya ( Di maling deh).
Dan Neo Harus memotong tangannya sendiri untuk Nathan.
Menjaga Nathan dalam keadaan stabil Dengan Qi miliknya.
Pengorbanan Neo sebagai Seseorang Guru tidak sampai pada titik itu saja, Selama beberapa bulan lampau dirinya sudah merencanakan hal ini.
Dengan membagi Jiwa dan melepas emosinya dan tidak terlalu peduli dengan hawa nafsu duniawi.
__ADS_1
Menjabat sebagai Dewa Roh Kematian di bumi dan mendapat mata ketiga para iblis untuk Nathan.
Dan Kini dirinya berhasil.....
Kemampuan dan basis kultivasinya menurun 180%.
mendapatkan Emosi miliknya kembali.
Mengundurkan diri dari Jabatan dan menjadi orang yang ceria seperti dulu.
Sayangnya jika tidak ingin kebodohan dan Sifat liar dari orang disekitarnya menular, Dia harus bersikap sedikit acuh.
Satu Impian berhasil.
Tak lama kemudian Nathan bangun dan merasa sedikit aneh, Namun dia kesampingkan hal itu dan membawa Gurunya yang tertidur kembali.
Sesampainya di Rumah bonsai...
Anak anak yang sedang membaca Buku di ruang baca.....
Rex : Semuanya tetap di dekatku!, Jangan berpencar apapun yang terjadi!!.
Arjun : Yang benar saja kak! Kita sudah besar.
Kita bukan bocah umur 4 tahun, Lagi pula... Sebagai calon Wyvern Masa depan aku yang harus menjaga kalian....
Lyn : Jangan bercanda!, Kalian lupa kalau masih ada Gunung tempat tinggal para Beast Dan Hewan Roh di Atas ya!?, Kalau tertimpa bagaimana!?.
Peter yeng hampir selalu tidak punya beban hidup mengabaikan mereka dan bersikap layaknya Penonton yang patuh di bioskop.
Peter : Kalian mau Sake atau Cola?
__ADS_1
Rex : Berhenti mengeluh Dan menurut lah!!!
Kong yang sudah terbiasa dengan hal ini langsung menghampiri, Namun dirinya dikejutkan Oleh perkataan Nathan dan tangan Gurunya.
Kekhawatiran yang sia sia...
Inilah yang terjadi
Kong hampir Dikuasai oleh kemarahannya dan menyerang Nathan secara membabi buta.
Melihat Orang yang peduli dan dianggapnya keluarga kehilangan Kesadaran( Tidur)dan tangannya....
30 menit kemudian....
Neo yang sebenarnya sedang mencoba tidur Terganggu oleh keluhan yang keluar dari mulut Kong kepada Nathan dan menghentikan mereka berdua..
Neo : Jadi kau punya masalah hidup apa!?
" Guru!!! " Melihat tingkah kedua Muridnya yang tiba tiba saja memeluknya, Neo menenangkan mereka dan meminta nya menjelaskan apa yang terjadi...
Akhirnya keluhan Kong pun selesai...
Sebagai hukuman.... Mereka berdua membersihkan barang yang di rusaknya.
Anak anak di ruang baca....
Akahana : Apa sudah berhenti?
Fang Yin : Sepertinya begitu, Entah kenapa Gempanya begitu luar biasa sampai sampai Kak rex harus berubah...
Eee.. Gempa yang dimaksud tadi sebenarnya adalah Ulah dari pukulan Kong dan Tendangan Penghancur Nathan.
__ADS_1