Yin Yang Mekanik

Yin Yang Mekanik
Rasa Sakit


__ADS_3

Xue : Zheng cepat tolong dia!.


Kau harus menyembuhkan dia.....Jangan sampai gagal..


Zheng : Tidak mungkin...Hasil dari data Analisis adalah Nihil!, Tidak ada yang salah dengan tubuhnya.


Xue : Kau bilang tidak ada yang salah!!, Lihat dia.. Alat macam apa yang kau gunakan!, Kau harus periksa!!!


Zheng : Ini adalah buatan nya, Mana mungkin tidak akurat! Kau juga harusnya tahu kan!?


Perasaan Xue saat itu campur aduk antara kecewa dan kehilangan.


Xue di kehidupan sekarang adalah seorang yatim piatu, Dan Neo juga yang merubah hidupnya yang menyendiri dan penindas.


Memori masa lalu...


Setelah Perdebatan kata yang panjang....


Neo: Dengar! yang kau lakukan saat tidak benar!, Meski mereka tidak bisa dipercaya kau tidak perlu menyiksa mereka seperti ini.


Xue : Diam!!!! Kau tahu apa memangnya!?.


mereka memaksa orang secara sepihak!.


Menculik dan menyuruh anak anak dibawah umur untuk melakukan pekerjaan berat!!


Neo : Walaupun kata kata dan perbuatan ku berbeda dan tidak konsisten... Tapi Kita hidup untuk membantu orang lain.


Bukan orang lain yang hidup untuk melayani kita... Kau sadar apa yang kau lakukan ini tidak jauh berbeda dari monster?


apa kau sadar kalau kau sudah menakuti anak anak disana dan memberi mereka pengalaman buruk!?


Bagaimana jika kau menjadi anak anak itu!?


Xue : Aku..... Apa yang kulakukan....

__ADS_1


Aku hanya tidak ingin ada orang yang menjadi Xue Jing Yao kedua....


Neo : Daripada kau menangis lebih baik kalau kau selesaikan yang kau perbuat.


Bawa mereka ke kantor polisi dan ayo kembalikan Anak anak itu kepada orang tua mereka!.


Ah... Dan Guru Niko Bilang kalau orang yang beragama sepertimu merayakan Natal?, Bagaimana jika aku ikut memeriahkannya?


Xue hanya menangis karena menyesal akan perbuatannya.


Dan Setelah hatinya tenang Xue menyelesaikan masalah yang diperbuatnya.


Dan Dia berjanji untuk melewati Natal Bersama.


Kilas berakhir..


Zheng : Darah miliknya adalah darah emas.


Di dunia ini sekarang mungkin tidak lebih dari 20 orang yang bisa mendonor darah untuk nya!


Aku tidak mau peduli! Kau harus menolongnya....


Neo : Jangan berisik... Zheng Cepat Lakukan akupuntur mengikuti buku ini...


Setelah selesai melakukan akupuntur...


Neo beristirahat di ruangan.


Dan Zheng Yang harus kembali mengobati pasien lain.... tentunya setelah membersihkan Darah Neo.


Di ruangan itu Neo menceritakan semua yang dialaminya.


Neo : Jadi... aku melakukan Sebuah operasi besar besaran dan Menukar DNA, Gen Khusus, Dan Penggabungan Jiwa.


Pada Awalnya aku pikir hanya perlu untuk Memasukkan Eliksir Regenerasi untuk memulihkan Tangan Muridku..

__ADS_1


Tapi aku salah perhitungan, Dan jika aku tidak Segera memotong tanganku untuk ku berikan pada muridku... Akan ada bencana di dunia ini.


Bahkan Beberapa Dewa yang tinggal di langit diperintahkan untuk turun Dan menghentikan Nathan.


Aku sempat terkejut saat para Dewa itu Bilang kalau di kehidupan lampau Nathan, Dia adalah Seorang Dewa Yang berkhianat.


Itu membuatku Tidak punya pilihan.


Tapi untungnya Zat berbahaya dan Ribuan Roh jahat yang Tidak bisa di jinakkan itu sudah ku keluarkan.


Dan aku menjinakkan beberapa yang tidak bisa di keluarkan.


Xue : Kau benar benar tidak bisa menepati kata katamu!!, Dulu kau bilang kau tidak akan melukai dirimu untuk orang lain.


Tapi kau malah mengingkarinya!


Neo : Hei ayolah.... Meski aku tidak menepati kata kataku, Tapi semua yang ku katakan itu nyata!


Dan aku sekarang menanggung 50% Dari rasa sakit itu.


Yang paling parahnya adalah.... Dampak Radiasi Nuklir ini juga kurasakan.


Arteri jantung rasanya tersumbat.


Xue: Cukup! Jangan bicara lagi.


Aku percaya!!, Jadi Natal nanti kita mau Rayakan dimana?


Neo : Bagaimana kalau Beritahu tentang benda yang kau temukan? Arkeolog Lamban!


Sakit yang dirasakan oleh Xue sungguh tidak karuan.


Rasa Khawatir nya tadi menjadi sia sia dan kini malah diejek oleh temannya sendiri..


Tapi entah kenapa hanya beberapa kata

__ADS_1


Kini malah giliran Xue yang jatuh sakit.


__ADS_2