
Karena mabuk Neo tidak ingat akan apa yang terjadi semalam
Dirinya hanya merasa sedikit tidak enak di pagi hari.
Neo : Hoaam... Apa yang kulakukan semalam sampai bangun ku terlambat begini..
Jean : Selamat pagi, Suamiku~
Neo : Hm.
Kirana : Honey~ Aku membuatkan sarapan untukmu, Ayo ......
Siapa kau!?, Kenapa kau bisa ada disini?
Jean : Siapa aku?, Apakah salah kalau seorang istri menemani suaminya tidur?
Neo yang arwahnya belum terkumpul sepenuhnya hanya merasa kalau yang dilihatnya itu adalah Kong Dan Nathan yang sedang bertengkar biasa.
Dengan sikap dingin dan kepala yang pusing Neo segera meninggalkan ruangan itu dan Membuat teh paginya.
Meninggalkan dua orang yang sedang memperebutkannya.
Begitu ada di Ruang Bersantai VIP lantai atas, dirinya melihat kalau ada Naga Hitam dan kerumunannya yang sedang menonton Acara Trailer.
Sedangkan kenyataannya...
Hanzo : Kau semalam itu kenapa?
Satoru : Beruntung aku ikut dengan kau Han, Yang lain menghilang karena gagal lolos kemarin.
Entah ada dimana lah yang lainnya sekarang.
Yang lainnya...
Hirozuki : Duh sial..... ada acara di tangkap para perempuan segala...
Rio : Haish.... Nasib dah.
Yang Dilihat Neo...
Di ruangan itu adalah.
Naga Hitam : Hei Itu punyaku!, Aku pemimpin di Gunung Ini!
Harimau putih : Aku yang menjaga Seluruh wilayah ini!!
Tak tahan akan Halusinasi yang dilihatnya, Neo langsung menurunkan Tamparan Berat dan Berkata " Diamlah Kalian "
Teman temannya hanya bisa merasa aneh dan kesakitan melihat tingkah lakunya.
Lantai Bawah...
Setelah berjalan beberapa saat, Akhirnya Neo sudah terlepas dari halusinasi dan pergi menuju ruangan Gurunya.
__ADS_1
Disana dia memasrahkan semua hal yang harus dia berikan dan murid muridnya.
Neo berencana untuk kembali ke Masa lalu menepati janji yang telah dibuatnya.
Dengan berbekal Kata Selamat jalan.
Neo langsung pulang dan menepati perkataan yang disebutkannya saat salah satu hari latihan untuk melakukan pertandingan dengan Nathan.
Arena Tantangan.
Nathan : Heh... Akhirnya mau juga bertanding denganku!
Akan ku kalahkan kau dengan cepat, Bersiaplah.... Shifu!
Neo : Banyak lah bicaramu!, Necromancer sejenis mu yang sering kalah.
Pertarungan berlangsung lama dan sengit.
Setiap satu kali pukulan Neo dibalas dengan Dua kali pukulan Nathan.
Monster Summon yang dikeluarkan Nathan juga tak kalah kuat dari Boneka yang dikendalikan Neo.
Neo : Ayo! Jangan hanya menahan diri seperti itu!, Keluarkan kekuatan darah Nagamu dan lawan aku!
Kenta : Baru kali ini kau punya musuh yang kuat..... Perlu aku panggil anak buahku tidak?
Raja Kera : Hei Kau Centaur! Jangan Hanya bicara dan cepat lakukan!.
Penonton semakin banyak dan semakin ricuh.
Pertandingan Berlangsung hingga Sore.
Neo sempat terpojok saat Nathan yang menggunakan Darah Naga didalam dirinya.
Namun Neo menggunakan Wujud Ashura miliknya yang didapat saat menjadi Dewa Roh Kematian Untuk membalikkan keadaan.
Pertandingan kembali seri.
Kedua belah pihak Saling terluka dan banyak bercak darah dalam Arena Pertandingan
Nathan yang merasa akan gagal terpaksa harus memotong rambut panjangnya untuk di jadikan Cambuk.
Selama ini Nathan selalu mengikat rambut dan menjaga rambutnya tetap panjang dikarenakan Rambutnya adalah senjatanya.
Pertandingan Dilanjutkan kembali.
Neo menggunakan 500 Dadu Kekuatan.
Dadu Kekuatan.
Dadu Hitam Kecil yang sudah dibuat Neo, Khusus untuk menghadapi masalah sulit dengan meminjam kekuatan orang lain melalui Dadu kecil tersebut.
Dengan menggunakan darah orang yang ingin di duplikasi kekuatannya, Dadu tersebut akan memberi kekuatan kepada pengguna.
__ADS_1
Neo : Akan Ku Akhiri Dengan Angin Sutra....
Nathan : Cih! Aku ini.... Pemimpin Bumi yang mengalahkan jutaan monster maupun iblis atau hantu!!.Mana mungkin mudah kalah!! Aaaa!!
Neo : Seni....Dewa Pembantai..... Gelombang ke 3!!
Nathan : He?, Tidak kena!!.Ewelwlwlwlw
Neo : Angin malam... Habisi!!!
Dangan Satu tebasan dari angin.
Nathan Ambruk begitu saja dan tergeletak tak berdaya.
Neo menghampirinya dan memberikan Sebuah kotak hadiah untuk Nathan.
Neo : Aku... Memeberikan Gantungan paus kecil ini padamu.
Jiwamu yang bebas dan tidak terikat menakdirkan mu untuk menjadi seorang petualang.
Aku...... Pergi dulu...
Neo Pergi dengan Angin kencang yang menyertai.
Terlihat kalau Neo pergi menghilang layaknya partikel debu yang tertiup oleh angin.
Nathan sejenak merasa Kehilangan, Namun tak disangka teman seperjuangannya yang sudah mati hidup kembali dan menemuinya.
Ya... Neo dengan susah payah mencuri pil pengembali Arwah dari Raja Neraka dan menggunakannya untuk Menghidupkan kembali teman yang berarti bagi muridnya.
Pemilik sebelumnya dari seruling Kedamaian yang sekarang digunakan Nathan.
Orang yang mengajari Nathan membunuh dan menjalankan Misi bersama saat dirinya masih anak anak.
Orang dengan Nama Arcane Blade.
Akhirnya Arcane Blade Menjelaskan semua yang terjadi dan membawa Nathan pulang kembali ke rumah bonsai.
Neo yang sudah menyerahkan Tongkat Replika Ruyi Jingu Bang kepada murid keduanya segera pergi menuju Tempat yang membawanya ke Kota Crimson.
Dengan Perasaan yang sedikit tidak rela untuk meninggalkan sahabat dan 99 anak muridnya, Neo pergi mengangkat kaki dari sana.
3 Hari didalam Lorong Ruang dan Waktu
dan dalam kondisi pemulihan tubuh yang penuh cakaran.
Akhirnya Neo Kini sampai di zamannya dan berganti identitas kembali.
Setelah sampai, Dirinya segara pergi menuju tempat tinggalnya di Perguruan tersebut.
Namun hal yang tak disangka adalah....
yang dilihatnya kini hanya puing puing dari rumah yang dibangunnya bersama dengan Yan.
__ADS_1
Dengan Perasaan marah Ia langsung mengobrak abrik tempat Guru bela dirinya.
Menanyakan dimana keberadaan dari Zhao Yan.