
Yi : Hai Jun!
Naga Hitam : Hei papa, Siapa orang ini?
Kau kenal dia ya?
Tiba tiba seseorang yang pura pura mati menunjukkan dirinya dan ingin mengadu kepada Jun Lei.
Namun hal itu tidak terwujud karena Yi masih kesal di karenakan Gadget Khusus miliknya Shark Bite Edisi terbatas masuk ke dalam mode siaga.
Dengan sigap Yi menarik Sabitnya yang baru saja dia lempar cukup jauh.
Sebuah sabit raksasa tiba tiba menyayat bagian tubuh orang tersebut.
Yi : Mati saja Jika masih berani BERISIK!.
( tiba tiba sikapnya berubah )
Jadi tadi kita sampai mana?
Jia Jia : Ah...
Jun : Guru! Mohon maaf karena tidak mengenalimu tadi!!
Yi : Oh tidak apa ap...., Tunggu! Kata mu kau tidak mengenaliku tadi!?
Kenapa aku dulu mau mengajarimu!!
Naga Hitam : Oi papa!
Dia ini salah satu dari tiga orang yang lukisannya terpajang di Ruang baca itu kan?
Yi : Kau ingat rupanya, Dulu saat kau masih belum se dewasa ini kau sering mengomeli lukisan nya karena tidak memiliki warna.
Jun : Guru.... dia?..
Yi : Anak ku!
Jia Jia yang di abaikan merasa marah dan kesal.
dengan penuh amarah dia memukul Jun dengan kencang sampai sampai Kepala Jun berdarah.
Jia Jia : Kau pengganggu!!
__ADS_1
( Pergi meninggalkan tempat itu)
Yi : Ada apa dengannya.....
semoga baik baik saja dan tidak ada masalah.
Jun : Maaf menunjukan sikap yang tidak sopan!
Sebagai permintaan maaf, apa Guru mau berkunjung ke kediaman ku?
Yi : Boleh.
Naga Hitam : Sudah ku duga kau ternyata mempermainkan paman.
Aku mau ikut!!
Mereka semua pergi meninggalkan orang orang yang sudah di bantai Yi.
Jun sebagai utusan Kekaisaran lupa akan tugasnya dikarenakan bertemu dengan Guru yang mengubah hidup nya.
Jia Jia yang merasa kesal mengerutu dan menyumpahi sepupunya agar tidak bisa menikah.
Beberapa saat kemudian, ketika Yi sampai di tempat kediaman tersembunyi muridnya.
Kenapa kau bisa tidak mengenaliku tadi?
Jun : Ah... Itu karena ada aura berbeda dari tubuhmu, dan rambut mu sekarang berwarna hitam.
dulunya bukan kah berwarna putih?
Yi : Hmm, aku hanya menyamarkan warna rambut ku.
Lalu kau bisa mengenaliku karena apa?
Jun : Sabit besar sialan milikmu.
Guru! Untuk bukti membalas budimu.
izinkan aku mengundang mu dalam perayaan tahun baru nanti!
Yi : ( menekan tombol perekam)
"Ga mauk!! *
__ADS_1
Jun : Eh?? Apa!!? tapi.... tapi itu..
Yi : Tahun lalu aku menghilang, dan tidak sempat membantu warga desa menyiapkan
perayaan.
jadi tahun ini aku mau menebusnya.
Jun : kenapa kau melakukan nya jika kau tau itu sia sia?
dan jika mereka tau kau masih berkeliaran di sekitar desa asal mu, bagaimana jika mereka marah?
Yi : Hei ayolah! Kau lupa apa yang ku perbuat pada keluarga Zhao di ibu kota?
Aku bahkan sampai di juluki Pengembara Malam.
Jun : Urgh... aku hampir lupa kalau aku punya Guru yang Kurang ajar dan tidak punya soalnya santun.
Benar juga, kemungkinan mu tertangkap hanya sedikit.
Yi : Hehehe, Tidak ada bedanya dengan saat kau melakukan gacha namun kesempatan untuk mendapat Hadiah utama hanya 00,00,01
2 Hari setelah menginap di Kediaman Jun.
Pagi hari
Yan : Oi!! Keluar!
Kau sehari tidak melakukan hal bodoh bisa tidak!!
Yi : Aku tidak bisa keluar!.
Yan : Hah! Apa maksudmu!, Seperti nya kau ingin ku hajar!
Yi : Aku kan sudah di luar, harus keluar dari mana lagi?.
Jika begini ya g bodoh aku atau kau? hehe.
Yan : *Terkena serangan mental *
Kau bilang akan menyusul, tapi berapa hari ku tunggu hah!?
Yi : Temui dulu orang yang kau kenal!
__ADS_1